Depoedu.com-Segala hal yang dijalani dalam hidup ini adalah sebuah sarana untuk memperindah kehidupan masing-masing setiap pribadi. Sarana yang disiapkan dalam proses perjalanan hidup setiap manusia oleh Yang Maha Kuasa.
Berangkat dari pertanyaan yang sering muncul di sekitar, “Apa itu hidup?”, “Apa itu kematian?”, “Kapan kematian itu datang?”, “Bagaimana mempersiapkan kematian?”, “Kok bisa orang baik meninggal?”, “Kok bisa orang tiba-tiba meninggal?”
Pentingnya sebuah kesadaran bahwa kehidupan di dunia adalah proses menuju kematian. Artinya sejak manusia ada dalam kandungan, saat itu juga proses menuju kematian dimulai.
Sebuah penantian yang pasti dan sebuah kepastian yang tidak bisa dipungkiri. Banyak dari kita tidak menyadari akan hal ini, bahkan mencoba memungkiri kenyataan ini.
Banyak orang berlomba-lomba mencari jalan untuk memalingkan kenyataan ini. Cara yang ditempuh adalah menghindari kebenaran dengan cara mencari-cari tujuan hidup, mengisi hidup dengan kegiatan.
Baca juga : Urgensi Praktisi Mengajar Dalam Ciptakan Sumber Daya Manusia Indonesia
Atau menyibukkan diri, mencari identitas diri, mencoba hal-hal yang membuat diri menjadi bahagia, mencoba mengedepankan eksistensinya dan masih banyak lagi.
Berbagai macam cara dilakukan manusia hanya untuk menghindari kebenaran ini. Sampai terjadi saling menunjukkan kekuatan dengan tujuan mencari kekuasaan demi membuktikan paling kuat bertahan.
Sebuah peristiwa yang bisa dijadikan contoh adalah pandemi Covid-19. Banyak orang berlomba untuk menghindari kematian.
Perjalanan “Satu paket” itu yang perlu disadari. Bahwa saat kehidupan itu dimulai maka proses menuju kematian itu juga dimulai. Oleh karena itu bagaimana kita bisa menyadari mengisi kehidupan dengan sesuatu yang indah.
Tidak ada yang tahu seseorang menikah atau tidak, memiliki anak atau tidak, hidup kaya atau miskin akan tetapi semua orang mengetahui bahwa setiap orang akan mati.
Baca juga : Urgensi Modul Belajar Bagi Proses Pendidikan
Menikmati perjalanan adalah kunci, isi dengan segala hal yang indah. Sebagai ilustrasi saat seseorang melakukan perjalanan menuju satu tempat, maka saat itu juga dimulai proses menuju kegagalan untuk sampai ke tempat tujuan.
Ada dua pilihan yaitu menikmati perjalanan dengan berbagai resikonya atau memilih kuatir dalam setiap detik perjalanannya dengan ekspektasi semua hal yang dilaluinya harus sempurna.
Biarkan semua makhluk bahagia. Biarkan semua makhluk merasakan proses yang indah. Biarkan semua makhluk menjadi dirinya sendiri, karena ini semua adalah sebuah kebenaran walau menggelisahkan.
Tidak ada yang tahu kapan waktu kita akan selesai dalam kehidupan di dunia. Sadari setiap tarikan nafas adalah sebuah proses terlahir kembali dan hembusan nafas adalah proses kehidupan selesai.
Sadari setiap detik kesempatan yang diberikan melalui satu tarikan nafas. Manfaatkan setiap kesempatan sebagai wujud syukur kepada Yang Maha Kuasa atas kehidupan yang diberikan. Setiap manusia terlahir dengan tugas dan tujuan masing-masing. Selesaikan kehidupan dengan anggun.
Penulis adalah guru di SMP Kanisius Jakarta
Foto:liputan6.com

[…] Baca juga : Kebenaran Yang Menggelisahkan, Kepastian Yang Tidak Bisa Terelakkan […]