16 Keterampilan yang Harus Dikuasai oleh Anak Milenial di Abad 21

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – World Economic Forum (WEF) mengembangkan sebuah framework yang disebut Framework 21-st Century Skills. Framework 21-st Century Skills ini berisi kerangka pengembangan skills yang diperlukan oleh generasi milenial, untuk dapat beradaptasi dan bertahan di abad 21, yang terus berubah.

Dokumen ini dirilis tahun 2008, yang kemudian menjadi perhatian dunia pendidikan hampir di seluruh dunia. Karena kerangka kerja ini merekomendasikan hal yang esensial dan mendasar, maka diperlukan pemimpin politik yang visioner untuk mewujudkannya.

Oleh karena itu, kerangka kerja ini tidak otomatis menjadi visi pembangunan pendidikan, juga di semua negara, tergantung situasi politik dan siapa pemimpin politiknya.

Baca Juga : Memahami Bagaimana Anak Milenial Belajar Dan Implikasinya Bagi Guru

Di Indonesia, dokumen ini banyak dibicarakan, namun hingga kini para pemangku kepentingan, belum sungguh mendorong implementasi dokumen ini secara serius hingga di tingkat sekolah dan kelas.

Artikel ini mencoba menggambarkan sekali lagi skills tersebut dan bagaimana skills tersebut dikembangkan secara berkesinambungan di semua level lembaga pendidikan, hingga di tingkat kelas.

16 Keterampilan Penting

Menghadapi tantangan perubahan di abad 21, anak-anak milenial perlu memiliki 16 keterampilan penting. Oleh panel ahli WEF, 16 keterampilan tersebut dikelompokkan dalam tiga komponen besar yaitu Literasi Dasar, Kompetensi, dan Karakter Pribadi.

Literasi Dasar

Seorang dikatakan memiliki literasi dasar yang kokoh jika 6 unsur literasi berikut ini, muncul dalam interaksi sosial:

  1. Literasi Baca dan Tulis

Penguasaan literasi baca tulis ini ditandai dengan kemampuan membaca, kemampuan menangkap makna dari teks, membuat kesimpulan dari informasi, membedakan fakta dan opini serta kemampuan menulis. Karena kemampuan tersebut, orang dengan penguasaan literasi ini dapat berpartisipasi di lingkungan sosialnya.

  1. Literasi Numerasi

Penguasaan literasi numerasi ditandai dengan kemampuan membaca, mengkomunikasikan berbagai macam angka dan simbol Matematika, menginterpretasi, menganalisis data dalam bentuk grafik, tabel, bagan, dan menggunakannya untuk memecahkan masalah praktis.

  1. Literasi Sains

Seorang dengan penguasaan kemampuan literasi sains ditandai dengan kemampuan merumuskan masalah. Ia kemudian mencari data dan fakta terkait gejala alam serta sosial.

Ia kemudian mencari data dan fakta yang relevan yang berkaitan dengan masalah, mengambil kesimpulan berdasarkan fakta dan data tersebut untuk memecahkan masalah.

Terhadap pemecahan masalah tersebut, ia bersedia mempertanggung jawabkannya. atas kesimpulan tersebut. Ia juga melibatkan diri dan peduli pada isu-isu terkait sains.

Baca Juga : Melindungi Anak Milenial Dari Kejahatan Digital

  1. Literasi Digital

Seorang dengan penguasaan literasi digital ditandai dengan penguasaan pengetahuan dan kecakapan, menggunakan jaringan, media digital, alat komunikasi untuk menghimpun dan menggunakan informasi secara bijak dan sehat dalam interaksi dengan orang lain.

  1. Literasi Finansial

Seorang dengan kecakapan literasi finansial ditandai dengan pemilikan pengetahuan finansial dan kecakapan untuk mengaplikasikan pengetahuan finansial tersebut.

Ia mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, paham konsep resiko finansial, sehingga mampu membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial. Dengan demikian, seorang dengan kecakapan finansial akan hidup lebih sejahtera secara finansial.

  1. Literasi Budaya

Seorang dengan kecakapan literasi budaya ditandai dengan pemilikan pengetahuan akan budayanya sendiri dan berusaha menjadikan budaya tersebut menjadi identitasnya.

Ia tahu hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan berusaha melakukan kewajibannya dan memperjuangkan haknya sebagai warga negara.

Kompetensi

Selain literasi dasar, komponen berikutnya adalah kompetensi. Seorang dikatakan memiliki kompetensi atau kompeten apabila ia mampu mengatasi dan menangani tantangan kompleks yang ia hadapi.

Penguasaan kompetensi tersebut dapat terjadi karena orang tersebut memiliki wawasan terkait tantangan tersebut, memiliki keterampilan dan sikap yang tepat dan memadai dalam 4 unsur sebagai berikut:

  1. Critical Thinking/Problem Solving

Ini merupakan keterampilan mengkritisi segala informasi, data, dan menggunakan data yang telah terverifikasi untuk memecahkan masalah. Critical thinking merupakan keterampilan yang penting dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Keterampilan ini wajib dikembangkan di tengah banjir arus informasi saat ini.

  1. Creative

Ini merupakan keterampilan memilah dan menggabungkan berbagai sudut pandang untuk menghasilkan solusi yang baru dalam menyelesaikan masalah. Creative adalah unsur yang sangat penting yang harus dimiliki oleh anak-anak milenial untuk mendatangkan manfaat bagi banyak orang di abad 21 ini.

Baca Juga : Membingkai Kesehatan Mental Mahasiswa Dan Solusinya?

  1. Kemampuan Komunikasi

Ini merupakan keterampilan untuk menyampaikan apa yang dipikirkan, apa yang digagas dengan cara yang dapat diterima dan dipahami berbagai orang dengan karakter yang berbeda-beda. Semua orang dapat berkomunikasi tetapi komunikasi yang efektif membutuhkan latihan yang terus menerus.

  1. Kemampuan Kolaborasi

Ini merupakan keterampilan untuk bersinergi dengan anggota tim untuk mencapai tujuan bersama. Ini merupakan keterampilan yang sangat penting di dunia kerja, karena hampir semua pekerjaan di abad 21 dikerjakan dalam tim.

Karakter Pribadi

Selain dua komponen penting di atas, komponen penting yang ketiga adalah karakter pribadi. Karakter pribadi adalah sikap batin yang menetap, yang mempengaruhi segenap pikiran dan tindakan seseorang. Untuk dapat sukses dan bertahan di abad ke 21. Enam unsur karakter pribadi berikut ini, perlu dikembangkan dan dimiliki oleh anak milenial.

  1. Curiosity

Ketrerampilan ini berkaitan dengan rasa ingin tahu yang alamiah untuk mencari tahu   hal baru yang terjadi di sekitar kita. Ini keterampilan yang tidak hanya penting tetapi juga dibutuhkan oleh anak milenial.

  1. Initiative

Keterampilan ini terkait dorongan untuk menginisiasi sesuatu yang baru tanpa menunggu perintah atau dorongan oleh orang lain.

  1. Persistence

Keterampilan ini terkait kemampuan mengelola diri, mendorong diri untuk terus bertahan dalam tekanan hingga mencapai tujuan. Orang-0rang sukses ternyata terbukti memiliki daya tahan dan ini dapat dilatih.

Baca Juga : Empat Solusi Pintar Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0

  1. Adaptabilitas

Ini merupakan keterampilan menyesuaikan diri secara lentur terhadap perubahan eksternal yang terjadi. Orang yang adaptif siap berubah setiap kali ada situasi eksternal yang terus berubah.

  1. Leadership

Ini merupakan keterampilan memimpin kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Keterampilan memimpin memerlukan akumulasi berbagai jenis keteampilan dan keterampilan ini dapat dilatih.

  1. Social and Cultural Awareness

Ini merupakan keterampilan menyikapi keragaman fenomena sosial dan budaya secara tepat. Sehingga tidak terjadi benturan yang tidak perlu.

Siklus Pengembangan 16 Keterampilan

Di atas adalah 16 keterampilan yang harus dikuasai oleh anak milenial agar mampu beradaptasi di tengah dunia yang terus berubah. Di dalamnya ada tiga komponen pembentuknya; penguasaan literasi dasar, penguasaan kompetensi dan pemilikan karakter pribadi, merupakan siklus yang saling terkait.

Pada awalnya, keterampilan, karakter adalah nilai. Melalui proses pengajaran di sekolah, para murid memahami nilai-nilai tersebut. Dengan proses yang baik, murid tidak hanya paham tetapi juga meyakini nilai tersebut.

Keyakinan tersebut mendorong murid untuk melakukan apa yang diyakini. Jika dilakukan dalam suasana yang positif di mana ada apresiasi dari semua orang di sekitar, maka murid cenderung mengulang.

Baca Juga : Bagaimana Menyiapkan Peserta Didik Mengikuti Asesmen Kompetensi Minimun?

Pengulangan tersebut melahirkan pembiasaan. Pembiasaan itulah karakter dan keterampilan. Inilah lingkaran siklus pendidikan karakter yang sesungguhnya.

Ini harus dilakukan secara berkesinambungan di semua level, bukan hanya di sekolah tetapi juga di keluarga dan masyarakat. Semua menjadi guru pembelajaran karakter dengan menjadi teladan.

Foto : slideplayer.info

Sebarkan Artikel Ini:

1
Leave a Reply

avatar
1 Discussion threads
0 Thread replies
0 Pengikut
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga: 16 Keterampilan Yang Harus Dikuasai Oleh Anak Milenial Di Abad 21 […]