Peran Tutor Sebaya dalam Pembelajaran Pasca Pandemi

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Angka kasus harian covid di Indonesia yang disampaikan Zubairi Djoerban sebagai ketua Satgas Penanganan Covid 19 pada Mei 2022,  telah turun sedikit demi sedikit mulai dari 23 menjadi 14 kasus dalam sehari.

Dampak dari kondisi pandemi yang mulai menyurut, pemerintah telah melonggarkan pembatasan dengan mengeluarkan kebijakan menghapus syarat hasil tes negatif anti gen bagi pelaku perjalanan domestik.

Diharapkan, kondisi ekonomi menjadi lebih membaik sehingga masyarakat dapat hidup normal seperti sebelum pandemi.

Selain kebijakan pemerintah melonggarkan pembatasan, sekolah telah kembali dibuka secara penuh dalam proses pembelajaran. Seluruh siswa dapat sekolah seperti biasa dengan tetap diingatkan agar sering mencuci tangan dan menjaga kesehatan.

Memulai kembali pembelajaran secara penuh di sekolah, bagi sebagian siswa tidak mudah. Siswa telah terbiasa di rumah mengerjakan tugas-tugas dari guru. Siswa terbiasa mengatur sendiri waktunya untuk mengerjakan tugas.

Kendala yang dihadapi guru ketika memulai kembali kegiatan belajar di sekolah, guru mendapati siswa yang kurang siap mengikuti kegiatan belajar di kelas, kurang perhatian terhadap penjelasan materi pelajaran.

Selain itu, suasana kelas banyak gaduh karena siswa banyak mengobrol dengan teman, banyak siswa terlambat datang ke sekolah maupun masuk kelas, kurang sikap hormat maupun santun, kurang keinginan untuk bertanya atau mencari hal-hal yang belum dipahami.

Kebiasaan belajar di rumah yang dianggap santai selama berbulan-bulan membuat siswa membawa kebiasaan itu ketika memulai belajar kembali di sekolah. Siswa kurang menghargai waktu untuk masuk kelas tepat waktu.

Baca juga : Pendidikan Berkualitas Melalui Pemanfaatan IT

Salah satu strategi yang digunakan guru untuk mengaktifkan kelas, meminta beberapa siswa menjadi tutor bagi temannya. Salah satu tugas tutor sebaya adalah memotivasi temannya agar datang kembali ke sekolah, belajar dan mengerjakan tugas dengan baik.

Tutor sebaya merupakan perpanjangan tangan guru sehingga jika ada kesulitan belajar, permasalahan yang dihadapi temannya dapat disampaikan atau dikonsultasikan pada guru. Tutor sebaya yang mendampingi teman harus memiliki kesanggupan berbagi, kesabaran dan meluangkan waktu mendampingi teman.

Guru mengaktifkan kembali pembelajaran dengan membuat kelompok kecil, berdiskusi dan presentasi. Selama siswa bekerja dalam kelompok, guru memantau jalannya kegiatan belajar kelompok.

Kegiatan belajar kelompok dengan bantuan tutor sebaya berjalan dengan baik, ada beberapa kelompok yang tutornya dapat berperan dengan baik. Misalnya saja kegiatan belajar di kelompok satu ini.

Tutor yang dipilih guru adalah siswa yang memiliki kemampuan akademik dan sosial yang lebih dibanding teman-temannya. Tutor sebaya ini, dipilih berdasarkan kriteria tertentu di antaranya siswa tersebut mempunyai prestasi dan motivasi yang tinggi untuk meraih kesuksesan.

Siswa yang dipilih menjadi tutor juga harus dapat bekerja sama dengan orang lain dan bertanggung jawab. Hal ini dilakukan agar dalam pembelajaran dengan bantuan tutor sebaya dapat membantu teman dalam kelompoknya agar sama-sama dapat meingkatkan hasil belajar.

Tugas tutor dalam belajar kelompok adalah memberikan tutorial kepada anggota kelompoknya dan membantu teman dalam kelompoknya yang mengalami kesulitan.

Ketika tutor memberikan bantuan kepada teman yang kesulitan, tutor tidak langsung memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh siswa agar siswa dapat menemukan jawaban sendiri dengan bantuan penjelasan dari tutor.

Dalam praktik pembelajaran, guru mengelompokkan siswa menjadi 5 kelompok berdasarkan kemampuan akademik siswa. Masing-masing kelompok terdiri dari anggota-anggota yang mempunyai kemampuan akademik yang berbeda.

Baca juga : Tepatkah Penggunaan Jubah Dan Toga Dalam Wisuda Kelulusan Di TK, SD, SMP, Dan SMA?

Dalam setiap kelompok terdapat satu tutor yang memiliki kemampuan akademik yang lebih tinggi dibandingkan dengan teman satu kelompoknya.

Setiap satu kelompok terdiri dari 1 siswa sebagai tutor dan 4 siswa sebagai anggota. Guru menyampaikan bahwa tutor diambil dari siswa-siswa yang mempunyai prestasi yang lebih tinggi.

Selain itu tutor yang terpilih juga memiliki motivasi yang tinggi, mampu menjalin kerja sama dengan sesama siswa, rendah hati, dan bertanggung jawab. Guru juga menjelaskan tugas dan tanggung jawab yang dimilki siswa yang terpilih menjadi tutor.

Beberapa tugas dan tanggung jawab tutor adalah memberikan tutorial kepada anggota kelompoknya, menyampaikan permasalahan kepada guru apabila ada materi yang belum dikuasai dan yakin bahwa anggota kelompoknya sudah memahami materi.

Jika ada siswa yang kurang paham, maka tutor lebih dahulu membantu menjelaskan, guru membantu mengarahkan sehingga siswa dalam kelompok dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Terjadi perubahan yang signifikan dalam hasil belajar siswa dengan strategi tutor sebaya. Guru memberitahukan kepada siswa bahwa dalam belajar kelompok mengunakan tutor sebaya, mereka harus mendengarkan penjelasan ataupun pendapat dari tutor ataupun teman kelompoknya, agar pembelajaran berjalan lancar.

Guru menyampaikan bahwa dalam pembelajaran ini setiap siswa dan tutor akan memperoleh keuntungan, terlebih bagi siswa yang terpilih menjadi tutor. Siswa tersebut akan memperoleh banyak manfaat. Dengan sering memberi penjelasan mengenai materi yang dipelajari, tutor akan lebih menguasai materi.

Pembelajaran dengan menerapkan peran tutor sebaya tidak selalu menguntungkan. Terdapat sisi kelemahan di antaranya, siswa dalam kelompok ada yang kurang serius belajar karena yang membantu mengarahkannya adalah temannya sendiri sehingga hasilnya kurang maksimal.

Siswa merasa kurang perhatian karena merasa pekerjaannya dikoreksi dan dilaporkan oleh temannya sendiri. Keberhasilan kelompok bergantung pada kesediaan anggotanya utuk saling mendengarkan dan mengutarakan pendapat. Jika ada anggota yang pasif atau bersikap kurang positif maka akan mengganggu keberhasilan kelompok.

Baca juga : Mari Bersiap Untuk Kembali Ke Sekolah, Ketika Pandemi Mulai Mereda

Sejak pandemi covid 19, pembelajaran dengan memaksimalkan peran tutor sebaya memperoleh beberapa keuntungan di antaranya, pembelajaran menjadi lebih efektif dan lebih cepat.

Pembelajaran tutor sebaya merupakan salah satu pembelajran kooperatif. Pembelajaran kooperatif merupakan bentuk pembelajaran yang didasarkan pada paham konstruktivisme, yaitu siswa akan lebih mudah menemukan dan memahami materi pelajaran yang sulit apabila mereka saling berdiskusi bersama dengan teman.

Anita Lie (2002;18) pembelajaran kooperatif adalah sistem pembelajaran yang memberi kesempatan pada peserta didik untuk bekerja sama dengan sesama siswa dalam tugas-tugas terstruktur kelompok.

Pembelajaran kooperatif merupakan salah satu alternatif metode pembelajaran yang menarik, yang dapat mencegah timbulnya sifat agresif dalam sistem kompetisi dan keterasingan dalam sistem individu tanpa mengorbankan aspek kognitif.

Muslimin Ibrahim (2002:106) menyebutkan bahwa kebanyakan pembelajaran yang menggunakan model kooperatif dapat memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. siswa belajar dalam kelompok secara kooperatif untuk menuntaskan materi belajarnya.
  2. Kelompok dibentuk dari siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah.
  3. Bila memungkinkan anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku, dan jenis kelamin yang berbeda-beda.
  4. Penghargaan lebih berorientasi kelompok belajar.

Pembelajaran kooperatif dicirikan dengan adanya proses demokrasi dan peran aktif siswa dalam menemukan apa yang harus dipelajari dan bagaimana mempelajarinya bersama teman.

Dengan demikian penerapan strategi belajar melalui tutor sebaya berdampak positif dalam pembelajaran.

Penulis adalah Kepala SMKN 3 Kota Bengkulu

Foto:SMAN 1 Geger

0 0 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
3 Comments
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca juga : Peran Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Pasca Pandemi […]

trackback

[…] Baca juga : Peran Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Pasca Pandemi […]

narania
3 years ago

Terimakasih informasinya sangat bermanfaat, yuk kunjungi alamat website kampusku ya di https://walisongo.ac.id/ disana banyak info menarik yang bisa meningkatkan literasi kita