Banyak Guru ASN Dapat Kehilangan Pekerjaan Jika Tidak Mampu Beradaptasi

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – Alex Denni, Deputi bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), meminta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk terus meningkatkan kapasitas, skill dan kinerjanya.

Menurut Alex Denni, hanya PNS yang berkinerja baik yang bisa bertahan. Hal ini disampaikan Alex Denni dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian BKN secara daring pada Kamis (1/7).

“Kita perlu waspadai. Ada banyak pekerjaan ASN yang akan hilang. Bahkan banyak guru dan dokter pun dapat kehilangan pekerjaan jika tidak mampu beradaptasi, tidak mampu mengikuti perkembangan zaman,” jelas Alex Denni seperti dilansir JPNN.com.

“Banyak ASN tidak mampu mengimbangi perkembangan teknologi dengan peningkatan skill. Sementara setiap tahun pemerintah terus merekrut pegawai baru,” lanjut Alex Denni.

Baca Juga: Alokasi Anggaran Untuk Pendidikan Harus Adil Dan Merata

Jika para ASN tersebut tidak meningkatkan skill mereka, ia mengingatkan, jangan sampai suatu waktu, pegawai seperti itu dapat di PHK secara massal.

Alex menambahkan, kemungkinan PHK tersebut dapat terjadi karena pemerintah sedang melakukan digitalisasi berbasis elektronik di berbagai bidang pelayanan, termasuk dalam pelayanan pendidikan.

Konsekuensi dari kebijakan seperti itu adalah banyak pekerjaan dapat hilang dan bermunculan banyak pekerjaan baru. Oleh karena itu, tambah Alex, KemenPAN-RB pada dua-tiga tahun ke depan akan lebih fokus pada perubahan mindset dan perilaku, termasuk pengembangan skill.

Dalam pemaparannya, ia juga mengomentari ASN yang memilih menjadi ASN, karena agar lebih santai, bisa dapat pensiun. Banyak juga ASN berpikir bahwa kementerian tidak akan bubar, oleh karena itu ASN tidak akan kena PHK.

Baca Juga: Guru Penggerak Dan Kinerja Perubahan; Sebuah Roadmap

“Jika sejak dari masuk menjadi ASN, mereka berpikir seperti itu maka, etos kerja yang muncul dari ASN adalah bekerja secukupnya saja. Mentalitas seperti ini menular, karena ASN yang bekerja dengan baik akan membandingkan,” lanjut Alex.

ASN yang bekerja maksimal dihargai dengan penghargaan yang sama. Situasi ini jelas merusak iklim kerja di birokrasi pemerintahan dan lembaga-lembaga yang dikelola oleh pemerintah seperti pada sekolah-sekolah negeri.

Di akhir pemaparannya, Alex menandaskan bahwa jika masyarakat membayar pajak untuk menggaji ASN, tapi ASN bekerja alakadarnya, ini menyebabkan pelayanan yang diperoleh masyarakat dari ASN tidak maksimal. Ini tidak adil.

Ini menggambarkan bahwa perubahan mindset dan peningkatan skill menjadi suatu keharusan bagi para ASN agar lebih mampu beradaptasi, lebih produktif dan maksimal dalam melayani masyarakat. Ayo berubah, jika tidak mau tersapu oleh gelombang perubahan.

Foto: kumparan.com

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of