Keberagaman di Tengah Kemelekatan Diri

Family Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Beberapa orang menyampaikan terkait dengan keberagaman, namun sebenarnya apa keberagaman itu sendiri? Bagaimana sebenarnya keberagaman itu terwujud?

Ada yang menyuarakan keberagaman atas nama hal-hal tertentu, seperti agama, suku, pekerjaan, gender dan lain sebagainya.

Lantas apa sebenarnya keberagaman itu sendiri saat menyuarakan dengan menyertakan nama-nama tertentu? Bukankah keberagaman terjadi saat seseorang mulai tersadar akan banyak hal yang berbeda?

Namun ia lalu melihat semua itu baik adanya. Sehingga menghargai dan menghormati bisa terjadi di antara perbedaan yang ada.

Lalu bagaimana saat ada orang yang menyuarakan keberagaman namun mengatasnamakan hal-hal tertentu? Apa yang sebenarnya disuarakan?

Baca juga : Mencapai Integritas Pribadi Adalah Pergumulan Sepanjang Usia

Keberagaman ataukah keegoan untuk diakui? Sebuah kebutuhan dasar manusia memang untuk diakui, namun terkadang terlewat batas saat tidak ada kesadaran dalam diri.

Sebuah kemelekatan yang perlu disadari dalam diri. Apa itu kemelekatan? Kemelekatan menjadi penting dalam hidup untuk disadari karena menjadi modal untuk melihat semua hal adalah baik adanya.

Sebagai contoh kemelekatan dalam diri seseorang adalah, saat seseorang merasa sangat kehilangan terhadap bunga kesayangannya kering dan layu karena paparan sinar matahari yang berlebihan.

Dari contoh di atas kita belajar sebuah kemelekatan seseorang pada bunga kesayangannya sehingga merasa sangat kehilangan saat layu dan kering. Seseorang tersebut merasa tidak bisa digantikan bunganya dengan bunga yang lain.

Ini contoh seseorang melekat pada bunga, sehingga melihat bunga lain tidak ada yang bagus seperti bunganya. Artinya dengan kemelekatan yang dimiliki maka melihat hal lain menjadi tidak baik, hanya miliknya lah yang paling baik.

Jika semacam ini dipertahankan dalam diri maka akan banyak kekecewaan dan keputusasaan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan adanya kemelekatan terhadap sesuatu hal dan tidak bisa digantikan.

Baca juga : From Fear To Freedom – Understanding Loneliness

Perlu diingat dan disadari bahwa segala sesuatu di dunia tidak ada yang abadi. Oleh karena itu butuh kesadaran perlunya melepas kemelekatan dalam diri terhadap apapun juga.

Saat seseorang sudah menyadari akan perlunya tidak melekat pada apapun, kehidupan akan terasa lebih menyenangkan. Hal ini terjadi karena sudah tidak ada lagi mana yang paling baik dan mana yang paling buruk.

Akhirnya kedamaian di tengah perbedaan tercipta dan keberagaman yang sebenarnya dirasakan sebagai kekuatan diri dalam kehidupan bersama.

Keberagaman menjadi hal yang kaya akan sesuatu yang baik adanya. Sudah semestinya saat kemelekatan ditinggalkan semua akan saling mendukung dan menghargai dalam kehidupan dan tidak perlu disuarakan.

Semua sudah saling bersinergi satu dengan yang lain. Kedamaian terjadi dan ketenangan diri pun dirasakan setiap orang.

Penulis adalah guru di SMP Kanisius Jakarta

Foto:ngopibareng.id

0 0 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca Juga: Keberagaman Di Tengah Kemelekatan Diri […]