Urgensi Pendidikan Vokasi dalam Dunia Kerja

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – Pendidikan Vokasi adalah pendidikan mengacu kepada penguasaan keahlian terapan tertentu. Dengan demikian pendidikan terapan yang kamu dapatkan, kamu akan lebih banyak praktik dibandingkan teori.

Pendidikan Vokasi merupakan kebalikan dari Pendidikan Akademik, praktik dan teorinya berbanding 60:40. Pendidikan Vokasi mencakup program pendidikan Diploma I (D1), Diploma II (D2), Diploma III (D3), dan Diploma IV (D4).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) lewat Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi terus mengupayakan link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri ( DUDI).

Oleh karena itu, kebijakan insentif perpajakan super tax deduction bagi DUDI menjadi pendorong dalam memajukan pendidikan vokasi. Sejak awal Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, kebijakan ini bertujuan untuk memperluas kesempatan pendidikan vokasi bekerjasama dengan lebih banyak industri, untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

“Ini mendorong vokasi mendapat kesempatan lebih besar untuk mendapat mitra dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas dan kuantitas pembelajaran, serta kesempatan pemagangan,” kata Nadiem melansir laman Kemendikbud, Rabu (23/12/2020).

Dia berharap, langkah ini dapat membuka kesempatan bagi pendidikan vokasi untuk melakukan transformasi lebih optimal dalam meningkatkan kualitas lulusan vokasi secara berkesinambungan.

Baca Juga : Mengenal Bedanya Pendidikan Akademik, Pendidikan Profesi Dan Pendidikan Vokasi

Pendidikan vokasi menjadi solusi untuk penciptaan sumber daya manusia yang berkompetensi, berdaya saing, dan siap bekerja profesional. Pendidikan vokasi yang ada harus diperluas aksesnya, diberikan kesempatan yang besar kepada seluruh warga negara untuk mendapatkan akses keterampilan melalui pendidikan vokasi. SDM di Indonesia harus dibentuk dengan karakter yang baik, ucapan yang santun, perilaku yang mencerminkan umat beragama, dan berkeahlian profesional.

Berdasarkan undang-undang pendidikan tinggi nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi, maka posisi pendidikan vokasi menjadi vital dan sama dengan jalur pendidikan akademik dan profesi. Pendidikan vokasi memiliki kesamaan hak dan proses, sehingga menjadi alternatif pilihan masyarakat.

Program Vokasi adalah program pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga yang dapat menetapkan keahlian dan ketrampilan di bidangnya, siap kerja dan mampu bersaing secara global.

Secara umum pendidikan vokasi (program diploma) bertujuan menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan tenaga ahli profesional dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi dan/atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

Secara khusus, program diploma Vokasi  diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang menguasai kemampuan dalam bidang kerja tertentu sehingga dapat langsung diserap sebagai tenaga kerja di industri/swasta, lembaga pemerintah atau berwiraswasta secara mandiri.

Baca Juga : Belajar Pendidikan Vokasi Dari Selandia Baru

Hal ini karena beban pengajaran pada program pendidikan vokasi telah disusun lebih mengutamakan beban mata kuliah ketrampilan dibandingkan dengan beban mata kuliah teori.

Realita hari-hari ini banyak industri memerlukan sumber daya manusia yang dapat langsung memahami dan melakukan pekerjaan sesuai kebutuhan industri. Industri memerlukan level kompetensi dari mulai teknis, manajerial, dan practice.

Banyak perusahaan mencari sumber daya manusia yang memiliki kompetensi terapan, sehingga memudahkan perusahaan dalam mempercepat produksinya. Secara nyata lulusan pendidikan Vokasi  bisa bekerja dengan baik, apalagi untuk jenjang yang lebih tinggi.

Pendidikan Vokasi mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Pendidikan Vokasi mengajarkan proses how to know and how to do, hal ini yang menjadikan peningkatan kualitas SDM di Indonesia.

Kondisi persaingan dan perkembangan yang begitu cepat, membutuhkan kontribusi pendidikan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Pendidikan Vokasi satu pintu masuk untuk memenuhi kebutuhan ini.

Foto : idntimes.com 

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of