Apa Pesan Presiden Jokowi pada HUT ke-77 Persatuan Guru Republlik Indonesia?

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Guru adalah salah satu profesi yang sangat penting dari antara berbagai profesi, dalam upaya pemerintah membangun bangsa. Oleh karena itu, di tengah kesibukannya, Presiden menyempatkan menghadiri perayaan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Semarang belum lama ini.

Dalam pidatonya di hadapan ribuan guru, yang juga disiarkan secara daring ke seluruh Indonesia, Presiden Jokowi menyampaikan dua pesan penting yang juga menjadi prioritas perhatian dalam pembangunan pendidikan. Berikut ini dua pesan penting tesebut.

Jangan ajarkan ilmu yang usang

Pada bagian awal pidatonya, Presiden Jokowi mengatakan para guru tidak boleh mengajarkan ilmu yang sudah usang.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi mengingat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu cepatnya. Ini mengharuskan para pendidik untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Para pendidik harus terus di-update karena perkembangan sekarang ini. Perkembangan zaman ini berubah-ubah dan cepat sekali perubahannya,” jelas Jokowi.

“Jangan sampai ilmu yang sudah usang, yang sudah 30 tahun lalu, masih kita ajarkan dalam pembelajaran di kelas-kelas kita,” tegas Jokowi.

Jokowi lantas menegaskan, melalui pendidikan, pemerintah Indonesia ingin mendidik dan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Baca juga : Film Vania On Lima Street Yang Dibintangi Oleh Alexa Jeslyn Hendrawan, Siswa SD Tarakanita Bumijo, Mendapat Penghargaan Dalam Festival Film Singapore

Karena itu, ia menegaskan, generasi muda harus menguasai iptek dan menguasai keterampilan teknis yang relevan dengan perkembangan zaman.

Inilah yang mengharuskan guru untuk selalu meng-update diri dengan membaca atau mengikuti pelatihan. Saat ini informasi kan sangat banyak. Harusnya tidak sulit dilakukan. Tinggal kemauan guru untuk melakukan.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menegaskan pentingnya proses pengajaran untuk membentuk daya kritis dan kreativitas yang baik. Menurutnya hal ini memerlukan fleksibilitas guru dalam mengajar.

Ia menegaskan itulah yang hendak diupayakan dalam Program Merdeka Mengajar dan Program Guru Penggerak yang didorong oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Upayakan kesehatan mental siswa

Selain mengingatkan guru untuk tidak mengajarkan ilmu yang sudah usang, Presiden Jokowi juga menegaskan pentingnya kesehatan mental dan fisik siswa.

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa persoalan kesehatan mental siswa nampaknya sudah lama dilupakan guru.

Presiden bahkan menegaskan bahwa kedua hal tersebut sama pentingnya dengan prestasi akademis.

Baca juga : 6 Kiat Finlandia Menjadi Negara Dengan Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi

“Tidak ada gunanya berilmu, tidak ada gunanya juga memiliki keterampilan yang tinggi, jika mental dan fisik siswa tidak sehat,” kata Jokowi.

“Hati-hati mengenai ini. Ini sudah lama kita lupakan. Penguasaan ilmu yang hebat, akan menjadi sia-sia jika anak didik tidak sehat mental dan fisiknya,” tegas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa kita memang harus mencetak SDM yang unggul. Itu artinya SDM yang seimbang prestasi akademik, sehat mental dan fisik, serta berkarakter sosial yang baik.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa sikap santun, jujur, peduli pada sesama, kerja keras, dan mampu bergotong royong, sangat penting ditanamkan pada para siswa.

Selain karakter tersebut, ia juga menegaskan para siswa harus memiliki karakter kebangsaan yang kuat, pancasilais, moderat, toleran, tahu Bhinneka Tunggal Ika menjadi keharusan.

Kita berharap pesan Presiden ini tidak hanya didengar, tetapi menjadi program yang diimplementasikan oleh guru di sekolah masing-masing, sehingga terjadi transformasi ke arah yang lebih baik.

Foto:Presiden RI

 

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca juga : Apa Pesan Presiden Jokowi Pada HUT Ke-77 Persatuan Guru Republlik Indonesia? […]