Membangun Karakter Siswa Lewat Rekoleksi

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – Karakter dapat diartikan sebagai cara pola berpikir dan berperilaku seseorang yang merupakan mencerminkan dirinya baik secara individu maupun secara bersama sama, baik dalam lingkup keluarga, msyarakat dan bernegara.

Untuk lebih singkatnya karakter merupakan pembawaaan seseorang yang didapatkan sejak kecil. Karakter sangat erat hubungannnya dengan nilai nilai agama, kejiwaan, akhlak dan budi pekerti seseorang yang membedakan terhadap yang lainnya.

Sejalan dengan perkembangan jaman juga di ikuti dengan pergeseran moral sebagai karakter/ budaya negara timur, baik yang datang dari negara kita sendiri maupun budaya atau karakter yang dibawa dari negara asing.

Baca Juga: Pentingnya Pendidikan Toleransi Dalam Membentuk Karakter Anak

Pembangunan karakter penting bagi bangsa Indonesia, karena untuk melahirkan generasi bangsa yang tangguh.  Sekolah sebagai sarana strategis untuk membangun generasi bangsa harus melaksanakan pendidikan karakter, karena karakter bangsa perlu dibina.

Realita ini kemudian mendorong SDK Sang Timur Karang Tengah mengadakan rekoleksi bagi siswa/i kelas III SD , Jumat (5/2/2020), dengan cara yang unik.

SDK Sang Timur Karang Tengah Timur adalah lembaga pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Karya Sang Timur, Perwakilan Jakarta-Banten. Kegiatan pembelajaran di sekolah ini menerapkan Kurikulum 13.

Baca Juga: Mengenal Kecerdasan Dan Karakter Anak

Para peserta didik, baik individu maupun kelompok, didorong untuk terlibat aktif, mencari, dan menggali materi pembelajaran dalam suasana belajar yang menyenangkan. Karena situasi pandemi pembelajaran tetap berjalan walau dari rumah.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana sekolah mengadakan rekoleksi  secara tatap muka maka tahun ini karena situasi pandemi Covid-19 rekoleksi secara virtual via Zoom Meeting.  Rekoleksi berasal dari bahasa Inggris yaitu recollect yang berarti mengingat kembali atau mengumpulkan kembali.

Menurut KBBI, Khalawat artinya pengasingan diri untuk menenangkan pikiran atau mencari ketenangan batin. Rekoleksi juga merupakan salah satu untuk melatih hidup rohani dan menumbuhkan rasa ingin berubah menuju ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: Pengembangan Karakter Dalam Pembelajaran Jarak Jauh, Mungkinkah?

Rekoleksi menjadi saat bagi siswa untuk untuk berhenti sejenak dari aktivitas rutin dan merefleksikan hidup kita untuk menenmukan kehendak Tuhan.

Rekoleksi bukan sekedar mendengarkan ceramah agama atau moral, juga bukan renungan panjang atau ceramah kitab suci dan teologi. Pengalaman hidup yang dirasakan oleh peserta rekoleksi itu sendiri yang menjadi objek yang ditelusuri dalam rekoleksi.

Pemberi Rekoleksi dibawakan langsung oleh Sr. Veronika PIJ dan Sr, Celine Maria, PIJ   dengan tema  “Jalan kecil Beata Clara di Tengah Pandemi ”.

Beata Clara Fey adalah pendiri Kongregasi PIJ (Pauperis Infantis Jesu, “Kanak-kanak Yesus yang Miskin”). Di Indonesia, suster-suster PIJ dikenal dengan Suster Sang Timur.

Baca Juga: Empat Cara Membentuk Karakter Anak Sejak Dini

Hidupnya didedikasikan untuk menolong kaum miskin, terutama menyediakan pendidikan yang layak.  Jalan hidup Beata Clara menjadi tema pokok agar para siswa semakin termotivasi belajar walau dalam situasi pandemi ini.

Ada tiga kekhasan  yang menjadi budaya hidup Beata Clara yang bisa anak-anak pelajari  yaitu kegembiraan, kasih persaudaraan, dan kesederhanaan.Ketiga point ini bisa menjadi landasan kuat karakter anak-anak untuk maju den berkembang.

Sr Veronika, menjelaskan strategi pendidikan selama masa pandemi Covid-19 adalah dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan para  siswa-siswi. Namun  dia menegaskan, belajar tak boleh terhenti kendati tengah di masa pandemi. Oleh karena itu tetap semangat dan bertekun.

Beberapa pesan pokok yang dapat dimaknai oleh siswa  di antaranya: 1) Pengalaman pandemi ini menguatkan siswa untuk tetap bertekun dan menjadi pribadi yang tangguh; 2) Ketaatan pada proses akan menghasilkan buah yang baik 3) Anak-anak  tetap gembira, karena yakin bahwa Tuhan akan selalu menjaga 4) Anak-anak belajar dari Baeata Clara yang tetap setia dan bertekun.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of