Ujian Sekolah Tertib, Kondusif dan Aman di SMP Negeri 1 Rawalo

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com- Ujian Sekolah merupakan penilaian akhir semester yang akan dilalui oleh peserta didik atas usahanya dalam belajar.  Setelah mengikuti proses belajar untuk seluruh mata pelajaran melalui sistem daring, akhirnya peserta didik menempuh Ujian Sekolah. 

Setahun lebih wabah Covid-19 telah merajalela hingga membuat gaduh dan menghambat beberapa kegiatan. Salah satunya adalah kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dan digantikan dengan pembelajaran secara online atau daring. 

Oleh karena itu, anak- anak harus multiperan saat berada di rumah, yakni menjalani status sebagai anak sesuai dengan tugas perkembangan dan status sebagai seorang pelajar. 

Pembelajaran Online pun menuai pro dan kontra. Banyak yang bertanya tentang keefektifannya. Hingga pada akhirnya, peserta didik pun tetap diuji atas hasil belajar selama ini dengan disuguhkan Ujian Sekolah, termasuk salah satu sekolah yang ada di Cilacap, yakni SMP Negeri 1 Rawalo.

Baca juga: Polemik Terkait Soal Ujian SMPN 250 Cipete, Jakarta Selatan; Mengapa Kejadian Seperti Ini Selalu Terulang?

SMP Negeri 1 Rawalo dengan program Adiwiyata ini terletak di Kabupaten Rawalo Jalan Jendral Soedirman dan sudah terakreditasi A. Ujian sekolah kelas IX berlangsung selama 7 hari dimulai pada tanggal 22 April 2021 – 29 April 2021. 

Per hari, peserta didik mengerjakan soal dengan 2 mata pelajaran yang dibagi dari jam 08.00 sampai jam 12.00. Peserta didik diberi waktu istirahat hanya 15 menit guna meminimalisir  adanya kerumunan.

SMP 1 Rawalo sangat memperhatikan protokol kesehatan, sesuai anjuran pemerintah. Kebanyakan peserta didik berangkat ke sekolah diantar oleh orang tua dan   beberapa yang lain menggunakan sepeda. Setelah itu peserta didik wajib mencuci tangan dengan sabun yang sudah disediakan oleh sekolah. 

Pengecekan suhu tubuh setiap harinya dicatat. Syukur Alhamdulillah seluruh peserta didik kelas IX,  tidak ada yang suhu tubuhnya melebihi batas normal (36,5℃ – 37,5℃) dan memenuhi syarat untuk bisa masuk ke ruang ujian masing-masing. 

Para guru SMP N 1 Rawalo sangat memperhatikan kondisi kesehatan peserta didik dan komunikatif dengan wali murid. Terdapat 2 peserta didik yang tidak bisa melaksanakan Ujian Sekolah dikarenakan sakit. 

Agar bisa tetap mengikuti ujian, dua orang guru kemudian diutus untuk menuju rumah peserta didik tersebut agar bisa mengawasi mereka  dalam mengerjakan soal-soal ujian. 

Guru-guru pun tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan upaya menggunakan masker secara tepat,, rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak. 

Teknik pelaksanaan Ujian Sekolah di SMP 1 Rawalo menggunakan sistem setengah online dan offline. Cara mengerjakan ujian dengan menginput nama, kelas, dan token yang dibuat oleh sekolah melalui aplikasi UJIANKU. Aplikasi tersebut sudah di-setting oleh petugas operator ujian sekolah, dan soal ujian akan muncul secara otomatis. 

Baca juga: Alumni SMA Candle Tree Yang Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Terbanyak Masuk Universitas Indonesia Dan Institut Teknologi Bandung

Peserta didik mengisi lembar jawab di kertas yang sudah disediakan dan mengklik jawaban yang ada di aplikasi UJIANKU. Di sinilah letak ketelitian peserta didik harus diperhatikan dalam menjawab soal ujian yakni jawaban soal ujian harus sama di kertas dengan yang di web. 

Seluruh soal ujian sekolah bertipe pilihan ganda. Peserta didik hanya perlu memilih salah satu jawaban yang benar dari tiap butir pertanyaan. Setiap ruang ujian sekolah hanya boleh ditampung oleh 12 peserta didik dan satu pengawas. Total peserta didik yang mengikuti ujian sekolah ada 224 anak. 

Dalam proses ujian, seluruh peserta didik dan pengawas menggunakan masker. Setiap ruangan disediakan hand sanitizer, dan di depan ruangan ada wastafel yangg digunakan untuk mencuci tangan. 

Usai mengerjakan ujian sekolah, peserta didik dihimbau untuk segera pulang tanpa kumpul-kumpul apalagi bergerombol dengan teman-temannya. Pelaksanaan Ujian Sekolah berjalan baik dan semua peserta didik mampu mengerjakan ujian sekolah tanpa kegaduhan dan hal-hal lainnya yang tidak diinginkan. 

Baca juga: Publik Menyayangkan, Mahkamah Agung Membatalkan SKB Tiga Menteri Soal Seragam Sekolah

Kabar menariknya,  SMP Negeri 1 Rawalo akan membuat teknik pengelolaan limbah plastik dengan sederhana yaitu Ecobrick. Wali kelas berpesan kepada peserta didik kelas VII dan VIII untuk membawa botol plastik berisi padat plastik-plastik yang sudah tak terpakai di rumah. 

Manfaat Ecobrick salah satunya bisa menjadi bahan untuk membuat blok bangunan, seperti gapura mini, alas duduk sederhana, hiasan kelas atau dekorasi. Ecobrick di SMP N 1 Rawalo nantinya untuk mengisi kerangka besi yang sudah dipasang  di sekolah. 

Cara konvensional ini menurut saya cocok untuk memberi contoh kepada peserta didik tentang pentingnya mengurangi sampah plastik. Selain itu, peserta didik turut serta menjaga lingkungan dan diharapkan lebih mencintai lingkungan.

Sumber foto: dokumen penulis

0 0 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments