Tiga Tahun Depoedu Menjadi Infrastruktur Penunjang Karir Guru Sebagai Karir Profesional

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Pengantar Edisi Ulang Tahun ke-3 Depoedu.com dan Ulang Tahun ke-1 Eposdigi.com

Sejak Jumat 24 hingga Selasa, 28 Juli 2020, redaksi Depoedu.com dan Eposdigi.com menurunkan tulisan berturut-turut untuk mensyukuri serta merayakan tiga tahun Depoedu.com dan satu tahun Eposdigi.com menjumpai Pembaca.

Kami mengundang pembaca untuk bersama kami merayakan peristiwa ini dengan menulis komentar berupa ucapan selamat, refleksi, usul, atau saran untuk perbaikan Depoedu.com maupun Eposdigi.com ke depan, pada kolom komentar.

Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan, atas sinergi yang selama ini terjadi sehingga, Depoedu.com dan Eposdigi.com dapat  terus terbit hingga hari ini. Selamat membaca.

Depoedu.com – Hari ini, 28 Juli, tiga tahun yang lalu, Depoedu.com di-launching dalam sebuah pertemuan sederhana dihadiri oleh para pendiri, developer, dan para wartawan. Pertemuan ini menjadi pertemuan puncak setelah sebelumnya didahului pertemuan-pertemuan persiapan.

Gembira karena media yang tadinya cuma ada dalam bayangan, kini sudah nyata ada, bisa dilihat, bisa dibaca. Di samping itu. kami juga was-was membayangkan tantangan, karena ketika itu, yang kami punya memang cuma cita-cita dan semangat. Depoedu.com memang dari awal tidak didukung modal yang memadai.

Depoedu.com didukung oleh semua kami, yang memang terus punya kesediaan untuk menulis, itupun lebih sebagai kesediaan untuk belajar menulis.

Padahal, cita-cita kami adalah menghasilkan tulisan yang bermutu, sebagai pengejawantahan tag line “pendidikan bermutu di ujung jari”.

Baca Juga : Menulis Menjadikanmu Abadi

Tidak hanya itu, cita-cita besar kami yang lain adalah kami ingin menginspirasi guru, orang tua, dan para pengelola pendidikan, untuk mendidik lebih baik. untuk mencapai ini, kami benar-benar mulai dari nol. Oleh karena itu, perjuangannya luar biasa.

Cita cita yang tidak mudah dicapai

Mencapai cita-cita ini tentu saja bukan hal yang mudah. Karena Depoedu.com tidak punya pekerja penuh waktu. Semua pekerjanya adalah pekerja paruh waktu yang menjalakan depoedu.com di sela-sela kesibukan masing-masing bekerja.

Oleh karena itu, mencapai usia tiga tahun hari ini, dengan pencapaian seperti, setiap hari dapat menjumpai pembaca tanpa jeda, dan selalu dengan isi yang baru, bagi kami sungguh pencapaian luar biasa.

Namun sebagai media baru, tetap saja masih banyak pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan. Misalnya bagaimana mempertahankan konsistensi penulis. Bagaimana menjaring penulis-penulis baru. Bagaimana meningkatkan dan mempertahankan jumlah pembaca.

Terkait konsistensi penulis dan jumlah penulis, seiring meluasnya wilayah edar Depoedu.com, penulis baru pun bermunculan. Namun tetap jadi persoalan serius adalah bagaimana agar penulis-penulis tersebut tetap bertahan menulis untuk Depoedu.com.

Upaya meraih jumlah pembaca baru, dan mempertahankan jumlah pembaca yang sudah ada, ini terkait masalah minat baca. Maka mempertahankan jumlah pembaca merupakan pekerjaan besar yang pemecahannya memerlukan pendekatan yang lebih sistematis dan struktural, karena masalah ini merupakan masalah dengan spektrum yang luas.

Baca Juga : Depoedu.com, “Jembatan” Bagi Penulis dan Pembaca

Karena masalah minat baca, sudah berkali-kali saya dikomplain, bahkan dikeluarkan dari group whatsapp, karena saya rutin mengirimkan konten dari Depoedu.com pada group tersebut. Tampaknya ia merasa terganggu jika tiap pagi konten Depoedu.com dikirim pada group tersebut.

Namun saya juga terhibur karena setelah dikeluarkan admin, pembaca lain pada group tersebut meminta agar saya dimasukkan kembali ke dalam group, karena banyak anggota lain merasakan manfaat dari membaca konten Depoedu.com.

Dari situasi ini saya meyakini bahwa satu-satunya cara untuk mempertahankan dan meraih jumlah pembaca yang baru adalah dengan menaikkan mutu tulisan Depoedu.com. Tulisan yang bermutu adalah tulisan yang enak dibaca, ringan, up to date, dan issuenya adalah issue yang terkait dengan kebutuhan dan minat pembaca.

Seiring berjalannya waktu, jumlah pembaca kita cenderung meningkat. Namun jumlah pembaca ini oleh Google dikategorikan sebagai pembaca yang tidak bermutu, karena mereka bukan pembaca yang membaca dengan mencari di mesin pencarian Google.

Belakangan bahkan, jumlah pembaca agak menurun, setelah kami mengupayakan penambahan jumlah pembaca organic. Pembaca organic adalah mereka yang membaca melalui aktivitas pencarian di mesin pencarian Google.

Baca Juga : Depoedu.com Portal Pilihan untuk Kemajuan Pendidikan

Kami belajar bahwa mendorong penambahan jumlah pembaca organic melalui search engine optimize (SEO), bukan merupakan pekerjaan yang mudah pula. Namun saat ini, dalam hal perkembangan jumlah pembaca organic, Depoedu.com telah menunjukkan perkembangan yang mengembirakan.

Dilihat dari banyak sisi, meskipun ada banyak masalah dan tantangan, namun tetap saja ada perkembangan yang menggembirakan. Beberapa penulis mengunakan tulisannya di Depoedu.com sebagai portofolio dalam mengajukan kenaikan pangkat dan memenuhi persyaratan sebagai karya tulis.

Depoedu.com dengan demikian menjadi infrastruktur penting dan satu satunya yang menunjang profesi guru sebagai jabatan profesional. Pada profesi yang lain, kehadiran infrastruktur penunjang untuk bertukar pikiran dan saling belajar telah menjadi budaya.

Ini adalah salah satu kelalaian pemerintah dalam upaya pengembangan profesi guru. Guru didorong menjadi pekerjaan profesional tetapi tidak dilengkapi dengan infrastruktur penunjang.

Capaian penting lainnya terkait salah satu tujuan awal dari pendirian Depoedu.com. Tujuan Depoedu.com didirikan adalah menginspirasi guru, orang tua, dan para pengelola sekolah, untuk mendidik lebih baik. Sejak tahun kedua usia Depoedu.com, pembaca terinspirasi sudah mulai terasa. Misalnya seperti dikatakan dalam testimoni-testimoni berikut ini.

Testimoni Pembaca

“Depoedu.com adalah partner belajar dan pembelajar. Artikel-artikelnya kerap membuka mata dan memberikan pencerahan. Maju terus Depoedu.com, terus dukung perkembangan pendidikan Indonesia”. Ini adalah testimoni dari Arnette Harjanto. Arnette adalah ibu dua anak dan staf pada Universitas Atma Jaya Jakarta.

Testimoni lain berasal dari Paul Ludwig, staf pengajar pada SMAK Ipeka Puri, “Secara jujur saya mengatakan bahwa Depoedu.com luar biasa istimewa, karena konsisten menyajikan berita seputar pendidikan yang bisa menginspirasi banyak orang. Artikel-artikelnya sangat menggugah dan menginspirasi.”

Testimoni berikutnya dituturkan oleh Rita Riani, M.Th. Menurutnya, saat ini portal berita bertebaran di mana-mana. Namun, portal dengan muatan yang sarat edukasi, langka ditemui. Depoedu.com hadir menjadi alternatif media yang mengedepankan informasi berimbang dengan muatan pengetahuan baik dan bermanfaat.

Baca Juga : Memberi Pengetahuan Bagi Generasi Bangsa

“Secara pribadi, sebagai pendidik dan ibu rumah tangga, saya merasakan dampak positif dengan hadirnya Depoedu.com, dalam sajian beritanya setiap hari. Cakrawala saya menjadi luas dalam memandang dan menyikapi keadaan sekitar. Doa saya semoga Depoedu.com terus berkembang dan menjadi berkat bagi dunia pendidikan di Indonesia”, harap pendidik dan ibu tiga remaja ini.

Testimoni ini mudah-mudahan mewakili sangat banyak pembaca Depoedu.com sekarang. Ini tentu saja sesuatu yang menggembirakan, dan oleh karena itu menjadi pemompa semangat bagi kami untuk terus bertahan dalam menghadapi masalah demi masalah.

Selain itu, tentu saja kami terus mengharapkan dukungan dari para penulis, pembaca; orang tua, guru, dan para pengelola pendidikan. Mari kita sama-sama mendorong tumbuhnya  literasi pendidikan melalui Depoedu.com. Mari kita saling menginspirasi untuk mendidik lebih baik lagi.

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca Juga:Tiga Tahun Depoedu Menjadi Infrastruktur Penunjang Karir Guru Sebagai Karir Profesional […]