Urgensi Kedisiplinan dan Kejujuran pada Anak

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com- Mendidik anak sejak dini merupakan salah salah satu hal yang sangat penting. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pelajaran yang diajarkan oleh guru di sekolah.

Akan tetapi pendidikan juga mencakup pendidikan moral yang tidak bisa diajarkan dan diperoleh dari buku. Pendidikan moral merupakan salah satu pendidikan yang berhubungan dengan perilaku seseorang. Baik itu perkataan ataupun perbuatan.

Menanamkan nilai moral pada anak sangat penting untuk dilakukan karena pada anak ini masih mudah untuk diarahkan. Nilai moral yang diajarkan pada anak-anak sejak dini akan membekas sampai anak tumbuh dewasa.

Mengajarkan nilai moral pada anak-anak dibutuhkan kesabaran dan kehati-hatian. Hal ini karena anak-anak belum sepenuhnya bisa menerima dan mencerna semua hal yang diajarkan kepada mereka, apalagi pelajaran tersebut yang bersifat abstrak.

Anak -anak merupakan berkat bagi kedua orang tuanya. Mereka bagaikan kertas putih yang polos dan bersih, di mana kertas putih tersebut kapan saja bisa terisi oleh tinta yang berisi tulisan dari orang-orang terdekat. Sehingga peran orang dalam lingkungan sekitarnya merupakan tempat yang ikut andil dalam pembentukan kepribadiannya.

Lingkungan keluarga merupakan tempat seorang anak dapat belajar nilai-nilai dalam kehidupan di dunia.  Peran lingkungan keluarga bagi anak merupakan faktor paling besar di antara peran lingkungan lainnya, karena dari keluarga mereka memulai hidupnya dengan identitas yang melekat pada seorang anak, sehingga dapat juga dikatakan anak merupakan cerminan dari keluarganya.

Anak menyerap semua hal yang direkamnya melalui penglihatan, dari tahap ini anak dapat dibentuk dan diarahkan melalui hasil pengamatannya menjadi kebiasaan dalam kesehariannya.

Baca Juga : Peran Keluarga Dalam Membangun Motivasi Anak Untuk Bertumbuh

Orang tua adalah teladan bagi anaknya sehingga pengaruh terhadap fase awal terbentuknya kepribadian anak sangatlah besar, dari sinilah anak dapat mengambil pengaruh positif maupun negatif dari berbagai sudut pandang.

Ada banyak nilai yang bisa ditanamkan kepada anak. Ada dua nilai penting yaitu sikap disiplin dan sikap jujur. Kedua sikap ini harus kita tananamkan pada anak sejak dini supaya anak dapat terbiasa.

Penanaman sejak dini akan banyak manfaatnya kelak ketika anak itu tumbuh dewasa. Namun penanaman kedua nilai ini tidak mudah apalagi di masa pandemi ini.

Realita ini mendorong SDK Sang Timur Karang Tengah menggelar webinar parenting dengan mengusung tema “Menumbuh kembangkan Kedisiplinan dan Kejujuran Anak pada Saat Pembelajaran Jarak Jauh”.

Hadir sebagai narasumber Dr. Christin Wibhowo, S.Psi, M.Si, Psikolog dan Dosen dari UNIKA Soegijapranata, Semarang. Seminar digelar hari Sabtu, 20 Maret 2021, pukul delapan sampai selesai.

Sr Clarissa PIJ selaku kepala sekolah dalam sambutannya mengatakan, melalui kegiatan tersebut pihaknya berupaya mengajak orang tua menjadi orang tua yang hebat untuk anak-anaknya agar tetap menerapkan disiplin dan kejujuran dalam proses pembelajaran.

Baca Juga : Membingkai Karakter Anak Di Pesta Siaga

Melalui webinar parenting itu, Sr Clarissa berharap orang tua punya andil secara langsung atau tidak langsung terhadap keberhasilan anak-anak ke depan.

“Ingat bahwa keberhasilan anak tidak bisa dilihat sekarang atau besok, tapi baru sepuluh atau lima belas tahun ke depan. Ketika anak-anak sudah besar. Di situ kita baru menyadari itulah hasil didikan kita,” ujarnya.

Sementara dalam paparannya, Dr. Christin Wibhowo membidik bahwa disiplin dan kejujuran adalah nilai kehidupan mendasar yang paling penting yang harus diajarkan pada anak sejak ia kecil.

Mengajarkan anak untuk berkata, bersikap dan berperilaku jujur akan menjadi pembelajaran yang berguna untuk kehidupannya kelak.  Kunci utama dalam mendidikkan kejujuran dan disiplin adalah melalui keteladanan guru dan orang tua. Karena apa yang dilihat anak itu yang akan diikuti.

Guru dan orang tua merupakan profil yang terdekat bagi anak. Jadi segala sesuatu yang dilakukan guru atau orang tua akan masuk dalam memori anak. Dan dengan mudahnya anak akan meniru apa yang diperbuat guru atau orang tua.

Selain memberi keteladanan, guru dan orangtua perlu menjalin komunikasi yang baik dengan anak, yaitu dengan membiarkan anak merasa nyaman di dekat guru atau orang tua. Ketika anak merasa nyaman di dekat kita, guru atau orang tua, maka kita bisa menanamkan dan mengarahkan hal yang baik.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of