Depoedu.com – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah mengeluarkan jaswal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2022. Seperti tahun-tahun sebelumnya, jalur ini adalah jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri berasarkan nilai raport.
Jalur SNMPTN telah dibuka LTMPT pada Rabu, 1 Desember 2021. Dimulai dengan sosialisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). PDSS berisi rekaman jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa sejak kelas X semester pertama.
Syarat yang harus dipenuhi sekolah
Pengisian PDSS dilakukan oleh sekolah dan yang bertanggung jawab dalam proses tersbut adalah kepala sekolah. Sekolah yang mengikuti jalur SNMPTN dan mengisi PDSS adalah sekolah yang menerapkan kurikulum nasional.
Syarat lain yang harus dipenuhi sekolah adalah sekolah yang mengikuti SNMPTN baik SMA maupun SMK harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
Baca Juga: Para Ketua OSIS SMA/MA, Rebut Peluang Masuk Tanpa Tes Di Enam Universitas Negeri Ini!
Bagaimana peluang sekolah?
Besarnya peluang untuk mendaftar bagi sekolah-sekolah berbeda-beda, tergantung padda hasil akreditasinya. SMA atau SMK dengan akreditasi A memiliki peluang untuk mendaftarkan hingga 40% siswa terbaiknya pada jalur ini.
Sedangkan sekolah dengan akreditasi B, memiliki peluang untuk mendaftarkan 25% murid terbaiknya. Selanjutnya, SMA/SMK dengan akreditasi C, memiliki peluang mendaftarkan 5% murid terbaiknya di jalur SNMPTN.
Apa syarat yang harus dipenuhi peserta?
Tidak semua murid yang saat ini duduk di kelas XII memenuhi persaratan mendaftar. Murid yang mendaftar harus memenuhi dua persaratan utama yaitu murid SMA/SMK kelas XII tahun 2022 dan memiliki prestasi unggul secara akademik maupun non akademik.
Selain itu, murid kelas XII tersebut, memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PDSS. Selain persyaratan tersebut, persyaratan lainnya adalah nilai murid tersebut sejak semester 1 sampai semester 5, telah diisi di PDSS. Bagi peserta didik program studi olah raga dan seni, wajib menggugah portofolio.
Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Tahun Kuliah 2020-2021, Dibuka 21 Februari 2020
Berapa program studi yang bisa dipilih
Tentang jumlah program studi, para murid bisa memilih dua (2) program studi di satu atau dua perguruan tinggi negeri. Apabila memilih dua program studi, maka salah satu pilihan program studi tersbut harus berada di propinsi yang sama dengan SMA/SMK asal.
Jika hanya memilih satu program studi saja maka, dapat memilih PTN yang ada di propinsi manapun. Murid disarankan untuk tidak memilih lintas minat.
Jadwal lengkap SNMPTN 2022
Berikut ini jadwal lengkap SNMPTN tahun 2022 yang harus diketahui oleh sekolah:
- Sosialisasi PDSS: 1 Desember 2021-8 Februari 2022
- Pengumuman Kuota: 28 Desember 2021
- Layanan sanggahan kuota SNMPTN: 17 Januari 2022 (paling lambat)
- Sosialisasi SNMPTN: 1 Desember 2021 – 28 Februari 2022
- Peluncuran penerimaan kegiatan mahasiswa baru: 4 Januari 2022
- Penetapan murid yang memenuhi persyaratan: 4 Januari 2022-8 Februari 2022
- Pengisian PDSS: 08 Januari 2022-08 Februari 2022
- Pendaftaran SNMPTN: 29 Maret 2022
- Pembuatan akun LTMPTl 4 Januari 2022-15 Februari 2022
Semua jadwal tersebut di atas berakhir atau ditutup pada pukul 15:00 WIB.
Itulah jadwal dan berbagai hal tentang SNMPTN. Pastikan kuota sekolahmu sesuai dengan hasil akreditasi sekolahmu. Pastikan pengisian PDSS dilakukan dengan benar.
Baca Juga: Ini Syarat, Jadwal Dan Alur Pendaftaran, Beasiswa SEA
Pastikan semua murid dengan presetasi akademik terbaik menggunakan jalur masuk SNMPTN ini. Selamat mendaftar dan semoga berhasil.
Foto : surabaya.ayoindonesia.com

[…] Baca Juga: Jadwal SNMPTN 2022 Telah Dibuka, Ayo Bersiap! Jangan Sampai Terlambat Mendaftar. […]