Depoedu.com-Pada bulan Februari 2022, kami, pendidik kelas I SD Yuwati Bhakti berdiskusi singkat tentang program pembelajaran terpadu (Integrated Learning) atau kami sebut dengan IL.
Integrated Learning atau IL merupakan pembelajaran terpadu yang memadukan beberapa sub pokok bahasan. Dalam pembelajaran ini, peserta didik harus aktif, sedangkan pendidik sebagai fasilitator.
Dalam Integrated Learning pertama ini, kelas I yang terdiri dari dua paralel mengangkat tema “Lingkungan Rumah yang Bersih, Sehat, dan Asri”, dengan proyek pembuatan “Poster Himbauan Hidup Bersih dan Sehat”.
Tahap pertama yang kami lakukan adalah membentuk kelompok, IA menjadi 4 kelompok dan IB juga 4 kelompok. Tiap kelompok beranggotakan 5 peserta didik. Karena situasi masih pandemi covid 19, pelaksanaan IL dilakukan secara tatap muka dan daring.
Saat tatap muka, peserta didik bergabung dalam kelompoknya untuk berdiskusi. Saat daring, kami melakukan meeting melalui aplikasi Microsoft Teams.
Baca juga : Kesadaranku Membahagiakanmu
Ada 4 tahap yang kami lakukan dalam Integrated Learning ini, yaitu literacy (2 pertemuan), planning (1 pertemuan), doing (2 pertemuan), dan presenting (2 pertemuan).
Dalam kegiatan literasi (literacy) peserta didik membaca dan mengamati informasi melalui video, gambar, teks bacaan singkat tentang kisah Penciptaan dari kitab Kejadian, aturan tentang menjaga kebersihan lingkungan, sikap yang diperlukan saat menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu para murid juga mengamati perbedaan lingkungan bersih dan tidak bersih (kosakata tentang lingkungan), alat-alat kebersihan dan kegunaannya, cara menjaga kebersihan lingkungan, contoh-contoh himbauan hidup sehat.
Selanjutnya para murid juga mengamati laporan setiap kelompok tentang hasil temuan terhadap kelompok lain untuk memperkaya pengetahuan. Selain itu, setiap kelompok diberi kesempatan mengonfirmasi hasil temuan dengan guru pendamping serta mengelaborasi hasil temuan ke dalam tema proyek.
Dalam tahap perencanaan (planning), pendidik membantu peserta didik untuk masuk dalam proses pembelajaran. Setiap kelompok membagi peran dalam berbagai kegiatan mewujudkan lingkungan rumah yang bersih.
Baca juga : Sekolah Tarakanita Pluit Gelar Penuangan Eco Enzyme Di Waduk Pluit
Mereka juga memilih satu kalimat poster tentang kebersihan lingkungan yang disepakati dalam kelompok, dan mengonfirmasi perencanaan kelompok kepada pendidik. Pada tahap pelaksanaan (doing), setiap kelompok membuat kalimat himbauan tentang kebersihan rumah dan membuat poster tentang himbauan hidup bersih dan sehat.
Pada tahap presentasi (presenting), setiap kelompok mempresentasikan hasil karya mereka di depan kelas, yang berisi cara membuat poster, hasil poster yang sudah dikerjakan dalam kelompok, dan tanggapan dari kelompok lain.
Pada saat presentasi, peserta didik sangat antusias. Mereka mempresentasikan hasil kerja mereka dengan penuh semangat, berani, dan percaya diri. Kelompok lain pun memberi tanggapan dengan santun.
Selain mengerjakan proyek secara kelompok, peserta didik juga mengerjakan tugas secara individu yang bertujuan untuk melatih disiplin, tanggung jawab, dan rasa syukur atas anugerah alam pemberian Tuhan.
Mereka menanam biji cabe dan merawatnya hingga tumbuh subur. Dalam persiapannya, peserta didik dibantu oleh pendidik penyiapkan alat dan bahan berupa polybag atau pot, tanah, biji cabe, dan air.

Setelah ditanam, peserta didik pun harus merawat dan mengamati pertumbuhan cabe tersebut setiap hari dan dicatat hasilnya. Semua kegiatan ini mengajak peserta didik untuk mencintai dan merawat lingkungan alam di sekitarnya serta memanfaatkannya dengan bijaksana.
Adapun nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam IL ini adalah nilai persatuan, kerja sama, disiplin, tanggung jawab, cinta dan belas kasih, berani, dan percaya diri.
Penulis adalah Guru kelas I SD Yuwati Bhakti
