Agar Pembelajaran dengan Metode Teacher Centered Tidak Lagi Membosankan

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – Metode teacher centered diyakini kurang mengakomodir keterlibatan siswa. Akibatnya, siswa menjadi tidak aktif dan tidak kreatif. Ujung-ujungnya pembelajaran menjadi membosankan. Agar metode teacher centered menjadi menarik, guru perlu mengombinasikannya bersama perkembangan TIK. Berikut ini beberapa metode pembelajaran teacher centered yang dapat digandeng bersama perkembangan TIK. Harapannya, pembelajaran dengan metode teacher centered tidak lagi membosankan.

  • Metode Presentasi

Pertama, sebaiknya guru memikirkan cara mengajar dengan menggunakan slide presentasi yang baik dari sisi kualitas teknis. Hal penting yang harus difikirkan adalah bagaimana cara mengawali atau membuka pembelajaran, posisi berdiri, mimik, dan interaksi yang sebaiknya terjadi. Kedua gunakan aplikasi TIK yang dapat digunakan untuk presentasi misalnya: Open Office, MSOffice (MSPowerpoint), dreamweaver. Dapat pula dikombinasikan dengan format media lain seperti: audio (music, effect), video, animasi, gambar, dan grafik.

  • Metode Tutorial

Tutorial adalah proses bimbingan yang dilakukan oleh guru secara intensif. Secara tradisional, guru melakukan bimbingan langsung bagi siswa-siswa yang tertinggal dibanding dengan yang lain. Dengan perkembangan TIK dewasa ini, guru dapat menggunakan tool-tool komunikasi seperti chatting, forum komunikasi, mailinglist, bahkan sms dan audio-conference yang pada pada perangkat handphone untuk membantu peserta didik.

  • Metode Demonstrasi

Demonstrasi, jauh lebih baik menggunakan obyek sebenarnya. Itu benar! Tapi untuk beberapa kasus, karena keterbatasan tertentu seperti bahaya, waktu, biaya, jarak dan lain sebagainya maka harus didemonstrasikan dengan cara lain. TIK dalam hal ini sangat diperlukan. Contohnya, adalah bagaimana proses bunga mekar, dapat disajikan dengan video (dalam bentuk slow motion tentunya).

  • Drill and Practice

Dewasa ini, bentuk-bentuk soal apapun dengan jawaban apapaun bisa dibuat dengan software tertentu sejauh itu bersifat obyektif (pilihan ganda, benar salah, jawaban singkat), bahkan urutan munculnya secara acak dengan pilihan jawaban acak bisa dibuat. Drill and practice bisa disajikan
secara seperti bank soal dan uji kompetensi, bisa disajikan secara offline dalam bentuk CD-interaktif, atau bahkan bisa dikirim via sms dengan memanfaatkan fasilitas sms-gateway.

Nah, itu tadi beberapa metode pembelajaran teacher centered kombinasi IT yang disinyalir dapat membuat pembelajaran di kelas menjadi lebih menarik. Selamat mencoba. (Foto: berita-guru-terkini.blogspot.com)

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of