Depoedu.com-Kemajuan teknologi begitu cepat dan pesat saat ini telah memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan segala bentuk aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengakses segala informasi dengan cepat.
Kemajuan teknologi ini juga memberikan pengaruh signifikan terhadap tatanan kehidupan keluarga dan masyarakat. Dengan kemajuan teknologi di era digital ini tentunya harus kita sikapi secara bijak dan tepat, agar dapat memberikan manfaat bagi keluarga terutama dalam mendidik anak.
Di era digital ini tidak bisa kita pungkiri bahwa kemajuan teknologi saat ini terutama berbasis internet memberikan dampak positif dan bisa juga berdampak negatif untuk perkembangan anak-anak.
Di mana media teknologi bisa melalui laptop, gadget, komputer, tablet dan lain sebagainya yang dapat memberikan kemudahan kepada anak untuk mengakses informasi melalui internet di manapun dan kapanpun. Pada titik ini pembentukan karakter anak menjadi sebuah keharusan.
Pendampigan anak harus bersifat multilevel dan multi-channel karena tidak mungkin hanya dilaksanakan oleh satu lembaga pendidikan, tetapi juga oleh lembaga pendidikan lain seperti keluarga dan masyarakat.
Pembentukan karakter perlu keteladanan, perilaku nyata dalam setting kehidupan otentik dan tidak bisa dibangun secara instan.
Baca juga : Sukses Merintis Karier Lewat Pengembangan Hard Skill Dan Soft Skill
Usia dini merupakan masa persiapan untuk sekolah yang sesungguhnya, maka pembentukan karakter yang baik di usia dini merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan.
Pembentukan karakter sejak usia dini sangat penting agar anak memiliki mental yang tangguh saat menghadapi tantangan, perubahan dan situasi tertentu di masa akan datang.
Keberhasilan pengembangan karakter dalam pendidikan anak usia dini dapat diketahui dari perilaku sehari-hari yang tampak pada setiap aktivitas berikut: 1) kesabaran, 2) kesadaran, 3) kejujuran, 4) keikhlasan, 5) kesederhanaan, 6) kemandirian, 7) kepedulian, 8) kebebasan dalam bertindak, 9) kecermatan/ ketelitian, 10) komitmen, 11) mematuhi peraturan, dan 12) menghargai hak dan kewajiban.
Anak-anak era generasi digital menjadi sangat cepat beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi. Karenanya orang tua menghadapi banyak tantangan dalam membesarkan dan mengasuh anak-anak di era seperti sekarang.
Karakter tidak bisa diajarkan dengan pendekatan teori untuk anak-anak, tetapi harus diajarkan dengan perilaku dan contoh perbuatan. Berbeda dari generasi sebelumnya, keluarga (orang tua) milenial justru bukan tipe orang tua yang terlalu mengekang anak.
Baca juga : Menulis Karya Ilmiah Menjadi Syarat Kelulusan Murid Kelas VI SD Di Lumajang. Perlukah?
Orang tua milenial mengutamakan pendekatan yang membangun sikap responsif anak tanpa intimidasi. Hal ini juga merupakan dampak dari perubahan dunia yang menekankan pentingnya sikap keterbukaan.
Orang tua milenial juga mementingkan sikap empati, hal yang sekarang jauh lebih berkembang di dunia. Keluarga memiliki peranan penting dalam pendidikan anak tidak terkecuali pada keluarga millenial, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Secara langsung orang tua dapat mendampingi dan membimbing anak belajar dan berinteraksi dan secara tidak langsung orang tua menyediakan fasilitas-fasilitas yang mendukung pendidikan anak, penyediaan sarana dan prasarana, pemilihan pendidikan, pemberian kasih sayang, serta bentuk dukungan lainnya.
Melalui pendampingan orang tua kepada anak saat menggunakan gadget tentunya dapat meningkatkan peran keluarga dalam mendidik anak di era digital.
Karena tentunya kita mengharapkan kemajuan teknologi saat ini dapat bermanfaat bagi anak, baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir serta pembentukan mental anak.
Foto:Finasialku

[…] Baca juga : Urgensi Pendidikan Karakter Anak Di Era Digital […]