Temuan Bunker Penyimpanan Sabu di Kampus dan Respon Rektor Universitas Negeri Makasar

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Buntut dari temuan bunker tempat penyimpanan brankas berisi sabu dan catatan transaksi barang haram tersebut, di Gedung Sekretariat Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra, Rektor Universitas Negeri Makasar (UNM) Prof. Husain Syam, bakal menggelar tes urin massal di lingkungan kampusnya.

Pihaknya akan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan dan Ditresnarkoba Polda Sulsel. Menurut Rektor, ini adalah bentuk komitmen UNM dalam mendukung kampus bebas narkotika.

Tes urin tersebut kata Husein Syam, ak an dilakukan pada semua jajaran, mulai dari jajaran pimpinan, dosen, mahasiswa, staf keamanan, tenaga outsourcing kebersihan, hingga tenaga kontrak. Sebagai tindak lanjutnya, siapa saja yang terbukti positif menggunakan narkotika bakal dipecat.

“Jika ada mahasiswa atau dosen terbukti positf kita akan berikan sanksi. Sanksi yang paling berat adalah pemecatan. Selain itu, kami juga akan menyerahkan yang bersangkutan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum berlaku,” kata Rektor UNM.

Tindakan pencegahan lain yang akan dilakukan adalah, pihak rektorat akan menerapkan surat keterangan bebas narkotika sebagai salah satu persyaratan bagi mahasiswa yang menjadi calon pengurus lembaga kemahasiswaan.

Baca juga : Tabungan 17 Murid SD Dipinjam Oleh Guru Dan Komite Sekolah. Pelajaran Apa Yang Dapat Kita Petik?

Ketentuan tersebut akan berlaku mulai dari pengurus lembaga kemahasiswaan di tingkat jurusan, tingkat fakultas, hingga tingkat universitas. Pelaksanaan ketentuan ini akan bekerjasama dengan BNN, Polda Sulsel dan lembaga yang berwewenang lainnya.

Berkaitan dengan temuan bunker berisi brankas tempat penyimpanan sabu dan catatan transaksi di gedung sekertariat mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Prof. Husain Syam  mengaku kecolongan. Ia pun merasa heran barang haram bisa keluar masuk dengan bebas, padahal ada penjagaan security.

Oleh karena itu, Prof. Husain bakal mengevaluasi petugas keamanan yang merupakan tenaga outsorcing di kampus UNM, karena mereka dianggap lalai dalam melaksanakan tugas mereka. Ia bahkan akan memecat petugas keamanan tersebut.

Rektor UNM heran, bagaimana mungkin, ada penjagaan tetapi orang bisa masuk area kampus hingga jam 1 malam  dan berpesta narkoba pula di dalam area kampus. Menurutnya tidak akan terjadi jika petugas security beres kerjanya.

Jadi tempat Kumpul kebo

Selain dijadikan tempat penyimpanan narkoba, Gedung Sekretariat Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra di jalan Malengkeri Raya kota Makasar, ternyata kerap dijadikan tempat kumpul kebo oleh segelitir oknum senior dan alumni UNM Makasar.

Baca juga :  Siswa SD Tarakanita Di Festival Peduli Sampah Nasional 2023                                                                   

Ana, salah seorang mahasiswa, seperti dikutip pada laman TribunJateng.com mengatakan, gedung tempat narkoba ditemukan, sering ditinggali oleh beberapa oknum senior dan alumni dari kampus tersebut.

“Senior-senior sering bermalam di situ. Dari dulu banyak senior yang tinggal di kampus. Bahkan ada yang sudah beristri, masih tinggal di kampus. Ada juga alumni yang tinggal bareng pacarnya di situ,” kata Ana.

Ana mengaku tidak mengenal mereka. Yang ia ketahui, mereka adalah senior-senior mantan pengurus organisasi kemahasiswaan di Jurusan Bahasa dan Sastra. Kata Ana, dari mereka ada yang sudah lulus, tapi banyak yang belum lulus.

Kita berharap, munculnya kasus ini menjadi titik tolak UNM untuk melakukan pembenahan; pimpinan dapat melakukan pengawasan lebih baik, sehingga pada saat yang akan datang tidak lagi kecolongan seperti yang terjadi sekarang. 

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca Juga: Temuan Bunker Penyimpanan Sabu Di Kampus Dan Respon Rektor Universitas Negeri Makasar […]

trackback

[…] Baca juga : Temuan Bunker Penyimpanan Sabu Di Kampus Dan Respon Rektor Universitas Negeri Makasar […]