Mengenal Tiga Jenis Administrasi Guru dalam Proses Pembelajaran

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Guru merupakan unsur yang sangat penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja dalam proses belajar mengajar, sebab guru dapat menetukan berhasil atau tidaknya sebuah proses belajar mengajar.

Oleh karena itu, dalam proses pendidikan dan pengajaran perlu tersedianya guru yang qualified, artinya ialah disamping menguasai materi pelajaran, metode mengajar, juga mengerti tentang dasar dasar pendidikan.

Dasar-dasar pendidikan amat sangat penting diketahui oleh seorang guru dalam melaksanakan tugasnya yang mulia sebagai pengajar atau pendidik, hal ini merupakan sebagai sarana untuk membangkitkan dan memotivasi siswa dalam proses belajar mereka.

Walaupun penguasaan materinya sangat baik, akan tetapi tidak didukung oleh pengetahuan akan faktor-faktor didaktis, maka akan menimbulkan dampak sebuah hambatan dalam penguasaan materi bagi siswa terhadap apa-apa yang disampaikan oleh guru tersebut.

Guru dalam proses pembelajaran perlu menyiapkan kelengkapan dari dokumen administrasi pendidikan berdasar mata pelajaran yang dipegang oleh masing – masing guru.

Hanya saja, ada beberapa kendala yang dapat menyebabkan perwujudan kegemilangan tersebut tidak terjadi. Misalnya, masih banyak ditemui fakta bahwa banyak guru yang tidak memahami esensi dan fungsi dari ragam dokumen administrasi guru.

Baca juga : Catat Prestasi Baru, 308 Lulusan Pesantren Husnul Khotimah Masuk PTN

Ketidakmampuan dalam memahami akan menyebabkan para guru kurang mampu dalam memberikan kontribusinya bagi terwujudnya pendidikan yang sempurna. Lantas, apa saja yang harus dipelajari oleh para guru?

  1. Dokumen Silabus

Dokumen yang wajib dipahami yakni dokumen silabus. Istilah silabus dapat dide..inisikan sebagai “Garis besar, ringkasan, ikhtisar, atau pokok-pokok isi atau materi pelajaran” (Salim, 1987: 98).

Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

Silabus bermanfaat sebagai pedoman dalam pengembangan pembelajaran lebih lanjut, seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran, dan pengembangan sistem penilaian.

Silabus merupakan sumber pokok dalam penyusunan rencana pembelajaran, baik rencana pembelajaran untuk satu SK maupun satu KD.

Silabus juga bermanfaat sebagai pedoman untuk merencanakan pengelolaan kegiatan pembelajaran, misalnya kegiatan belajar secara klasikal, kelompok kecil, atau pembelajaran secara individual.

Baca juga : Ada Apa Dengan Kurikulum Merdeka?

Demikian pula, silabus sangat bermanfaat untuk mengembangkan sistem penilaian. Dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi sistem penilaian selalu mengacu pada SK, KD, dan indikator yang terdapat di dalam silabus.

  1. Dokumen Analis KD dan SK

Kemudian, dokumen lain yang wajib Anda pelajari yakni terkait analis KD dan SK. Dokumen ini akan digunakan seorang guru bila ingin secara personal mengembangkan silabus dan RPP.

Dengan demikian, guru wajib melakukan analisis standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk semua mata pelajaran. Dengan melakukan analisis standar kompetensi dan kompetensi dasar, guru akan lebih memahami apa yang dituntut oleh kurikulum.

Jika guru memahami unsur-unsur yang diperlukan dalam pembelajaran maka guru akan bisa melakukan pembelajaran sesuai dengan ruh SK dan KD yang dituntut oleh kurikulum.

  1. Dokumen Asesmen

Asesmen (assessment) adalah upaya untuk mendapatkan data/informasi dari proses dan hasil pembelajaran untuk mengetahui seberapa baik kinerja mahasiswa, kelas/mata kuliah, atau program studi dibandingkan terhadap tujuan/kriteria/capaian pembelajaran tertentu.

Setelah diperoleh hasil asesmen maka dilakukan proses penilaian. Penilaian (grading) adalah proses penyematan atribut atau dimensi atau kuantitas (berupa angka/huruf) terhadap hasil asesmen dengan cara membandingkannya terhadap suatu instrumen standar tertentu. Hasil dari penilaian berupa atribut/dimensi/kuantitas tersebut digunakan sebagai bahan evaluasi.

Evaluasi (evaluation) adalah proses pemberian status atau keputusan atau klasifikasi terhadap suatu hasil assesmen dan penilaian.

0 0 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments