Membumikan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Nyata

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – Arti penting Pancasila sebagai dasar negara adalah Pancasila menjadi pedoman bagi masyarakat Indonesia. Nilai-nilai dalam pancasila adalah nilai yang mendasar untuk di jadikan pedoman peraturan dan dasar dari norma-norma hukum yang berlaku di Indonesia pun demikian dalam pandangan hidup.

Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa sudah tertuang di setiap sila pancasila. Semua sila pancasila memiliki keterkaitan antar sila atau pancasila adalah satu kesatuan yang utuh.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim tak ingin pendidikan Pancasila sekadar menghafal butir-butir atau lima sila yang ada. Ia berharap seluruh siswa mengamalkan nilai-nilai Pancasila dari pendidikan yang didapat di sekolah.

Baca Juga: Pendidikan Agama, Jangan Hanya Semangat Di Atas Kertas

“Pancasila sampai hari ini menjadi dasar pemikiran dalam penyusunan kebijakan dan pengendali relasi sosial di masyarakat, sehingga kami menginginkan pendidikan Pancasila yang lebih dari sekedar hafalan butir-butir sila,” kata Nadiem dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia, beberapa waktu lalu.

Rencana Nadiem Buka Opsi Pembelajaran Tatap Muka setelah Vaksinasi Guru Selesai Nadiem mengatakan, pada kenyataannya pendidikan Pancasila di sekolah yang diterima para siswa cenderung berjarak dari kehidupan sehari-hari. Akibatnya, nilai dan gagasan mulia dari Pancasila tidak mampu diinternalisasi.

Untuk menjembatani jarak tersebut, kata Nadiem, pihaknya menyusun konsep profil pelajar Pancasila. Konsep ini terdiri dari enam komponen yakni beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kristis, dan kreatif.

Beriman kepada Tuhan dan berakhlak mulia menjadi acuan untuk membentuk karakter siswa yang memiliki integritas, spiritualitas, dan moralitas.

Baca Juga: Pancasila Dan 75 TAHUN Indonesia Merdeka

Lebih jauh Nadiem melihat cara terbaik memahami Pancasila dengan cara mengajak siswa/i membaca sejarah perjuangan dan keteladanan pendiri bangsa. Belajar dengan langsung berbuat merupakan cara terbaik untuk memahami Pancasila.

Para siswa juga harus keluar dari zona nyaman yang cenderung mengembangkan pergaulan dengan teman yang relatif memiliki latar sosial keagamaan, kesukuan, dan kelas sosial yang sama.

Untuk memahami kemanusiaan dan keadilan, para siswa harus secara sadar menjalin kerja sama dengan orang yang ’berbeda’ latar belakang sosial dalam mengerjakan agenda bersama, seperti menolong korban bencana, memperjuangkan pedagang tradisional menghadapi gempuran pasar modern, mempromosikan gerakan cinta produk sendiri, atau mengumpulkan dana untuk menolong sesama.

Pancasila sejatinya adalah dasar negara indonesia, dengan lima butir sila yang menggambarkan nilai bangsa Indonesia. Pancasila adalah hasil konsensus bersama para pendiri bangsa, untuk menyatukan keberagaman agama, suku, bahasa & budaya yg ada dinusantara.

Baca Juga: Gerakan Radikal Di Lembaga Pendidikan, Indonesia Dalam Ancaman, Di Usia 75 Tahun?

Sebagai dasar negara tentu pancasila menjadi suatu yang sakral bagi bangsa ini, namun kian kemari kian multi tafsir akan pancasila.  Saat ini para siswa/i harus membuktikan nilai-nilai pancasila dalam setiap jiwa anak bangsa.

Bangsa yang besar ini harus dibangun dengan gagasan yang besar dan kerja keras. Pancasila sudah menjadi fundamental dasar negara dan menjadi karakter bangsa Indonesia.

Tak perlu lagi di ungkit-ungkit tentang yang tidak perlu dan menguras tenaga tanpa hasil yang jelas. Apapun agama, suku, bahasa kita satu kesatuan, berbeda-beda tetap satu jua. Mari kita rawat kebersamaan dengan karya nyata.

Foto: radardepok.com

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of