Murid SMA Candle Tree Belajar Menjadi Wirausahawan di Masa Pandemi

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Menurut pengertiannya, wirausahawan adalah seseorang yang melakukan kegiatan kewirausahaan yang sudah pastinya memiliki kemampuan untuk menciptakan bisnis dan pasarnya sendiri. Menjadi seorang wirausahawan memiliki tuntutan dan tantangannya sendiri terlebih di masa pandemi ini.

Demi melakukan upaya untuk menurunkan tingkat terinfeksi virus corona di Indonesia, para wirausahawan dituntut untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam memunculkan ide-ide menarik agar tetap berjalannya roda bisnis, salah satunya melalui penjualan online.

Menyadari semakin sengitnya persaingan dalam lapangan pekerjaan, memiliki kemampuan dan keterampilan dalam dunia kewirausahaan akan sangat menguntungkan ke depannya, untuk menciptakan banyak lapangan pekerjaan baru.

Maka dari itu, SMA Candle Tree mengadakan permanen program  kewirausahaan untuk memperlengkapi dan membekali para muridnya di masa yang akan datang. Program wajib ini akan diadakan selama 6 bulan sampai Maret 2022 mendatang.

Baca Juga : Upacara 17 Agustus, Pandemi Tak Kurangi Ketangguhan SMA Candle Tree

Kegiatan ini dimulai dalam pasca  PTS 1 yang dilakukan selama 1 minggu penuh dimulai dari hari Senin, 27 September 2021 sampai Jumat, 1 Oktober 2021.

Kegiatan kewirausahaan ini dimulai dengan kegiatan webinar yang berjudul “Ciptakan Jiwa Wirausaha, Raih Peluangmu”. Pembicara pada webinar ini adalah seorang Influencer dan pemilik dari sebuah online shop Attera bernama Angelita Theo yang berusia 26 tahun.

Kini ia sedang berfokus untuk menumbuhkan bisnis footwear-nya itu. Ia adalah seorang lulusan jurusan akuntansi dari Universitas Tarumanegara pada tahun 2017. Ia bercerita bahwa sebelum membuka bisnisnya itu, ia bekerja selama 4 tahun di Bank Central Asia di bagian pemasaran.

Kemudian, pada 7 September 2019, ia dan pacarnya berhasil membuka bisnisnya setelah mengumpulkan modal sekian lama. Dari sisi latar keluarganya pun tidak ada hubungannya sama sekali dengan dunia bisnis. Ayahnya adalah seorang karyawan kantoran di BCA sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga.

Tak lama setelah membuka bisnisnya ini, pandemi datang menyerang. Namun Attera bertahan melewatinya. Bagaimana? Angelita mengatakan bahwa saat membangun bisnis ia mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa ia harus memiliki tujuan yang pasti dan ia harus melakukannya dengan konsisten (commitment), kegigihan (persistent), dan ketahanan (resistant).

Setelah membekali murid SMA Candle Tree dengan pengalaman seorang influncer dalam berbisnis online, kegiatan kewirausahaan ini dilanjutkan dengan pembuatan proposal business plan. Kegiatan ini dilakukan dari hari Selasa, 28 Oktober 2021 hingga Kamis, 30 Oktober 2021. Hal ini agar para murid mendapatkan pengalaman yang sebenarnya dalam membuka bisnis online.

Pada Jumat, 1 Oktober 2021 diadakanlah presentasi proposal business plan. Hal ini dilakukan agar guru dapat mengetahui latar belakang, tujuan, jenis produk, visi dan misi, gambaran target pasar serta kelebihan dan kekurangan bisnis dan produk yang akan para murid jual nantinya.

Betapa mengejutkannya, para murid SMA Candle Tree sangatlah kreatif dalam menentukan bisnis online yang akan mereka jalankan. Seperti salah satu kelompok yang akan menjual produk yang sangat penting dan dibutuhkan pada masa seperti ini yaitu, disinfektan.

Baca Juga : Menjalankan Roda Organisasi Siswa Di Tengah Pandemi

Berbeda dari kebanyak disinfektan yang ada di pasaran, kelompok ini menjual disinfektan yang beraroma parfum impor. Sehingga disinfektan parfum ini dapat berfungsi membunuh bakteri serta virus sembari mengharumkan ruangan dan pakaian.

Walau sempat diragukan oleh para guru, kelompok ini dengan optimis mengatakan bahwa produk mereka akan tetap terjual walau pandemi usai. Menurut mereka, ke depannya semua orang akan hidup berdampingan dengan virus corona dan pandemi ini telah menyadarkan banyak orang betapa pentingnya menjaga kebersihan diri.

Sederet kegiatan pembuka kewirausahaan ini telah memberikan banyak dampak positif bagi murid SMA Candle Tree. Selain mendapatkan gambaran bagaimana dunia kewirausahaan yang sebenarnya, kegiatan ini telah menumbuhkan kemampuan komunikasi aktif antar para siswa.

Mereka juga belajar bagaimana membangun kerja sama yang efektif dan belajar untuk optimis dengan apa yang telah mereka persiapkan. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi murid SMA Candle Tree.

Penulis adalah Murid kelas XI IPS SMA Candle Tree

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of