Faktor Ini Sering Menyebabkan Peserta SNMPTN dan SBMPTN Gagal

Bimbingan
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Dalam sosialisasi secara daring tentang mekanisme registrasi akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), dan verifikasi validasi data dalam penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri, Arif Junaidy membeberkan salah satu faktor yang menyebabkan peserta gagal.

Junaidy menyebutkan, faktor yang ia maksud bukan faktor yang utama seperti nilai rapor bagi peserta SNMPTN, dan nilai tes bagi peserta SBMPTN, melainkan karena foto peserta tidak kelihatan.

“Banyak murid gagal di SNMPTN maupun di SBMPTN gara-gara fotonya tidak kelihatan. Saya katakan banyak karena ribuan foto yang diunggah peserta tidak kelihatan,” kata Junaidy.

Oleh karena itu ia mengingatkan agar para pendaftar mengikuti syarat yang ditentukan terkait foto yang diunggah. Pas foto harus sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga : Taman Kanak-Kanak Dan Sekolah Dasar Di Arab Saudi Bersiap Untuk Belajar Tatap Muka

Ia menegaskan, harus dipastikan pas foto yag diunggah dalam pembuatan akun LTMPT dan verval data, bukan foto narsis atau foto keluarga. Harus merupakan pas foto terbaru dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Ukuran 4×6 cm. Resolusi minimal 200px X 300px (kurang lebih 250dpl) dan rasio 2:3.
  2. Pas foto tersebut berwarna dengan latar belakang polos warna apa saja.
  3. Format file JPG/JPEG/PNG.
  4. Ukuran maksimal 300 kb
  5. Orientasi portrait/vertikal
  6. Badan dan kepala tegak sejajar hadap kamera
  7. Foto harus tajam dan fokus
  8. Foto pada bagian kepala tidak terpotong dan pada wajah tidak boleh tertutupi ornamen.
  9. Foto bagian kepala berada di tengah secara horisontal, dengan batas kiri dan kanan sama.

Dalam sosialisasi tersebut, Arif Junaidy menganjurkan untuk menggunakan foto terbaru agar foto tersebut menggambarkan wajah peserta paling mutakhir.

Baca Juga : Ini Jadwal Penting SNMPTN Yang Harus Dicermati. Jangan Sampai Terlewatkan

Ia mencontohkan, seorang peserta dulu tidak berhijab. Pada saat menjelang menjalani proses ia berhijab. Jika menggunakan foto lama, kondisi terbaru tidak tergambar melalui foto tersebut.

Junaidy juga mengingatkan agar pada tahap verval data akun LTMPT murid yang sehari-hari berkaca mata wajib mengunggah foto berkaca mata, asal kaca mata baca dan bukan kaca mata anti sinar matahari,

Pas foto adalah faktor teknis, bukan faktor utama. Namun tahun lalu, ribuan peserta gagal karena foto yang mereka unggah tidak kelihatan. Mudah-mudahan Anda tidak mengulangi kesalahan yang sama. Selamat berproses!

Foto:detik.com

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of