Urgensi Enam Literasi Dasar bagi Siswa SMP

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Secara etimologis istilah literasi sendiri berasal dari bahasa Latin “literatus” yang artinya adalah orang yang belajar. Dalam hal ini, literasi sangat berhubungan dengan proses membaca dan menulis. Dalam perkembangannya, definisi literasi selalu berevolusi sesuai dengan tantangan zaman.

Jika dulu definisi literasi adalah kemampuan membaca dan menulis. Saat ini, istilah literasi sudah mulai digunakan dalam arti yang lebih luas. Dan sudah merambah pada praktik kultural yang berkaitan dengan persoalan sosial dan politik.

Definisi baru dari literasi menunjukkan paradigma baru dalam upaya memaknai literasi dan pembelajarannya. Kini ungkapan literasi memiliki banyak variasi, seperti literasi media, literasi komputer, literasi sains, literasi sekolah, dan lain sebagainya.

Hakikat ber-literasi secara kritis dalam masyarakat demokratis diringkas dalam lima verba: memahami, melibati, menggunakan, menganalisis, dan mentransformasi teks. Kesemuanya merujuk pada kompetensi atau kemampuan yang lebih dari sekedar kemampuan membaca dan menulis.

Baca Juga : Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Dan Numerasi Bagi Siswa

Dewasa ini sebagai pelajar SMP di Indonesia anak-anak diisiapkan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.  Generasi ini harus membekali diri dengan berbagai keterampilan dan pengetahuan utamanya yaitu dengan literasi dasar.

Gerakan Literasi Nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan terdapat 6 literasi dasar yang wajib dimiliki siswa. Berikut adalah penjelasan 6 literasi dasar yang wajib dimiliki siswa SMP.

Literasi Baca-Tulis

Literasi baca tulis adalah ibu dari literasi-literasi lainnya. Literasi ini menjadi payung dari literasi yang lain. Awalnya memang literasi hanya fokus pada kegiatan membaca dan menulis, namun setelah diteliti kembali, ternyata pengertiannya jadi lebih luas.

Dikutip dari Materi Pendukung Literasi Baca Tulis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dalam Deklarasi UNESCO, literasi ini juga terkait dengan kemampuan untuk mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisasi, menggunakan dan mengomunikasikan informasi untuk mengatasi bermacam-macam persoalan.

Literasi Numerasi

Literasi numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk   menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : Urgensi Literasi, Numerasi Dan Pendidikan Karakter Dalam Mendidik Siswa

Literasi numerasi juga terkait kemampuan menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, table, bagan), lalu menggunakan interpretasi hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil keputusan.

Literasi Sains

Literasi sains merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan pengetahuan ilmiah dan prosesnya, tetapi ia tidak sekadar memahami alam semesta, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan menggunakannya.

Literasi sains diartikan pula sebagai pengetahuan tentang apa yang termasuk sains, kandungan isi sains, dan kemampuan untuk membedakan sains dari nonsains.

Literasi Finansial

Literasi finansial yaitu kemampuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan konsep dan risiko. Selain itu keterampilan agar dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial.

Literasi Kebudayaan dan Kewargaan

Literasi kebudayaan adalah kemampuan dalam memahami dan bersikap toleransi terhadap kebudayaan Indonesia. Sedangkan literasi kewargaan adalah kemampuan dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Baca Juga : Literasi Sekolah Upaya Membangun Pembiasaan

Jika dikolaborasikan, literasi ini berarti kemamampuan individu dan masyarakat dalam bersikap terhadap lingkungan sosialnya.

Literasi Digital

Literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat, dan mengomunikasikan konten/informasi, dengan kecakapan kognitif maupun teknikal.

Ada banyak model kerangka untuk literasi digital yang dapat dijumpai di internet, dengan ragam nama dan bentuk. Setiap model memiliki keunikan dan keunggulannya masing-masing.

Setiap individu perlu memahami bahwa literasi digital merupakan hal penting yang dibutuhkan untuk dapat berpartisipasi di dunia modern sekarang ini. Literasi digital sama pentingnya dengan membaca, menulis, berhitung, dan disiplin ilmu lainnya.

Pemahaman yang baik terkait enam literasi ini memungkinkan siswa dapat bersaing di era ini.

Foto:theconversation.com

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of