Mengejar Sekolah Kedinasan Kemenkumham 2020

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com- Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2010 tentang Pendidikan Kedinasan adalah, pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh Kementerian, atau lembaga pemerintah non kementerian.

Pendidikan kedinasan berfungsi untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan,  dalam pelaksanaan tugas kedinasan bagi pegawai negeri dan calon pegawai negeri.

Selain itu, menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan kedinasan merupakan pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh departemen atau lembaga pemerintah non departemen.

Baca Juga : Sistem Pengajaran PAUD Saat Pandemi Corona

Menurut Undang undang Nomor 2003 tersebut , pendidikan kedinasan merupakan pendidikan yang dilaksanakan dengan tujuan mempersiapkan dan meningkatkan pelaksanaan tugas kedinasan calon pegawai.

 Hari – hari ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membuka penerimaan calon taruna/taruni Sekolah Kedinasan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi  (Poltekim) tahun 2020.

Pendaftaran online dibuka mulai 8-23 Juni 2020 yang diperuntukan bagi Pelamar umum wajib melakukan pendaftaran secara online melalui portal https://dikdin.bkn.go.id dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

Sedangkan, Khusus bagi pelamar formasi Pegawai dan formasi Pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat melakukan pendaftaran, unggah berkas lamaran dan cetak tanda bukti pendaftaran secara online dimulai tanggal 8 s.d 23 Juni 2020 pada portalhttp://catar. kemenkumham.go.id.

Kemudian, pelamar hanya boleh memilih 1 (satu) pilihan Sekolah Kedinasan. Apabila terdapat kesalahan dalam memilih sekolah kedinasan, maka akan menjadi tangung jawab pelamar sendiri

Baca Juga : Mengenal Bedanya Pendidikan Akademik, Pendidikan Profesi dan Pendidikan Vokasi

 Panitia tidak dapat merubahnya dan apabila memilih lebih dari 1 (satu) pilihan Sekolah Kedinasan maka pelamar tersebut secara otomatis dinyatakan gugur / tidak dapat mengikuti tahapan seleksi administrasi.

Tahun ini Kemenkumham membuka kuota sebanyak 600 taruna/taruni untuk formasi umum dengan rincian Poltekip 300 kursi dan Poltekim juga 300 kursi. Sedangkan untuk formasi khusus PNS, kuota yang dibuka 50 kursi saja.

Persyaratan Bagi Formasi Umum

Rapat Ditjen PAS Kemenkumham terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas, Rutan, dan LPKA. (Istimewa)

Rapat Ditjen PAS Kemenkumham terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas, Rutan, dan LPKA. (Istimewa)

Lainnya

Mengutip laman pengumuman Kemenkumham, Rabu (3/6/2020), berikut persyaratan bagi formasi umum yang harus dipenuhi:

  1. Warga Negara Republik Indonesia;
  2. Pria/Wanita
  3. Pendidikan SLTA sederajat
  4. Usia pelamar pada tanggal 1 Juni 2020 serendah-rendahnya 17 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun 0 bulan 0 hari (dibuktikan dengan Akta Kelahiran/surat keterangan lahir);
  5. Tinggi Badan Pria minimal 165 cm, Wanita minimal 158 cm, berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli;
  6. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai kacamata dan/atau softlens, tidak tuli, dan tidak buta warna;
  7. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat dengan disertakan surat keterangan dari ketua adat;
  8. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan);
  9. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/ Kepala Desa dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan;
  10. Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Wilayah Indonesia;
  11. Tidak pernah putus studi/ drop out (DO) dari POLITEKNIK ILMU PEMASYARAKATAN dan POLITEKNIK IMIGRASI dan atau Akademi/Sekolah Kedinasan Pemerintah lainnya;
  12. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya setelah dinyatakan diterima sebagai Calon Taruna/Taruni;
  13. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/ pekerjaan dengan instansi/ perusahaan lain.

Prospek kerja lulusan sekolah kedinasan sangat cerah. Saat lulus para siswa akan langsung diangkat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil di Kementerian/Lembaga yang menaungi.

 Karena itu momentum ini bisa menjadi acuan siswa/I untuk mencoba sekolah ini. Hal paling  pentingnya adalah niat dan kesungguhan hati untuk mendalami disiplin ilmu ini.

Foto : nawacitapost.com

Sebarkan Artikel Ini:

1
Leave a Reply

avatar
1 Discussion threads
0 Thread replies
0 Pengikut
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca Juga : Mengejar Sekolah Kedinasan Kemenkumham 2020 […]