Vaksinasi untuk Guru dan Dosen Sudah Dimulai, Ini Jadwalnya

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – Setelah selesai proses vaksin prioritas pertama, tenaga kesehatan, pemerintah merencanakan untuk menyelenggarakan proses vaksinasi tahap kedua. Pada tahap kedua ini, pemerintah menyiapkan jumlah vaksin untuk disuntikkan pada 38.515.446 orang pekerja publik.

Ada 5.057.582 guru, tenaga pendidikan, dan dosen yang rencananya termasuk dalam pekerja publik yang ikut mendapatkan suntikan vaksin pada tahap kedua ini. Vaksinasi tersebut akan dilakukan  hari ini, Rabu 24 Februari 2021.

Rencana tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Hendarman, seperti dikutip oleh medcom.id. “Rencananya seperti itu, akan ada vaksinasi untuk guru dan pendidik pada Rabu, 24 Februari 2021,”jelas Hendarman.

Baca Juga: Ini Skenario Pemberian Vaksin, Guru Dan Dosen Masuk Dalam Skenario Yang Mana?

Menurut Hendarman, pihaknya tengah melakukan rapat terkait pemberian vaksin tersebut. Belum ditentukan guru dari kota mana saja yang akan menerima vaksin lebih dahulu.

Terkait akan dimulai dari daerah mana, dalam Webinar Series Tim Advokasi Vaksinasi, pada Minggu, 21 Februari 2021, jurubicara vaksinasi covid-19 Kementrian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, menyatakan vaksinasi untuk guru dan dosen akan dimulai dari Jakarta.

Nadia menjelaskan, Ibu kota diprioritaskan untuk menyelesaikan vaksin satu kluster wilayah. Selanjutnya, pengaturan vaksin tahap kedua tersebut akan dilakukan oleh dinas kesehatan di daerahnya masing-masing.

Jumlah pada masing-masing daerah ditentukan berdasarkan stock vaksin yang diterima oleh masing-masing daerah.

Nadia menegaskan bahwa meskipun dalam keterbatasan stock vaksin, pemerintah tetap memprioritaskan guru dan dosen, agar proses belajar mengajar tatap muka, segera dapat dilaksanakan.

Hal tersebut terjadi karena pembelajaran daring dikuatirkan telah menyebabkan learning loss di kalangan pelajar.

Baca Juga: Siap Siaga Menghadapi Infeksi Coronavirus

Simpang siur informasi

Meskipun menurut jadwal pelaksanaanya hari ini namun, informasi tentang vaksinasi di kalangan guru masih simpang siur. Tidak semua organisasi guru mendapat sosialisasi tentang vaksinasi ini.

Seperti dilansir pada laman medcom.id, sejumlah guru yang tergabung dalam organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengetahui bakal disuntik vaksin pada Rabu, 24 februari 2021, atas inisiasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Memang rencananya besok vaksin tenaga pendidikan dan guru”, kata anggota PGRI Basyarudin Thayib. Namun Kepala SMA Plus PGRI Cibinong ini tidak tahu persis berapa banyak guru yang divaksin pada kesempatan tersebut.

Ia juga tidak tahu apakah program vaksinasi ini juga, turut diberikan pada organisasi guru yang lain.

Hal ini dijawab oleh Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriawan Salim. Ia mengatakan, tidak semua organisasi guru mendapat undangan vaksinasi dari Kemendikbud, termasuk organisasi yang ia pimpin.

Bahkan menurutnya, di Jakarta tidak ada sosialisasi mengenai pemberian vaksin bagi guru ini. Menurut Satriawan, ini juga terjadi di daerah.

Baca Juga: Kapan Vaksin Covid-19 Ditemukan Menurut Bill Gates?

Padahal menurutnya, semua organisasi guru harusnya mendapat sosialisasi tentang program vaksin ini. Satriawan Salim menegaskan harusnya Kemendikbud tidak ‘tebang pilih’ dalam sosialisasi.

Kita berharap meskipun proses sosialisasi dilakukan tidak melibatkan semua organisasi yang mengurusi guru, namun dalam pelaksanaan vaksinasinya  melibatkan semua guru agar rencana pembelajaran tatap mukanya lebih siap dilaksanakan.

Kuncinya ada pada koordinasi yang lebih baik antara Kementrian Pendidikan dan jajarannya, Kementrian Kesehatan dan jajarannya hingga ke daerah-daerah. Mari ngurusin guru lebih baik lagi.

Foto: jawapos.com

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of