Mengurangi Konsumsi 10 Jenis Makanan dan Minuman Ini, Agar Tetap Sehat di Usia Tua

Family Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – Bagi semua manusia, menjadi tua itu pasti. Masalahnya, bagaimana memasuki usia tua dalam keadaan sehat sehingga bisa tetap menikmati masa tua, bisa relatif mandiri dan tidak menyusahkan orang lain?

Dalam pengalaman banyak orang, ini bukan opsi yang mudah dipilih, namun dapat diusahakan. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan memilih mengupayakan pola hidup sehat.

Agar dapat hidup sehat, dapat menikmati hidup masa tua secara relatif mandiri dan tidak menyusahkan orang lain, maka Eduers perlu memiliki pola hidup sehat, bahkan sejak usia muda.

Pola hidup sehat tersebut menyangkut kebiasaan berolah raga secara teratur, memiliki waktu istirahat yang cukup, serta makan makanan dan minum minuman yang sehat.

Baca Juga: Tindakan Yang Perlu Dihindari Agar Tidak Menyesal Di Hari Tua

Jika memiliki pola hidup sehat dari usia muda, di usia 40-an Eduers munngkin merasa sangat sehat, padahal pada usia tersebut mulai terjadi banyak perubahan secara fisik.

Pada usia 40 tahun, metabolisme tubuh mulai melambat. Akibatnya, kerutan pada kulit dan uban pada rambut akan mulai tampak.

Oleh karena itu, agar gejala itu tidak lebih cepat dan tetap bugar di usia 40 tahun, beberapa makanan dan minuman yang tidak sehat perlu dihindari.

Berikut ini 10 makanan dan minuman yang tidak sehat, yang perlu dihindari agar Eduers tetap sehat  di usia tua seperti dilansir pada laman Kompas.com. 

  1. Margarin

Margarin sebetulnya tidak baik untuk usia berapapun. Namun pada usia 40 tahun, efek merugikan terhadap kesehatan lebih terasa.

Menurut ahli diet Dr. Tasneem Bhatiu, margarin mengandung lemak trans yang merusak hidrasi tubuh sehingga mempercepat munculnya kerutan yang mempercepat seseorang menjadi tua. Oleh karena itu, perlu dihindari.

  1. Kue tinggi kandungan gula

Menurut ahli diet Alexandra Miller, kue manis yang dipanggang seringkali kandungan gula dan lemaknya tinggi. Ini memicu penambahan berat badan dan merusak kesehatan gigi.

Sedangkan dokter kulit, Whitney Bowe menjelaskan, gula dalam bentuk apapun dapat memicu banyak perubahan, mulai dari membran sel dan arteri, hormone, sistem kekebalan, kesehatan usus dan mikroba pada usus dan kulit.

Gula selain meningkatkan insulin dan peradangan, terlalu banyak gula dapat menyebabkan kulit menua lebih cepat, melalui proses glikasi.

Baca Juga: Gaya Hidup, Begadang, Dan Pengaruhnya Pada Status Kesehatan

Glikasi adalah istilah biokimia untuk ikatan molekul gula dengan protein, lemak dan asam amino yang merupakan ciri utama penuaan.

Para peneliti menemukan hubungan produk akhir glikasi lanjutan dengan arteri yang mengeras, syaraf mengeras, kerutan, dan berbagai potensi penyakit lainnya.

Oleh karena itu, daripada sering mengkonsumsi kue manis, lebih baik menggantinya dengan aneka buah-buahan yang lebih sehat bagi tubuh.

  1. Makanan beku

Orang modern suka dengan makanan beku karena praktis, namun penelitian membuktikan  bahwa terlalu banyak mengkonsumsi makanan beku tidak baik bagi kesehatan. Bahkan makanan beku sering dikaitkan dengan perut buncit.

Mengapa begitu? Karena makanan beku tinggi kandungan natriumnya. Natrium berkontribusi pada retensi air dan penampilan yang tampak lebih tua, termasuk perut buncit.

  1. Daging olahan

Daging olahan seperti aneka sosis, mengandung tinggi natrium lemak jenih dan nitrat yang berasal dari zat pengawet, berdampak terhadap kesehatan.

Ahli gizi, Erlin Palinski-Wade menjelaskan, terlalu banyak mengkonsumsi daging olahan berkaitan dengan resiko penyakit jantung, diabetes, dan resiko kanker perut.

Mengapa? Karena pengawet yang digunakan dalam daging olahan dapat memicu radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas menyebabkan oksidasi sel dan DNA. Ini dapat menyebabkan kerusakan dalam tubuh, termasuk memicu kanker dan penyakit kulit lainnya

  1. Ayam goreng cepat saji

Ayam goreng cepat saji digoreng pada suhu tinggi, dapat menigkatkan kadar HCA dalam protein yang bersifat karsinogenik.

Beberapa penelitian mengaitkan konsumsi daging cepat saji berlebihan dengan kasus kanker kolorektal, pancreas dan prostat. Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah membatasi konsumsi makanan ini seiring bertambahnya usia.

  1. Karbohidrat olahan

Karbohidrat olahan seperti roti putih, pasta, memiliki tingkat indeks glikemik tinggi. Ini adalah sumber karbohidrat yang akan dengan cepat meningkatkan gula darah dan menjadi factor penyebab sakit jantung, penambah berat badan.

Selain itu, pola konsumsi karbohidrat olahan kurang baik untuk kulit, dapat meningkatkan hormon yang merangsang produksi minyak, meningkatkan peradangan, dan dapat memicu kanker pada kulit.

  1. Minuman bersoda

Minuman bersoda tidak baik karena menggunakan zat pewarna dan menggunakan gula tambahan. Ini memicu kanker. Di samping itu gula berdampak negatif terhadap ovulasi dan mobilitas sperma yang buruk.

Menghindari konsumsi minuman bersoda menjadi salah satu cara meningkatkan kerja metabolism tubuh.

  1. Minuman berenergi

Seperti minuman bersoda, minuman berenergi, selain mengandung kadar gula tinggi, kandungan kafein dan natriumnya pun tinggi, sehingga tidak baik bagi kesehatan dan dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi adalah salah satu faktor utama yang membuat kulit tampak lebih tua.

Daripada minum-minuman bersoda dan minuman berenergi yang berdampak buruk pada kesehatan, lebih sehat dianjurkan untuk minum 8 hingga 10 gelas air putih sehari.

  1. Minuman yang mengandung gula

Mengurangi minuman yang menggunakan gula buatan membuat kulit tetap kelihatan awet muda, memperlambat munculnya kerutan pada kulit.

Gula juga dapat menyebabkan peradangan, sehingga kulit tidak tampak bersih dan sehat. Gula juga merusak kolagen dan elastin.

Mengurangi konsumsi gula buatan juga mencegah peradangan pada kulit, mempertahankan kolagen dan elastin sehingga menyebabkan kulit tidak hanya tampak bersih dan sehat, tetapi juga lembut dan kenyal.

  1. Minuman es kopi

Minuman es kopi memang bikin melek dan menyegarkan, Namun minuman dengan kandungan kafein ini dengan konsumsi rutin dapat membuat kita lebih bertahan begadang hingga di atas pk. 23.00 hingga 24.00 malam, bahkan menurunkan kualitas tidur.

Padahal jika dapat tidur pada jam-jam tersebut, sel-sel tubuh akan memperbaiki diri dari kerusakan akibat sinar ultraviolet atau faktor stresor lainnya.

Baca Juga: Bagaimana Menghindari Serangan Jantung Di Usia Muda?

Akibatnya, peremajaan sel tubuh secara alamiah tidak terjadi dan kulit akan menua lebih cepat sebelum waktunya. Hal ini menyebabkan penampilan menjadi tampak lebih tua.

Itulah sepuluh jenis makanan dan minuman yang harus dihindari bahkan sejak usia muda, agar dapat hidup lebih sehat di usia tua. Karena hidup sehat di usia tua tidak datang tiba-tiba, melainkan hasil dari penerapan pola hidup sehat sejak usia muda. Selamat mempraktikkan pola hidup sehat.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of