Gamelan Indonesia dan Kiprahnya sebagai Warisan Budaya

DEPO Topik
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Gamelan adalah salah satu alat musik tradisional Indonesia, yang dimainkan dengan cara dipukul.Fungsi gamelan biasanya dimainkan untuk mengiringi seni pertunjukan yang ada di Jawa, seperti Wayang Kulit, Wayang Wong (orang), Ketoprak, dan lain-lain.

Selain itu, gamelan juga dapat dimainkan sebagai peragaan dari gamelan itu sendiri, dalam suatu pertunjukan yang disebut dengan seni karawitan.

Pertunjukan gamelan banyak dijumpai di Sunda, Jawa, dan Bali. Gamelan termasuk dalam instrumen karawitan, karena sifat dan karakternya merupakan sekelompok dari beberapa alat musik yang kebanyakan tergolong dalam jenis alat-alat musik perkusi.

Alat musik tradisional gamelan memiliki sejarah yang panjang. Sebagian besar orang meyakini sebelum pengaruh Hindu datang, masyarakat Jawa telah mengenal 10 keahlian utama. Dua diantara keahlian itu adalah kemampuan untuk membuat dan memainkan wayang serta kesenian gamelan.

Gamelan Jawa dengan irama lembut ini biasanya dipakai untuk mengiringi pagelaran wayang dan pertunjukan tari. Namun dalam perkembangannya, gamelan Jawa bisa berdiri sendiri sebagai sebuah pertunjukan musik yang lengkap dengan penyanyi atau sinden.

Baca Juga : Sepuluh Skill Yang Berguna Di Pasar Dunia

Beberapa waktu lalu UNESCO memasukkan gamelan ke dalam daftar Intangible Cultural Heritage atau Warisan Budaya Takbenda (WBTB).    United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) adalah badan khusus PBB yang didirikan pada 16 November 1945, dengan kantor pusat di Paris, Prancis.

Tujuan UNESCO adalah mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerjasama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya, dalam rangka meningkatkan sikap saling menghormati yang berlandaskan keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki.

UNESCO memiliki anggota 191 negara, dengan 50 kantor wilayah serta beberapa institusi di seluruh dunia. UNESCO memiliki lima program utama yang disebarluaskan melalui pendidikan, ilmu alam, ilmu sosial dan manusia, budaya, serta komunikasi dan informasi.

Gamelan resmi menjadi Warisan Budaya Takbenda Dunia dari Indonesia yang ke-12. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyampaikan kegembiraan dan rasa bangga atas capaian di bidang kebudayaan yang diperjuangkan sejak 2019 tersebut. “Ini adalah capaian kita sebagai bangsa Indonesia yang tumbuh dalam keragaman budaya,” kata Nadiem di Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Baca Juga : Libur Sekolah Sesuai Kalender Pendidikan, Namun Masarakat Dihimbau Agar Ketat Menerapkan Protokol Kesehatan

Dia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap upaya pelestarian gamelan yang dilakukan berbagai pihak sejak lama. “Terima kasih kepada para pelaku budaya tradisi, khususnya pegiat gamelan yang terus semangat melestarikan dan memajukan kebudayaan Nusantara,” tuturnya.

“Gamelan, kata Nadiem, telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia dan terus diwariskan dari generasi ke generasi sampai hari ini. ‘”Capaian ini adalah pengingat kita untuk terus bergerak serentak mewujudkan Merdeka Berbudaya,” ajak dia.

Sebagai salah satu alat musik peninggalan leluhur, anak bangsa  harus melestarikan dan mempertahankan alat musik tradisional, karena merupakan salah satu budaya bangsa yang perlu dilestarikan dan agar tidak punah mengingat semakin sedikitnya generasi muda yang berminat mempelajari salah satu budaya daerah ini.

Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau melestarikan alat musik tradisional ini. Dengan melestarikn alat tradisional ini kita juga dapat menghidupkan kembali suasana tradisional didalam kehidupan kita yang membuat kita merasakan damai dan tentram saat mendengarkan bermacam-macam alat music tradisional.

Foto:betanews.id

0 0 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments