Depoedu.com-Kegiatan Festival Budaya Bali di KB-TK Tarakanita 1 diselenggarakan belum lama ini. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana untuk mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada anak sejak usia dini, khususnya budaya Bali yang kaya akan seni, tradisi, dan kearifan lokal.
Kegiatan ini dirancang secara menyenangkan, edukatif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak TK, melalui rangkaian acara yang melibatkan seluruh siswa, guru, dan orang tua.
Baca juga : Renungan Natal Untuk Orang Tua dan Guru; Menjadi Cahaya Di tengah Tantangan
Festival diawali dengan kegiatan pawai budaya yang diikuti oleh seluruh anak. Anak-anak mengenakan busana adat Bali seperti kamen, udeng, dan kebaya anak yang telah disiapkan dengan sederhana dan aman.
Mereka berjalan mengelilingi area sekolah sambil membawa hiasan kecil berupa payung, lukisan Pura dan kipas. Pawai ini bertujuan melatih rasa percaya diri, kebersamaan, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Nusantara.
Acara berikutnya adalah penampilan tari dari masing-masing kelas. Setiap kelas menampilkan tarian sederhana yang terinspirasi dari gerak tari Bali, seperti Tari Pendet dan Tari Kipas, dengan gerakan yang telah dimodifikasi agar mudah diikuti anak-anak.

Mereka tampil di atas panggung mini yang dihias dengan nuansa Bali, melatih keberanian tampil dan kerja sama dalam kelompok.
Selain itu, terdapat juga penampilan dari kegiatan ekstrakurikuler tari, yang menampilkan gerakan yang lebih terstruktur dan harmonis. Anak-anak yang mengikuti ekstrakurikuler menunjukkan hasil latihan mereka dalam bentuk tari kreasi Bali sederhana.
Penampilan ini memberikan motivasi bagi anak-anak lain untuk berpartisipasi dalam kegiatan seni. Selain itu ada juga penampilan dari ekstrakulikuler musik pianika di mana anak memainkan pianika dengan lagu Bali yaitu Janger
Baca juga : Misa Akhir Semester I dan Lomba Menyanyi Bersama menyambut Natal di SD Santo Yosef Tarakanita Surabaya
Setelah pawai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi mencicip makanan khas Bali. Anak-anak diperkenalkan pada berbagai makanan tradisional yang sudah disesuaikan dengan selera dan keamanan anak, seperti es kuwut, ayam betutu, pie susu, dan sate lilit, kacang disco.
Melalui Festival Budaya Bali ini, anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, serta mampu menumbuhkan sikap saling menghargai budaya, meningkatkan rasa percaya diri, dan mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah.

[…] Baca juga : Festival Budaya Bali […]