Mahasiswa Korea Mengajar Di SMA Stella Duce 1 Yogyakarta

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Pada hari Rabu, 17 Januari hingga Jumat, 26 Januari 2024, sebanyak 14 mahasiswa, 2 guru, dan 1 dosen dari Universitas Chungbuk Korea mengunjungi SMA Stella Duce 1 Yogyakarta.  Program kerjasama SMA Stella Duce 1 Yogyakata dengan Universitas Chungbuk Korea telah diadakan selama 2 tahun berturut-turut.

Pada kesempatan kali ini, para mahasiswa yang tergabung dalam program Chungbuk National University Overseas Education Volunteer telah mempersiapkan berbagai topik untuk diajarkan pada siswa SMA Stella Duce 1.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan, Setiawati Gunawan, mengungkapkan bahwa kerjasama yang baik ini memberikan pengalaman yang luar biasa bagi para siswi dan guru SMA Stella Duce 1 Yogyakarta dan mahasiswa Universitas Chungbuk Korea.

“Pada kegiatan tahun ini, sekolah juga melibatkan sukarelawan dari para siswi untuk menjadi pendamping para mahasiswa sehingga para siswi mendapatkan kesempatan berkomunikasi dalam Bahasa Korea dan Bahasa Inggris, sekaligus belajar kebudayaan baru dan memperluas relasi,”kata Setiawati.

Baca juga : Kekerasan Masih Marak Di Sekolah Karena Belum Munculnya Kepedulian Dan Empati Sekolah Pada Kesejahteraan Mental Murid

“Sekolah juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa Korea yang terbagi dalam 13 kelompok topik untuk mengajar di level kelas yang berbeda sehingga pengalaman yang didapatkan menjadi lebih lengkap dan bervariasi,” lanjutnya.

Pembelajaran yang berlangsung di kelas diadakan secara menarik karena berbagai materi yang diajarkan dilengkapi dengan pembuatan produk sesuai topik.

“Pembelajaran bersama teman-teman Korea terasa sangat menyenangkan. Saya mendapatkan materi Making Business Card with HoloSpex Film di mana kami diminta untuk memikirkan pekerjaan impian kami dan diajari untuk membuat kartu nama yang menarik menggunakan holospek film,”ungkap Medha.

“Karena saat ini saya di kelas XII, maka kegiatan ini membuat saya berefleksi memikirkan masa depan saya,” tutur Medha salah satu siswi yang mengikuti program pembelajaran di kelas.

Chelsea dan Agnes yang mendapatkan kelas Making Traditional Korean Kites mengungkapkan, “Kita jadi tahu bahwa di Korea ada tradisi menerbangkan layangan berisi harapan dan doa baik ketika tahun baru tiba. Selama ini, di Indonesia, kita menerbangkan layangan sebagai hobi, namun orang Korea menerbangkan layangan sebagai sebuah tradisi.”

Prof. Seo Beom Jong, asisten profesor Departemen Pendidikan Universitas Chungbuk Korea, pada pidato terakhirnya mengatakan bahwa siswi Indonesia sangat sehat dan enerjik.

Baca juga : Sekolah Tarakanita Blok Rawamangun Semarakkan Hari Peduli Sampah Nasional Melalui Pembuatan Ecoenzym

Beliau melihat kedekatan antara peserta didik sangat terasa, dan kepedulian terhadap satu sama lain tercermin dalam setiap tingkah laku para peserta didik. Beliau terkesan akan keramahan masyarakat Yogyakarta dan beliau berharap dapat kembali datang tahun depan.

Pihak sekolah dan universitas berharap bahwa program kerjasama ini dapat terus berlangsung di tahun-tahun mendatang.

Program ini juga diharapkan dapat membuka kerjasama yang lebih luas antara sekolah-sekolah Tarakanita dan Chungbuk National University Korea beserta sekolah Korea yang berafiliasi dengan universitas.

 

4.8 4 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments