Pelajaran Penting dari Sekolah Santa Laurensia

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – SMP Santa Laurensia, sekolah kerja sama, sebutan baru untuk sekolah internasional, berlokasi di Perumahan Alam Sutera, Tangerang Selatan. Sekolah dengan motto Educatio Puerilis Renovatio Mundi Est (Pendidikan anak-anak adalah pembaharuan dunia), dilengkapi dengan aneka fasilitas untuk menunjang pendidikan holistic yang mereka selenggarakan.

Atas kerja sama dengan Depoedu.com dan Eposdigi.com, pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Flores Timur melakukan studi banding ke SMP Santa Laurensia, pada hari Selasa, 17 September 2019.

Sekolah ini didirikan 25 tahun lalu oleh Yayasan Tunas Manunggal. Dalam rentang usia ini, SMP Santa Laurensia telah mengukir banyak prestasi. Oleh karena itu SMP Santa Laurensia tepat dipilih oleh Depoedu.com dan Eposdigi.com sebagai tempat pengurus IGI Flores Timur melakukan studi banding, menimba ilmu, untuk selanjutnya dibagikan kepada anggota IGI Flores Timur.

Dari presentasi Kepala Sekolah, sangat jelas tampak bahwa sistematika manajemen sekolah ini telah ditata dengan baik, mulai dari visi misinya hingga program-programnya. SMP Santa Laurensia tidak hanya menekankan pencapaian akademik, namun sangat mengupayakan pendidikan holistic.

Tiga Langkah Besar

Sebagai upaya untuk melaksanakan dan mencapai visi misi sekolah, mereka melakukan tiga langkah besar.

Pertama, mengubah paradigma murid dan semua yang terlibat. Sekolah melakukan proses untuk membentuk paradigma berpikir murid dan guru. Mengapa? Karena semua perubahan dimulai dari perubahan paradigma.

Perubahan paradigma untuk konteks SMP disesuaikan dengan keberadaan dan permasalahan murid SMP. Dimulai dari hal-hal yang kecil, dilakukan secara konsisten, dan dalam jangka panjang.

Misalnya paradigma dalam hal menyiapkan dan mengikuti kompetisi. “Guru-guru tidak menuntut macam-macam. Kami guru-guru tidak menuntut Anda menang. Menang adalah akibat, bukan tujuan. Tujuannya adalah Anda bisa mengalahkan diri sendiri. Artinya kalau Anda mengikuti lomba, Anda harus melakukan persiapan, butuh pengorbanan waktu”, kata Stevanus Liverdi, menjelaskan.

“Pada saat mereka menghadapi rasa malas, capek, rasa takut, itu harus mereka kalahkan. Menurut kami proses edukasinya di sana. Bahwa nanti juara, itu akibat, bukan tujuan. Maka semangat ini yang kami dorong selama tiga tahun di SMP, dan diterapkan di setiap kegiatan”, lanjut Kepala SMP Santa Laurensia ini dalam penjelasannya.

Kedua, mengembangkan struktur internal. Hal yang disasar dalam pengembangan struktur internal adalah pembentukan karakter dengan sasaran utama adalah pembentukan kemampuan beradaptasi. Mengapa kemampuan adaptasi? Karena zaman terus berubah dan individu harus survive. Individu yang survive bukan individu yang paling kuat atau yang paling pintar, melainkan individu yang memiliki kemampuan adaptasi. Individu yang memiliki kemampuan adaptasi adalah individu yang kuat karakternya.

Dalam pengembangan karakter tersebut, lebih lanjut ditanamkan dua nilai pokok yakni tangguh dan peduli. Bagi murid SMP, pengertian tangguh yang ditanamkan disesuaikan dengan konteks mereka sebagai remaja yang sedang tumbuh. Murid diajak untuk melihat kejatuhan sebagai hal yang wajar, bukan kegagalan. “Kegagalan adalah ketika kamu jatuh dan kamu tidak bangun lagi. Kalau kamu jatuh ya bangun lagi. Jatuh lagi, ya bangun lagi. Yang penting kamu tidak terus stay di bawah. Itulah pengertian tangguh yang kami tanamkan”, kata kepala sekolah yang tadinya guru Fisika ini.

“Kalau kita cermati, semua orang  sukses pasti ada cerita gagalnya. Makin hebatnya kegagalan, biasanya makin sukses kemudian. Maka kami kembangkan mindset bahwa kalau kamu jatuh yang tidak perlu diperpanjang, tidak perlu ‘lebay’, segera bangkit lagi. Itu yang kami tekankan pada murid kami tentang tangguh” lanjutnya menjelaskan.

Nilai berikut yang ditanamkan adalah peduli. Dalam rangka penanaman nilai peduli, para murid diajarkan untuk bersyukur. Tanpa rasa bersyukur para murid tidak akan peduli pada lingkungan sekitarnya.

Ketiga, proses expose. Proses expose adalah core/inti dari sekolah. Murid dihadapkan dengan pilihan subject yang sangat banyak. SMP Santa Laurensia mengajak murid dan orang tua murid menyikapi kondisi ini dengan bijak.

“Kurikulum Indonesia itu paling banyak mata pelajarannya. Jika dilihat secara negatif, cukup memberatkan. Namun dengan sudut pandang yang lebih positif, kurikulum yang banyak itu, kepada mereka di-expose, seperti apa programnya. Ujung-ujungnya mereka diharapkan mengenali passion mereka. Karena kalau mereka tidak mencoba, mereka tidak pernah tahu passion-nya. Dan passion itu bukan hasil pencarian semalam, tetapi mereka harus mengikuti proses, bahkan proses yang panjang”.

Oleh karena itu, SMP Santa Laurensia mengembangkan kurikulum yang holistic, terdiri dari 12 mata pelajaran, ditambah Penelitian Ilmiah.

Program Penelitian Ilmiah sangat ditekankan. Tujuannya untuk menanamkan sikap ilmiah, objektif di satu sisi, dan di sisi lain untuk mencegah murid-murid menjadi bagian dari penyebaran hoax atau menjadi korban hoax.

Program Penelitian Ilmiah mulai dari kelas VII hingga kelas IX. Terdiri dari Penelitian Ilmiah bidang Pengetahuan Alam dan Penelitian Ilmiah bidang Sosial.

Program ini masih dilengkapi dengan Program Pengayaan, Program-program ekstrakurikuler, terdiri dari aneka cabang seni budaya dan olah raga.

Di samping itu, masih ditambah Program International Assessment, terdiri dari ICAS untuk menguji keterampilan berpikir, serta Edexcel Achievement Test. Program untuk proses expose masih dilengkapi dengan Program Kepemimpinan, Program Pengembangan Diri, Educational Trip, baik lokal maupun internasional, disesuaikan dengan kondisi murid.

Jika murid sering ke luar negeri, maka program trip-nya adalah trip nasional. Sedangkan murid yang jarang melakukan perjalanan ke luar negeri, mereka mengikuti trip internasional.

Keistimewaan sistematika manajemen sekolah Santa Laurensia sebagaimana digambarkan di atas, terbukti telah mengantarkan sekolah ini pada pencapaian berbagai prestasi. Selain berada pada peringkat atas dalam daftar sekolah dengan capaian hasil UN terbaik di Propinsi Banten, SMP Santa Laurensia juga meletakkan dasar penting bagi keberhasilan murid dalam berbagai kompetisi Penelitian Ilmiah di jenjang SMA.

Dengan memaparkan sistematika manajemen istimewa tersebut dalam Depoedu.com edisi kali ini maka tidak hanya para peserta studi banding saja yang diperkaya. Eduers, di manapun berada, diharapkan dapat ikut memetik pelajaran penting dari Sekolah Santa Laurensia.

4 4 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca Juga : Pelajaran Penting Dari Sekolah Santa Laurensia […]