Depoedu.com-Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, SD Santo Carolus bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya menggelar kegiatan Dinamika Arek Suroboyo Hebat (DASH) pada Kamis (11/6/2026).
Kegiatan edukatif ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya.
Program DASH hadir sebagai upaya preventif untuk membekali peserta didik sejak dini dalam mencegah kenakalan remaja serta memutus rantai perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Diikuti Antusias oleh 118 Siswa
Kegiatan ini diikuti oleh 118 siswa kelas 4 dan 5 SD Santo Carolus. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif dan ramah anak.
Usia siswa kelas 4 dan 5 dinilai sebagai fase penting dalam pembentukan karakter. Pada tahap ini, anak-anak mulai belajar memahami batasan diri, menghargai perbedaan, serta membangun kemampuan untuk menyaring pengaruh negatif dari lingkungan sekitar maupun media sosial.
Melalui pendampingan fasilitator dari DP3A-PPKB Kota Surabaya, siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun cyberbullying.
Selain itu, mereka juga belajar bagaimana bersikap tegas terhadap tindakan perundungan dan berani melapor apabila melihat perilaku yang tidak baik di lingkungan sekolah.
Kolaborasi Demi Sekolah Ramah Anak
Pihak SD Santo Carolus menyambut baik kehadiran program DASH sebagai bentuk sinergi positif antara sekolah dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Program ini dinilai sejalan dengan komitmen sekolah dalam mewujudkan ekosistem Sekolah Ramah Anak (SRA) sekaligus menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila melalui pengalaman nyata.
“Kami sangat mengapresiasi program DASH dari DP3A-PPKB Kota Surabaya. Edukasi tentang pencegahan perundungan dan kenakalan remaja sangat penting diberikan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang saling menghormati, peduli, dan memiliki empati terhadap sesama,” ujar perwakilan sekolah.
Belajar melalui Dinamika Kelompok
Sesuai dengan namanya, Dinamika Arek Suroboyo Hebat, kegiatan ini tidak disampaikan secara satu arah. Para siswa diajak belajar melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, hingga simulasi kasus (role play) yang membuat suasana belajar menjadi lebih hidup dan menyenangkan.
Baca juga : Menumbuhkan Pola Pikir Kritis dalam Diri Siswa
Melalui berbagai aktivitas tersebut, siswa dilatih untuk:
- berpikir kritis,
- bekerja sama dalam tim,
- berkomunikasi dengan sehat,
- serta membangun sikap saling menghargai antar teman.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk belajar menyampaikan pendapat dan memahami pentingnya menciptakan lingkungan sosial yang positif.
Menjadi Pelopor Kebaikan
Kegiatan DASH di SD Santo Carolus menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan dalam menjaga kesehatan mental serta membangun karakter generasi muda.
Dengan bekal edukasi dan pengalaman dari kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa pengaruh positif di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka.
Mari bersama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih. Sayangi teman, stop perundungan, dan jadilah Arek Suroboyo yang Hebat!
