Depoedu.com-Berdasarkan usulan yang masuk dan catatan evaluasi dalam pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang diterima Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), salah satu opsi yang muncul adalah penambahan mata pelajaran pada TKA jenjang SD/MI dan penambahan mata pelajaran pada TKA jenjang SMP/ MTS.
Hal ini disampaikan oleh Toni Toharudin, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, dalam rapat kerja dengan komisi X DPR RI belum lama ini, seperti disiarkan oleh TV Parlemen.
“Dari usulan yang ada, terdapat usulan penambahan cakupan mata pelajaran baru TKA. Ada usulan tambahan mata pelajaran Bahasa Inggris pada TKA jenjang SD/MI. Juga ada usulan tambahan mata pelajaran Bahasa Inggris dan IPA dalam TKA jenjang SMP/MTS,” jelas Toni usai rapat kerja dengan DPR.
Kata Toni, usul tersebut masih akan dibahas lebih lanjut dengan berbagai unsur terkait, namun jika pada akhirnya disepakati, maka pada tahun ajaran yang akan datang, TKA SD akan terdiri dari tiga bidang studi yakni Bidang Studi Bahasa Indonesia, Bidang Studi Matematika dan Bidang Studi Bahasa Inggris.
Baca juga : Resensi Buku; Temani Anak Belajar di Era Artificial Intelligence
Demikian juga kata Toni lagi, di SMP diusulkan untuk tahun ajaran yang akan datang, bidang studi yang diujikan dalam TKA adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Meskipun belum ada kesepakatan namun, Toni meyakini bahwa usul ini kemungkinan besar akan menjadi kesepakatan.
Selain usulan penambahan bidang studi dalam TKA tahun ajaran yang akan datang, dalam evaluasi juga muncul banyak catatan dari daerah, terutama terkait durasi TKA yang menurut mereka terlalu panjang. Menurut mereka, TKA yang dilaksanakan dalam 4 gelombang selama 2 pekan itu terlalu panjang.
Untuk evaluasi yang ini, kata Toni, pemerintah akan menyiapkan penyederhanaan pelaksanaan. Mungkin akan dipersingkat menjadi dua gelombang per jenjang. Untuk itu kata Toni, pemerintah akan mengupayakan penguatan infrastruktur pelaksanaan di sekolah-sekolah.
Selain menyampaikan hasil evaluasi, Kepala BKPDM ini juga menyampaikan pemantauannya tentang perolehan nilai sementara siswa peserta TKA baik SD maupun SMP. Per hari ini (24/5/2026) kata Toni, jumlah siswa baik SD maupun SMP yang memperoleh nilai sempurna cukup banyak.
“Nilai sempurna itu artinya, para siswa tersebut dapat mengerjakan 30 soal TKA dengan benar, oleh karena itu, mereka memperoleh nilai 100. Di jenjang SD ada 814 siswa memperoleh nilai 100 pada mata pelajaran Matematika, dan 4.507 siswa memperoleh nilai 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia,” jelas Toni.
“Sementara pada jenjang SMP ada 226 siswa memperoleh nilai 100 pada mata pelajaran Matematika dan 4.050 siswa memperoleh nilai 100 dalam bidang studi Bahasa Inggris,” jelas Toni.
Kita tunggu evaluasi menyeluruh dari pelaksanaan TKA yang pertama ini dan tindak lanjutnya. Mudah-mudahan langkah lanjutan dari hasil evaluasi tersebut, benar-benar mempertimbangkan perkembangan dan pertumbuhan siswa menjadi lebih manusiawi dan bukan pertimbangan lain di luar pendidikan.
Foto: Pikiran Rakyat
