Depoedu.com-Pagi ini, 27 Januari 2026, suasana hall KB TK Tarakanita tampak tidak seperti biasanya. Gelak tawa riang dan keriuhan khas anak-anak memenuhi ruangan yang telah disulap menyerupai area foodcourt.
Hari ini, KB-TK Tarakanita menggelar kegiatan market day, sebuah ajang tahunan yang menjadi bagian vital dari kurikulum pembentukan karakter siswa.
Kegiatan market day kali ini mengusung konsep yang unik. Jika biasanya anak-anak hanya melihat, kali ini mereka terjun langsung dalam simulasi ekonomi mini. Sekolah menyediakan berbagai pilihan menu yang menggugah selera, mulai dari kudapan hingga minuman segar.
Terdapat empat stand makanan utama yang menawarkan variasi menu seharga Rp 2.000, antara lain pancake yang lembut, roti sosis yang gurih, kue kering (astor dan bidaran keju), serta puding jeli yang manis. Sementara itu, untuk melepas dahaga, tersedia stand minuman es teh segar seharga Rp. 1.000.
Baca juga : Puteri Persahabatan Bagi Yeyen: Ruang Belajar tentang Mendengar, Menghargai, dan Menjadi Manusia yang Utuh
Setiap siswa dibekali dengan modal uang sebesar Rp 5.000. Dengan uang tersebut, mereka ditantang untuk mengelola keuangan pribadi dengan memilih dua jenis makanan dan satu minuman. Di sinilah aspek Competence (kemampuan) anak diuji.
Mereka diajak berhitung secara langsung, mengenal nilai mata uang, dan mengambil keputusan logis mengenai apa yang ingin mereka beli sesuai dengan anggaran yang dimiliki.
Market day bukan sekadar acara jajan bersama. Kegiatan ini merupakan perwujudan dari Value Proposition sekolah Tarakanita dalam mendalami jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) sejak usia dini.
Anak-anak diajak bergantian peran; ada saatnya mereka menjadi pembeli yang kritis, dan ada saatnya mereka berdiri di balik meja sebagai penjual yang sigap.
Saat menjadi penjual, siswa belajar tentang Conviction (daya juang dan keteguhan hati). Mereka harus percaya diri menawarkan menu kepada teman-temannya, berkomunikasi dengan sopan, dan tetap ceria meski antrian mulai memanjang.

Kepercayaan diri ini menjadi modal utama bagi mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang berani menghadapi tantangan di masa depan.
Selain aspek kognitif, nilai moral menjadi pondasi utama dalam kegiatan ini. Nilai kejujuran sangat ditekankan, baik dalam proses transaksi kembalian uang maupun dalam memastikan kualitas layanan yang diberikan kepada pembeli.
Anak-anak diajak memahami bahwa dalam dunia usaha, kejujuran adalah mata uang yang paling berharga.
Tak kalah penting, semangat Community (komunitas/kerjasama) terlihat jelas melalui kerjasama tim di setiap stand. Siswa belajar bahwa sebuah tujuan tidak dapat dicapai sendirian.
Mereka berbagi tugas, saling membantu saat ada teman yang kesulitan menghitung, dan bersama-sama menjaga kebersihan area foodcourt.
Baca juga : Tren Baru Rekrutmen Tenaga Kerja dan Antisipasi Lembaga Pendidikan Kita
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh Forum Komunikasi Keluarga Sekolah (FKKSK). Para orang tua yang tergabung dalam FKKSK turut hadir mendampingi dan memantau jalannya kegiatan.
Kehadiran FKKSK membuktikan adanya sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak. Pendampingan ini memastikan bahwa setiap anak mendapat arahan yang tepat saat mereka merasa bingung dalam mengelola uang atau melayani pelanggan.
Maam Katrin salah satu guru KB-TK Tarakanita Surabaya menyampaikan bahwa melalui pengalaman langsung (experiential learning) seperti ini, nilai-nilai abstrak tentang ekonomi dan moral menjadi lebih mudah diserap oleh anak-anak.
Market Day bukan hanya soal menjual makanan, tapi soal menanamkan benih karakter unggul yang akan terus bertumbuh dalam diri setiap peserta didik.
Dengan berakhirnya kegiatan hari ini, anak-anak pulang tidak hanya dengan perut kenyang, tetapi juga dengan pelajaran berharga tentang kemandirian, tanggung jawab, dan indahnya berbagi dalam komunitas.

[…] Baca juga : Cetak Entrepreneur CIlik, KB-TK Tarakanita Surabaya Gelar Market Day Berkonsep Foodcourt […]
[…] Baca juga : Cetak Entrepreneur CIlik, KB-TK Tarakanita Surabaya Gelar Market Day Berkonsep Foodcourt […]