Pengimbasan Kesepakatan Kelas Kepada Rekan Sejawat di SMP Negeri 1 Tanjung Bunga Kabupaten Flotim-NTT

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Menurut filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, maksud dari pendidikan yaitu menuntun segala kodrat yang ada pada anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya (Buku Ki Hajar Dewantara Seri 1 Pendidikan, halaman 20).

Sebagai penuntun, guru perlu menciptakan budaya positif agar dapat membantu membentuk karakter murid yang diharapkan sekaligus menyiapkan mereka di masa depan agar menjadi manusia berdaya, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi berdampak pada masyarakat (Modul Budaya Positif, Pendidikan Guru Penggerak, 2021).

Sebagai langkah awal dalam membangun budaya positif bagi murid, baik di kelas maupun di lingkungan sekolah adalah membuat kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas berisi aturan-aturan yang dirumuskan dan disepakati bersama oleh guru dan murid-muridnya.

Dalam proses perumusan kesepakatan kelas, guru dan murid dituntut untuk memiliki komunikasi dan kerja sama yang baik, serta saling menuangkan ide-ide mengenai kelas impian mereka, agar kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan secara lebih efektif.

Belum semua guru di Indonesia paham tentang budaya positif dan tidak semua sekolah menerapkan program pembuatan kesepakatan kelas bersama murid, termasuk SMPN 1 Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Hal ini yang menjadi latar belakang mengapa perlu ada pengimbasan terkait materi kesepakatan kelas dalam rangka menumbuhkan budaya positif, baik di kelas maupun di lingkungan sekolah.

Baca Juga : Gagasan Ki Hajar Dewantara; Dulu Dan Sekarang

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal bagi calon guru penggerak untuk melakukan perubahan pendidikan, khusus terkait pengembangan budaya positif yang dimaksud. Pengimbasan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk tanggung jawab nyata dalam menjalankan nilai dan peran seorang guru penggerak.

Jika semua guru pada lembaga pendidikan sekolahnya masing-masing melakukan gerakan kecil ini, maka niscaya budaya positif perlahan mulai tumbuh dalam proses pendidikan murid secara holistik dan pengembangan sekolah ke arah yang lebih baik.

Tujuan kegiatan

Kegiatan pengimbasan materi kesepakatan kelas ini bertujuan:

  • Memberi pemahaman kepada guru-guru terkait kesepakatan kelas sebagai langkah awal membangun budaya positif di kelas dan lingkungan SMPN 1 Tanjung Bunga.
  • Meningkatkan semangat kolaborasi antar guru dalam mengembangkan budaya positif di SMPN 1 Tanjung Bunga.
  • Menerapkan budaya positif di kelas dan lingkungan sekolah untuk menumbuhkan karakter baik murid SMPN 1 Tanjung Bunga.

Baca Juga Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar

  • Bekal pengalaman belajar bagi guru dan murid dalam meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran di SMPN 1 Tanjung Bunga.

Tolok ukur kegiatan

Untuk mengukur keberhasilan tindakan aksi nyata ini, maka ada beberapa hal yang dijadikan tolak ukur, yaitu:

  • Komunikasi positif antar guru dan semua anggota komunitas SMPN 1 Tanjung Bunga yang terjalin sangat baik selama ini.
  • Kolaborasi dan semangat kekeluargaan yang telah terbentuk dengan baik di antara semua anggota komunitas SMPN 1 Tanjung Bunga.
  • Loyalitas kepala SMPN 1 Tanjung Bunga sebagai pimpinan lembaga pendidikan.

Tahapan pelaksanaan kegiatan

  • Komunikasi dengan kepala sekolah

Pada pertengahan Juli 2021, di tengah kesibukan tahun pelajaran baru, dilakukan diskusi bersama kepala SMPN 1 Tanjung Bunga terkait rencana pengimbasan kesepakatan kelas kepada rekan sejawat khususnya para guru wali kelas.

Ini adalah langkah awal menumbuhkan budaya positif yang dimulai dari kelas. Hal ini dilakukan karena semua rencana perubahan yang akan dilakukan harus atas sepengetahuan dan seijin kepala sekolah sebagai pimpinan lembaga pendidikan.

Kepala sekolah menyambut baik ide kegiatan pengimbasan ini karena memang pada dasarnya beliau menginginkan perubahan-perubahan baik yang terjadi di sekolah. Kegiatan ini pun mendapat dukungan sepenuhnya sehingga disarankan untuk membangun komunikasi dan diskusi bersama rekan sejawat untuk menentukan jadwal kegiatan.

  • Komunikasi dengan rekan sejawat/wali kelas

Setelah mendapat ijin dari kepala sekolah, diadakan pertemuan bersama rekan sejawat khususnya para wali kelas, yang dihadiri oleh wakil kepala sekolah, untuk membicarakan jadwal kegiatan pengimbasan materi kesepakatan kelas.

Hal ini dilakukan karena rekan sejawat khususnya para guru wali kelas adalah eksekutor realisasi kesepakatan kelas bersama murid di kelas masing-masing. Oleh karena itu, komunikasi positif harus dapat dibangun bersama rekan sejawat untuk berkolaborasi menyukseskan kegiatan bersama ini.

  • Sosialisasi/pengimbasan

Karena awal tahun pelajaran baru yang penuh dengan kegiatan persiapan Pembelajaran Jarak Jauh di tengah masa pandemi, akhirnya kegiatan pengimbasan dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2021. Walaupun kesulitan mendapatkan waktu di tengah masa pandemi, kegiatan ini harus dilakukan secara luring.

Baca Juga : Sharing And Grow Together; Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Oleh IGI Flores Timur Di SMPN 1 Tanjung Bunga

Berkat semangat kolaborasi dewan guru SMPN 1 Tanjung Bunga yang terjalin baik selama ini, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan penuh semangat.

Kegiatan pengimbasan kesepakatan kelas ini sangat penting dalam membuat perubahan untuk kebaikan bersama bagi seluruh anggota komunitas SMPN 1 Tanjung Bunga sebagai langkah awal membangun budaya positif, khususnya dalam misi melayani murid yang menjadi pusat pembelajaran.

  • Laporan kegiatan kepada kepala sekolah

Setelah merealisasikan kegiatan pengimbasan materi kesepakatan kelas kepada rekan sejawat, tahap terakhir adalah melaporkan hasil kegiatan kepada kepala sekolah. Hal ini dilakukan sebagai bahan evaluasi dalam pengembangan sekolah sekaligus mendiskusikan rencana tindak lanjut bagi para wali kelas dalam menerapkan kesepakatan kelas bersama murid wali masing-masing.

Hasil dan Refleksi

Budaya positif merupakan materi penting yang harus dikuasai oleh guru sebagai ujung tombak dalam dunia pendidikan. Hal ini yang mendorong saya sebagai salah seorang calon guru penggerak untuk membuat rencana pengimbasan terkait budaya positif kepada rekan sejawat di SMPN 1 Tanjung Bunga.

Rasa tanggung jawab untuk berbagi hal baik dan semangat tergerak, bergerak dan menggerakan adalah bagian dari peran dan nilai guru penggerak untuk melaksanakan kegiatan ini.

Secara pribadi, saya merasa bertanggung jawab dan dengan senang hati ingin mengimbaskan materi kesepakatan kelas kepada rekan sejawat saya agar budaya positif di SMPN 1 Tanjung Bunga dapat kami tumbuhkan bersama dalam semangat kolaborasi yang kuat.

Dalam pelaksanaan pengimbasan ini, saya mulai dengan yel-yel SMPN 1 Tanjung Bunga yang saya ciptakan saat menjalani masa Pendidikan Guru Penggerak setelah mendapat materi merdeka belajar.

Baca Juga : SMA Seminari San Dominggo Hokeng Gelar Workshop Media Pembelajaran Berbasis IT

Saya merasa terharu dan bangga pada rekan sejawat saya karena mereka begtu antusias mengikuti setiap hal baru yang akan saya tularkan kepada mereka di sekolah.

Semua materi yang saya dapatkan di masa Pendidikan Guru Penggerak, selalu ingin saya imbaskan kepada mereka, baik secara terpusat maupun dalam berbagai obrolan ringan, sehingga tidak heran jika mereka selalu memberi support kepada saya dalam menjalani masa pendidikan.

Pada proses pengimbasan materi Kesepakatan Kelas, kami saling berbagi dan bertanya jawab terkait kesepakatan kelas yang dirumuskan bersama para murid di kelas, yang merupakan hal baru dan belum pernah dilakukan selama ini.

Di akhir kegiatan ini, kami menghasilkan komitmen bersama untuk setiap wali kelas wajib membuat kesepakatan kelas bersama para murid wali mereka masing-masing di awal tahun pelajaran baru 2021/2022 ini. Hal ini merupakan bentuk rencana tindak lanjut yang akan mereka laksanakan dan akan dipantau oleh kepala sekolah melalui evaluasi bersama.

Walaupun dikepung masa pandemi Covid 19, kami tetap berkomitmen untuk tidak menyerah pada keadaan dan akan merealisasikan kesepakatan kelas bersama murid.

Penulis adalah Guru SMP Negeri 1 Tanjung Bunga, Calon Guru Penggerak Angkatan 2 Kabupaten Flores Timur

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of