Ibadah Puasa dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Family Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – Umat Islam mulai memasuki Bulan Ramadhan. Bulan di mana Umat Islam menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Ibadah puasa ternyata bukan hanya bermanfaat secara spiritual seperti melatih diri menjadi lebih ikhlas dan sabar. Melalui ibadah puasa kita juga belajar menahan hawa nafsu. Selain puasa adalah peristiwa spiritual, puasa juga membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini manfaat puasa bagi kesehatan tubuh.

Puasa meningkatkan kekebalan tubuh

Praktek puasa dapat meningkatkan sitem kekebalan tubuh, karena puasa ternyata menambah sel darah putih. Sebuah riset membuktikan bahwa pada hari-hari awal puasa belum ditemukan pertumbuhan sel darah putih. Namun mulai hari ketujuh, penambahan sel darah putih pesat sekali. Sel darah putih adalah unsur utama dalam sistem pertahanan tubuh.

Puasa membersihkan racun dalam tubuh

Makanan yang kita makan tidak hanya mengandung zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh. Makanan juga mengandung racun dan bibit penyakit. Racun dan bibit penyakit tersebut tersimpan pada lemak tubuh. Pada saat puasa, pembakaran lemak akan lebih banyak daripada biasanya. Oleh karena itu, racun dan bibit penyakit dibersihkan dari tubuh melalui proses pembakaran lemak tersebut. Pada saat puasa, proses detoksifikasi tersebut berlangsung secara optimal.

Puasa mempercepat metabolisme

Puasa memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Hal tersebut berguna bagi metabolisme dalam tubuh, untuk membakar kalori secara lebih efisien. Jika pencernaan buruk, maka akan mempengaruhi kemampuan tubuh dalam proses metabolisme makanan dan pembakaran lemak. Puasa juga dapat mengatur proses pencernaan dan meningkatkan fungsi usus lebih baik. Hal ini akan meningkatkan fungsi metabolisme dalam tubuh.

Puasa dapat memperbaiki fungsi otak

Puasa terbukti dapat meningkatkan fungsi otak. Hal ini terjadi karena peningkatan produksi protein yang disebut yang disebut brain-derived neurotrophic factor (BDNF). Protein ini mengaktifkan sel induk otak yang diubah menjadi neuron baru dan memicu produksi senyawa kimia lain yang bisa meningkatkan kesehatan syaraf. Protein ini juga melindungi sel otak dari gangguan yang terkait penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Puasa memperpanjang usia

Boleh percaya atau tidak, namun ada keyakinan bahwa semakin sedikit makan, semakin panjang usia kita. Riset membuktikan bahwa salah satu penyebab utama penuaan dini adalah metabolism tubuh yang lebih lambat, karena terlalu banyak makan. Jadi semakin sedikit makan, semakin sedikit proses yang dibutuhkan pada sistem percernaan, sehingga metabolisme tubuh berjalan lebih cepat dan efisien.

Puasa mengurangi gula darah

Menahan diri berjam-jam untuk tidak makan ketika menjalankan ibadah puasa, tubuh akan merespon dengan menggunakan glukosa yang tersimpan sebelumnya, dan menggunakannya sebagai energi selama berpuasa. Praktek ini menurunkan kadar gula dalam darah.

Itulah ibadah puasa, sebuah peristiwa spiritual ternyata tidak hanya berdampak secara spiritual tetapi juga secara fisik. Menjalankan ibadah puasa secara khusuk tidak hanya mendatangkan pahala bagi hidup akhirat, tetapi juga menyehatkan. Selamat memasuki Bulan Suci Ramadhan! Selamat menjalani ibadah puasa! (Foto: silahkanshare,blogspot.com)

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of