Lima Cara Menciptakan Pembelajaran Interaktif dalam Kurikulum Merdeka

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Model Pembelajaran Interaktif adalah suatu cara atau teknik pembelajaran yang digunakan guru pada saat menyajikan bahan pelajaran, di mana guru pemeran utama dalam menciptakan situasi interaktif yang edukatif.

Situasi yang interaksif dan edukatif adalah interaksi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa dan dengan sumber pembelajaran dalam menunjang tercapainya tujuan belajar.

Menurut Syah (1998), dalam proses belajar mengajar keterlibatan siswa harus secara totalitas, artinya melibatkan pikiran, penglihatan, pendengaran dan psikomotor (keterampilan, salah satunya sambil menulis).

Dalam proses mengajar seorang guru harus mengajak siswa untuk mendengarkan, menyajikan media yang dapat dilihat, memberi kesmpatan untuk menulis dan mengajukan pertanyaan atau tanggapan, sehingga terjadi dialog kreatif yang menunjukan proses belajar mengajar yang interaktif.

Merancang implementasi Kurikulum Merdeka dengan pembelajaran interaktif merupakan salah satu upaya dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di sekolah.

Dalam Kurikulum Merdeka ini, peran media pembelajaran seperti pembelajaran interaktif ini sangat dibutuhkan oleh para pendidik dan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka.

Selain itu, media pembelajaran juga dapat mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Baca juga : Bill Gates; Smartphone Akan Punah Dan Akan Digantikan Teknologi Ini

Hadirnya Kurikulum Merdeka ini mengubah sistem proses pembelajaran yang sebelumnya masih cenderung bersifat kognitif atau hafalan dan minimnya menyentuh aspek afektif dan psikomotorik.

Sekarang diubah menjadi pembelajaran dengan menawarkan metode pembelajaran interaktif, sederhana, dan esensial serta mendalam. Sehingga siswa dapat dengan mudah memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru di sekolah.

Berikut ini lima cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk menciptakan pembelajaran interaktif dalam pembelajaran di Kurikulum Merdeka:

1. Kuasai Mata Pelajaran

Dengan menguasai materi pembelajaran, proses kegiatan pembelajaran di kelas bisa lebih produktif dan meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan belajar.

Selain menguasai materi pembelajaran, tentu saja guru juga harus membuat perencanaan kegiatan pembelajaran di kelas, salah satunya yaitu menyiapkan materi pembelajaran, media belajar, dan metode belajar yang akan diterapkan dalam proses kegiatan pembelajar.

Guru diharuskan menguasai mata pelajaran yang akan disampaikan kepada para peserta didik. Dengan menguasai pelajaran tersebut, guru dapat mengemas proses pembelajaran sesuai kebutuhan para peserta didik sehingga peserta didik dapat dengan mudah memahami materi yang disampaikan guru.

2. Memberikan apresiasi

Pembelajaran yang menarik akan membuat siswa bersemangat belajar. Jangan lupa memberikan apresiasi atau reward pada siswa sekecil apapun pencapaiannya.

Baca juga : Tang Yu Robot Humanoid Pertama Dalam Sejarah, Diangkat Jadi CEO Perusahaan Teknologi

Di masa sekarang beban siswa sudah begitu berat. Dengan membuat siswa belajar dengan efektif dan menyenangkan setidaknya akan menurunkan tingkat stress siswa.

Apresiasi dapat berupa pujian yang konstruktif, kalimat-kalimat motivasi, atau poin-poin tertentu.

3. Gunakan Visual

Agar kegiatan belajar mengajar terlihat lebih menarik dan mudah dipahami, guru  bisa menggunakan media pembelajaran dengan visual, misalnya poster. Meskipun poster dalam media ajar di era sekarang terlihat konvensional, namun Anda patut mempertimbangkan penggunaan media ini.

Mengapa? karena selain mudah, pembuatannya pun murah. Visual dalam poster membantu siswa memahami materi pelajaran. Anda juga bisa memodifikasi poster agar terlihat lebih menarik.

4. Papan atau Buku

Papan atau buku merupakan media belajar yang terkesan biasa saja, bahkan membosankan. Namun guru bisa membuat buku yang lebih interaktif di mana murid dapat menambahkan karakter atau mengisi bagian yang kosong dengan hal menarik.

5. Alat Peraga

Guru juga bisa menggunakan alat peraga untuk memperagakan suatu pengetahuan agar mudah dimengerti, misalnya alat peraga tiga dimensi untuk menjelaskan bangun ruang, torso untuk menjelaskan bagian tubuh manusia, uang koin dan lainnya.

Foto:NaikPangkat.com

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca juga : Lima Cara Menciptakan Pembelajaran Interaktif Dalam Kurikulum Merdeka […]