Mengenal Standar Sekolah yang Boleh Menerapkan Kurikulum Prototipe 2022

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Dalam dunia Pendidikan, kurikulum menjadi hal yang sangat penting. Tanpa adanya kurikulum yang tepat, para peserta didik tak akan memperoleh target pembelajaran yang sesuai. Seiring berkembangnya zaman, kurikulum dalam dunia pendidikan pun terus mengalami perubahan.

Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di eranya masing-masing. Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tengah menerapkan kurikulum prototipe 2022 di 2.500 sekolah penggerak dan 1.000 SMK Pusat Keunggulan.

Ada sejumlah standar yang harus dipenuhi bagi sekolah yang layak menerapkan kurikulum prototipe 2022. Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo mengatakan, kriterianya adalah berminat menerapkan Kurikulum Prototipe untuk memperbaiki pembelajaran.

Bukan berarti pembelajarannya tidak baik ya, namun lebih tepatnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan buat sekolah yang ingin menerapkan Kurikukum Prototipe harus mengisi formulir.

Kepala sekolah/madrasah yang ingin menerapkan akan diminta untuk mempelajari materi tersebut. Jika setelah mempelajari materi tersebut sekolah memutuskan untuk mencoba, mereka akan diminta mengisi formulir pendaftaran dan sebuah survei singkat. Jadi prosesnya adalah pendaftaran dan pendataan bukan seleksi.

Baca Juga : Orang-Orang Sukses Ini Tidak Sepenuhnya Lahir Dari Sistem Persekolahan Kita?

Tolak ukur keberhasilan penerapan kurikulum tergantung pada kesediaan kepala sekolah/madrasah dan guru untuk memahami dan mengadaptasi kurikulum di konteks masing-masing. Dengan demikian, kurikulum prototipe 2022 dapat diterapkan di semua sekolah/madrasah.

Lebih jauh Kemendikbudristek menyiapkan skema tingkat penerapan kurikulum berdasarkan pada hasil survei yang diisi oleh sekolah pada saat mendaftar. Dalam skema tersebut sekolah yang sudah terbiasa mengadaptasi materi dan kerangka kurikulum akan disarankan untuk mengadopsi kurikulum prototipe secara penuh.

Kerangka kurikulum Prototipe 2022 (Kurikulum Prototipe 2022) adalah model kurikulum yang dilaksanakan pada Program Sekolah Penggerak mengacu kepada profil pelajar Pancasila dalam rangka penguatan kompetensi dan karakter peserta didik sebagai salah satu komponen penting dalam pelaksanaan pembelajaran.

Profil pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ciri lainnya adalah berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Dasar kerangka kurikulum merupakan landasan utama dalam pengembangan struktur kurikulum yang menjadi acuan pembelajaran.

Baca Juga : Tiga Karakteristik Utama Kurikulum Prototipe

Kerangka dasar kurikulum mengarahkan kompetensi yang perlu dikuasai peserta didik, karakter yang perlu dibangun dan dikembangkan, serta materi pelajaran yang perlu dipelajari peserta didik.

Kerangka dasar kurikulum juga mengatur prinsip-prinsip yang perlu menjadi acuan guru ketika merancang pembelajaran dan asesmen. Kerangka dasar Kurikulum Prototipe 2022 (Kurikulum Prototipe 2022) terdiri dari: struktur kurikulum; capaian pembelajaran (CP); dan prinsip pembelajaran dan asesmen.

Pada dasarnya semua rancangan kurikulum di atas bermanfaat untuk mengarahkan proses belajar-mengajar sehingga tujuan pendidikan nasional dapat tercapai dengan baik. Kurikulum dapat digunakan sebagai pedoman untuk merancang, melaksanakan, mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran.

Kurikulum dapat juga digunakan untuk membantu memberikan pemahaman kepada tenaga pengajar dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Semua ini butuh kerja keras yang berujung pada keberhasilan pembelajaran.

Foto:p3gtk.kemendikbud.go.id

0 0 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments