Depoedu,com-Meskipun tahun ajaran baru dimulai, namun banyak sekolah, terutama sekolah swasta sudah mulai membuka pendaftaran bagi murid baru. Ini berarti, orang tua yang memiliki anak usia sekolah, mulai memikirkan mendaftarkan anak di sekolah mana, terutama bagi orang tua kelas menengah ke atas.
Saat ini memang ada banyak alternatif pilihan sekolah dengan tawaran biaya pendidikan, program, kurikulum dan fasilitas pendidikan yang beragam, membuat orang tua tidak mudah memilih sekolah bagi anak, baik untuk usia taman kanak-kanak, sekolah dasar maupun untuk sekolah menengah.
Oleh karena itu, untuk mengambil keputusan, orang tua memerlukan proses tertentu, memerlukan sejumlah informasi bahkan tentang beberapa sekolah alternatif, sebelum akhirnya orang tua, memutuskan sekolah pilihan bagi anak.
Berikut ini beberapa panduan yang dapat digunakan oleh orang tua, untuk melakukan proses tersebut:
Cari informasi tentang sekolah tersebut
Ada banyak cara orang tua untuk mendapatkan informasi tentang sekolah-sekolah tersebut. Dapat bertanya kepada kenalan yang anaknya sudah bersekolah di sekolah tersebut. Usahakan tidak cuma satu orang tua, untuk mendapatkan beragam informasi.
Selain dari orang tua, informasi tetang sekolah juga dapat diperoleh dari website dan media sosial sekolah. Sekolah yang baik pasti mengelola account media sosial, mulai dari Facebook maupun Instagram. Di media sosial tersebut orang tua dapat melihat program, ragam kegiatan dan peringkat akreditasinya.
Baca juga : Media Sosial Bukan Untuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Dampaknya
Jangan lupa lihat komen orang tua pada media sosial tersebut, karena lebih menggambarkan real-nya respon orang tua terhadap program dan kegiatan-kegiatan tersebut. Jika sekolah mematikan kolom komen pada media sosial, itu dapat menjadi pertanyaan pada sesi kunjungan.
Selain itu, orang tua juga perlu mencari informasi tentang sekolah di internet, yang berasal dari liputan media online. Melalui berita dari media online, orang tua tidak hanya melihat sisi positif dari kegiatan sekolah melainkan juga masalah yang dialami sekolah.
Hubungi dan kunjungi sekolah
Sebelum mengunjungi sekolah hubungi sekolah melalui telpon. Sekolah yang baik biasanya memiliki standar merespon telpon dari luar sekolah. Jika Anda menelpon berkali-kali tetapi telpon Anda tidak diangkat, atau diangkat tapi dengan etika komunikasi yang buruk, itu salah satu pertanda sekolah itu tidak dikelola dengan baik.
Setelah itu, kunjungi sekolah bersama anak. Amati cara sekolah menerima Anda. Apakah sekolah memberikan informasi yang Anda butuhkan secara sistematis atau bahkan menyediakan informasi tertulis tentang sekolah seperti brosur. Minta gambaran tentang program yang mereka selenggarakan.
Jika sekolah dapat memberikan informasi secara sistematis, bahkan menyediakan informasi tertulis seperti brosur, ini menunjukkan bahwa sekolah cukup siap menyelenggarakan pendaftaran murid baru yang menggambarkan sekolah diurus dengan baik.
Pada saat berkunjung, lihat kebersihan sekolahnya, terutama toiletnya. Kunjungi kantin sekolahnya. Lihat kebersihan kantin dan makanan yang disediakan untuk para murid, apakah makanannya bersih dan sehat untuk anak-anak?
Baca juga : Penelitian Ilmiah Membuktikan, Faktor Inilah Yang Menyebabkan Otak Anak Menjadi Cerdas
Lihat fasilitas belajarnya; perpustakaannya, ruangan kelasnya, sistem pengawasan anaknya, lapangan olah raganya, sistem keamanan sekolahnya, fasilitas untuk kegiatan ekstra kurikulernya dan sirkulasi parkirnya.
Selain itu, amati juga bagaimana cara guru menangani para murid. Apakah para murid cukup dihargai melalui komunikasi yang asertif? Apakah Anda disapa oleh guru, atau bahkan Anda disapa oleh para murid yang berpapasan dengan Anda? Ini menggambarkan situasi pendidikan yang ada di sekolah ini.
Sempatkan juga ketemu dengan kepala sekolah. Tanyakan kualitas pendidikan guru-gurunya. Bagaimana mereka mengembangkan diri, pelatihan apa yang pernah mereka ikuti? Tanyakan juga prestasi sekolah, prestasi apa saja yang diraih sekolah.
Persiapkan Anak
Setelah berkunjung ke sekolah bersama anak, dialog dengan anak untuk mengetahui sekolah yang disukai oleh anak. Bisa jadi yang disukai oleh anak berbeda dengan yang secara rasiaonal diputuskan oleh orang tua berdasarkan informasi yang diperoleh.
Jika ada kondisi tersebut, orang tua harus dialog dengan anak hingga memutuskan opsi yang paling pas buat anak dan orang tua. Jika sudah diputuskan tinggal menyiapakan anak memasuki sekolah baru yang dipilih.
Mudah-mudahan dengan proses dan persiapan yang baik, orang tua tidak salah memilih sekolah dan anak nyaman menjalani proses, sehingga anak mengalami pertumbuhan di sekolah yang dipilih tersebut. Selamat memilih sekolah yang baik.
Foto: KlikDokter
