Ini Adalah Berita Gembira untuk Penderita Kanker

Family Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang menakutkan. Di samping mematikan, upaya penyembuhannya tidak hanya membutuhkan waktu yang panjang, tetapi juga biaya yang besar. Apalagi jika gejalanya baru disadari ketika kondisi kankernya sudah berada di stadium empat.

Saat ini di Indonesia, selain kanker payudara dan kanker serviks, kanker kolorektal atau kanker usus besar menempati ururtan ketiga.

Data tahun 2012, frekuensi munculnya insiden kanker usus besar cukup tinggi yakni 12,8 per 100.000 penduduk usia dewasa, dengan mortalitas 9,5% dari seluruh kasus. Ini termasuk tinggi.

Lembaga Globocan, lembaga yang meneliti tentang kanker, menjelaskan tingginya tingkat mortalitas tersebut terjadi karena biasanya kanker tidak disadari pada stadium awal. Dalam banyak kasus, kanker baru terdeteksi di stadium empat.

Saat ini, telah muncul harapan baru bagi para penderita kanker khususnya kanker usus, karena di Inggris mulai diuji coba perangkat baru untuk mendeteksi kanker usus, dengan hasil yang sangat menggembirakan, seperti dilaporkan pada laman VOA.

Baca juga : Lakukan Tips Ini Untuk Menyiapkan Santri Baru Agar Betah Di Pondok Pesantren

Pada edisi tersebut (5/08/2022) VOA melaporkan pengalaman Ron Stempt. Ia menjalani proses kolonoskopi setahun yang lalu dengan menggunakan alat yang sedang diuji coba tersebut.

Awalnya ia mengira diagnosisnya akan berlarut-larut, kerana harus menjalani berbagai tes, di berbagai tempat, seperti yang ia ketahui selama ini.

Kenyataannya, saat pertama kali berkonsultasi dengan dokter, dan dengan menggunakan alat deteksi khusus baru berukuran mini, ia sudah didiagnosis positif kanker usus tahap lanjut.

Proses kemudian dilanjutkan dengan operasi, dan setahun kemudian ia telah dinyatakan bebas dari kanker usus.

Menurut Stempt, kesembuhannya berkat Dr. Prash Patel yang menggunakan alat deteksi khusus baru berukuran mini yang saat ini sedang diuji coba oleh sejumlah dokter umum di Inggris.

Berkat alat ini Dr. Prash Patel dengen mudah mengecek gejala yang dialami Stempt. Dalam waktu satu hari Stempt sudah dirujuk ke rumah sakit. Tidak perlu masuk dalam daftar tunggu yang panjang seperti biasanya.

Baca juga : Mengapa Pemain Bagus Di Tim Sepak Bola Junior Tidak Bagus Ketika Bermain Di Tim Senior?

Dengan alat baru ini, dokter dapat membedakan mana pasien yang ringan dan mana yang bermasalah dan perlu segera ditindaklanjuti. Hal ini bisa mengurangi jumlah orang yang perlu menjalani tes lebih lanjut. Oleh karena itu, kehadiran alat ini disambut positif berbagai kalangan.

Sambutan positif terhadap alat kolonoskopi mini ini misalnya datang dari Julie Harrington, CEO Guts UK, sebuah lembaga riset amal untuk gangguan pencernaan.

“Jika berhasil mendeteksi lebih awal penyakit menyeramkan seperti kanker usus sehingga peluang sembuhnya bisa 90%. Ini adalah perangkat yang sangat membantu. Biasanya kanker usus baru dideteksi di stadium 4 oleh karena itu, peluang sembuhnya hanya 10%,” kata Harrington.

Harington mengatakan, perangkat ini bisa membuat dokter umum di Inggris  mengurangi kematian akibat kanker usus. Selain itu, alat ini juga tentu saja, menghemat jutaan dollar dana dinas layanan kesehatan Inggris untuk penanggulangan penyakit.

Kita berharap alat ini segera diproduksi dan dijual secara komersial, dan dapat digunakan oleh dokter di Indonesia, sehingga  banyak kasus kanker usus terdeteksi lebih dini, dan lebih banyak pasien kanker usus dapat disembuhkan

Foto:DuitPintar

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca juga : Ini Adalah Berita Gembira Untuk Penderita Kanker […]