Apa Kata Jusuf Kalla tentang Perbedaan Antara Lembaga Pendidikan Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah?

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama sebagai ormas memiliki peran yang sangat menentukan, baik dalam perjuangan kemrdekaan, maupun pada masa pembangunan Indonesia, sejak zaman Orde Lama, zaman Orde baru, hingga reformasi. Salah satunya melalui Lembaga Pendidikan yang mereka dirikan.

Nahdatul Ulama mendirikan ribuan pesantren yang tersebar di banyak wilayah Indonesia. Sedangkan Muhammadiyah mendirikan ribuan sekolah dasar dan menengah hingga universitas. Melalui lembaga-lembaga Pendidikan, NU dan Muhammadiyah menegaskan perannya dalam pembangunan Indonesia.

Pesantren dan Lembaga Pendidikan tersebut dikenal sebagai asset NU dan Muhammadiyah sebagai organisasi. Menurut Jusuf Kalla sangat berbeda cara mengelolanya, baik oleh Muhammadiyah maupun Nahdatul Ulama.

Cara mengelola pesantren oleh Nahdatul Ulama tidak ubahnya seperti franchise waralaba makanan cepat saji Mc Donald’s. Sedangkan cara mengelola sekolah dan rumah sakit milik Muhammadiyah mirip cara mengelola holding company.

Hal itu disampaikan oleh Muhammad Jusuf Kalla dalam Halaqoh satu abad NU yang bertema “Gagasan Kontributif Membangun Kemandirian Ekonomi Nahdliyyin”, di kantor DPP PKB, Senen, Jakarta Pusat (2/12).

Baca Juga : Kunjungan Kelas Sebagai Upaya Mendorong Iklim Belajar Bersama Untuk Pemerataan Penguasaan Kompetensi Guru

NU dalam mengelola aset-aset, kata JK, berbeda sama sekali dengan Muhammadiyah mengelola setiap asset mulai dari aset Pendidikan sampai Kesehatan, semuanya menjadi milik organisasi.

Sedangkan beda lagi dengan NU. Ribuan pesantren NU dikenal sebagi pesantren NU di Indonesia, bukan milik NU sebagai organisasi, melainkan milik orang NU.

Tata Kelola NU, lanjut JK mirip franchise waralaba makanan cepat saji Mc Donald’s. Di mana perusahaan besar asal Amerika serikat itu bisa dikenal di seluruh penjuru dunia.

“Jadi saya minta maaf. Sering saya katakan kalau pesantren NU itu kayak franchise Mc Donald’s. Semua Mc Donald’s itu yang punya berbeda-beda. Kalau Muhammadiyah murni holding company. Semua sekolah dan rumah sakit Muhammadiyah yang punya,” terang Jusuf Kalla seperti dilansir pada laman RMOL.ID.

Baca Juga : Ini Cara Belajar Efektif Menurut Harvard University

Meski begitu, lanjut mantan wakil presiden dua periode ini, Ia salut dengan jiwa berwirausaha warga NU yang mampu membangun ribuan pesantren secara mandiri, yang sistemnya terkontrol dan hingga kini sudah teruji,

Selain perbedaan system pengelolaan asset tersbut, NU dan Muhammadiyah menurut Jusuf Kalla, memiliki persamaan, yakni NU dan Muhammadiyah sama-sama didirikan oleh para pedagang.

“Mereka semuanya (para pedagang pendiri NU dan Muhammadiyah) mengikuti teladan kehidupan Rasulullah Muhammad SAW. Nabi Muhammad lebih lama jadi pedagang, selama 27 tahun, sementara 25 tahun sisa hidupnyanya menjadi Rasul,” jelas JK.

Sebagai tokoh, pesan Jusuf Kalla ini tentu saja mempunyai makna tersendiri, baik bagi NU maupun bagi Muhammadiyah.

Mungkin juga pesan ini adalah ajakan refleksi secara tersirat di tengah dunia yang seluruh sendinya sedang mengalami perubahan, agar lembaga pendidikan milik dua ormas besar ini tetap relevan.

Foto:m.jpnn.com

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca Juga : Apa Kata Jusuf Kalla Tentang Perbedaan Antara Lembaga Pendidikan Nahdatul Ulama Dan Muhammadiyah? […]

trackback

[…] Baca Juga : Apa Kata Jusuf Kalla Tentang Perbedaan Antara Lembaga Pendidikan Nahdatul Ulama Dan Muhammadiyah? […]