Carolina Noge, Peduli Pendidikan

Tokoh
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – FINALIS Puteri Indonesia 2015 asal Prov. Nusa Tenggara Timur, Carolina Noge mengatakan tidak ada cara lain untuk meningkatkan sumber daya manusia ( SDM) kecuali melalui dunia pendidikan. Untuk itu semua orang yang berkehendak baik diajak untuk ikut peduli terhadap pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata Acncop yang berada di lokasi Likotuden, Kec. Demon Pagong, Kab. Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Carolina hadir, belum lama ini di Gedung The Breeze , Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan untuk memberikan motivasi serta menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke SMK Ancop, sebuah lembaga pendidikan pariwisata yang didirikan tiga tahun silam oleh Couple for Christ ( CFC) Indonesia yang dipimpin oleh Alex Gosyanto. Carolina hadir dalam acara Global Walk Run 5 km, 10 km dan walk 5 km yang dimulai dan finish di The Breeze untuk mengumpulkan dana bantuan pendidikan di SMK Ancop Larantuka, Flores.

Gadis cantik kelahiran Jakarta, 22 Maret 1994 ini mengatakan ketika berkunjung ke sekolah itu bersama Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, ia merasa kagum luar biasa karena seluruh peserta didik menyambut kehadiran rombongan gubernur NTT dengan sangat ramah, bahkan menjamu makan bersama dan yang luar biasa seluruh rangkaian acara dilakukan dalam bahasa Inggris.

“Menurut saya sekolah itu layak jadi contoh sekolah pariwisata di Flores dan NTT pada umumnya,’’ kata Carolina yang kini bekerja di NTT sebagai bukti kecintaan berbakti kepada tanah kelahiran orangtuanya.

Menurut alumni Universitas Pajajaran Bandung, 2016 ini, berada di tempat jauh dari pusat Negara kestuan RI tidak membuat perasaan minder. Justru melalui tempaan pendidikan yang mumpuni, setiap orang bisa tampil percaya diri menjadi “terang’ bagi orang lain.

SMK Pariwisata Ancop didirikan tiga tahun silam atas inisiatif Mgr. Frans Kopong Kung ( kini Uskup Larantuka. Gedung itu dibangun atas persembahan kasih CFC Indonesia. Tahun 2020 pendidikan ini akan meluluskan angatan pertama. Saat ini sebanyak 24 siswa siswi sedang melakukan praktik pengalaman lapangan (PPL) di sejumlah hotel dan kantor di Jakarta.

Menurut Carolina kepedulian peserta “Global Walk “terhadap dunia pendidikan SMK Parwisata Ancop menjadi wujud belarasa bagi warga yang selama ini tidak memiliki akses mendapatkan pendidikan yang baik.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of