Peran Keluarga dalam Membangun Motivasi Anak untuk Bertumbuh

Family Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com: Keluarga merupakan sebuah kata yang memiliki makna yang berbeda. Banyak orang yang memiliki pemikiran sendiri untuk mendefinisakan mengenai arti keluarga. Bahkan, di dalam aspek ekonomi, budaya, dan sosial, “keluarga” tentu saja memiliki arti yang berbeda-beda.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa pengertian keluarga secara umum adalah kelompok sosial yang mendasar dalam masyarakat yang umumnya terdiri dari satu atau dua orang tua dan anak-anak mereka.

Orang-orang yang tergabung dalam satu keluarga ini umumnya memiliki komitmen jangka panjang satu sama lain dan sebagian besar tinggal dalam satu atap bersama-sama.

Sejak lahir seorang anak sudah memiliki naluri untuk belajar. Hal ini dikarenakan manusia lahir dengan keterbatasan dan ketidaktahuan. Seiring berjalannya waktu, anak akan beradaptasi dengan lingkungan baru. Seiring bertambahnya usia, anak terus belajar dari lingkungan sekitar dan orang terdekat seperti keluarga.

Baca juga: Pentingnya Komunikasi Dalam Keluarga

Keluarga/ orangtua berfungsi untuk memastikan bahwa anaknya berkembang sehat dan aman, memberikan sarana dan prasana untuk mengembangkan kemampuan sebagai bekal di kehidupan sosial, serta sebagai media dalam menanamkan nilai sosial dan budaya sedini mungkin. Orangtua memberikan kasih sayang, penerimaan, penghargaan, pengakuan, dan arahan kepada anaknya.

Hubungan antara orangtua dan anak sangat penting untuk membangun kepercayaan terhadap orang lain dan diri sendiri. Selain itu juga dapat membantu perkembangan sosial, emosional, dan kognitif pada anak.

Penelitian menyebutkan bahwa hubungan antara orangtua dan anak yang hangat, terbuka, dan komunikatif akan meningkatkan rasa percaya diri dan juga performa di sekolah maupun lingkungan masyarakat. Selain itu anak akan lebih terhindar dari hal-hal negatif seperti, depresi dan penggunaan narkoba.

Upaya memfasilitasi pendidikan anak di luar lingkungan keluarga bukan berarti orang tua lepas tanggung jawab terhadap anaknya. Belajar waktu masih bayi hingga bisa berjalan, merangkak dan berbicara tentu berbeda dengan belajar pada saat anak sudah menempuh pendidikan di sekolah.

Hal ini dikarenakan apa yang dipelajari saat kecil adalah hal-hal yang bersifat naluriah atau memang diciptakan seperti itu adanya, sedangkan hal-hal yang dipelajari pada saat sudah menempuh pendidikan di sekolah adalah hal-hal yang lebih rumit dan membutuhkan dorongan-dorongan lain yang disebut motivasi.

Pentingnya keluarga  memotivasi anaknya sebagai dorongan atau semangat untuk mencapai tujuan yang diinginkan.  Mungkin sebagian dari keluarga  berpikir bahwa hanya tugas gurulah yang mengajar dan mendidik serta memotivasi anak didiknya dan bukan tugas keluarga  dirumah. Justru pikiran seperti itulah yang harus dihilangkan.

Karena proses pembelajaran tidak hanya di sekolah saja dan tidak hanya dididik oleh guru saja, melainkan di keluarga juga harus  mendidik, menuntun, dan memberi motivasi kepada anaknnya agar mereka lebih semangat dalam melaksanakan kewajibannya yaitu belajar. Karena pada era milenial ini siswa lebih mementingkan bermain gadget dibandingkan membaca buku dan belajar.

Padahal gadget tidak hanya berdampak positif saja, namun gadged bisa berdampak negatif pada anak khususnya pelajar.  Peristiwa ini sangat disayangkan. Dengan demikian dukungan terpenting bahkan dari keluarga  karena anak lebih sering bertatap muka dengan keluarganya dibanding dengan guru yang hanya disekolah saja.

Baca juga: Menjaga Keharmonisan Keluarga

Keluarga yang paling dekat dengan anak dan yang bisa memahami sifat anaknya. Bagi siswa atau anak di sekolah dasar yang memang tingkatannya masih di dasar dan belum bisa berpikir secara kritis, yang mana siswa di sekolah dasar ini harus lebih diberi masukan atau dorongan yang positif khususnya dari orangtuanya.

Selain motivasi, orangtua juga sebaiknya memberikan fasilitas yang dibutuhkan anaknya agar dapat menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga tingkat keberhasilan belajarnya lebih optimal

sumber foto: jagad.id

Sebarkan Artikel Ini:

1
Leave a Reply

avatar
1 Discussion threads
0 Thread replies
0 Pengikut
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Edih Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Edih
Guest
Edih

Yaaa sangat baik sekali..terkadang sebagai orang tua sy sendiri kurang memahami anak tapi alahamdulillah sejauh ini masih sangat baik