Teknologi Ini yang Buat HP Akan Segera Punah

DEPO Topik
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Kemajuan teknologi sungguh bisa diprediksi. Teknologi seperti apa yang akan berkembang di masa depan juga bisa ramalkan. Yang belum diketahui pasti adalah kemajuan teknologi ini akan membawa perubahan seperti apa bagi kehidupan manusia di masa yang akan datang.

Saat ini teknologi seperti AR dan/atau VR sudah bukan barang baru lagi. Aplikasinya sudah mulai dikenal banyak kalangan. Batasan antara dunia maya dan dunia real sudah semakin tipis. Bahkan sekarang pada kenyataannya kita ‘lebih hidup’ dalam dunia maya dibandingkan dalam dunia nyata.

Hal ini dapat dengan jelas kita lihat dalam kehidupan kita sehari-hari. Bagaimana sementara orang lebih akrab bertegur sapa dengan orang di belahan dunia yang lain lewat telepon genggamnya, sementara di sampingnya ada orang yang bahkan tidak disapa.

Oleh teknologi AR atau Augmented Reality, batasan antara dunia real dan dunia maya menjadi semakin bias lantaran teknologi AR telah menggabungkan keduanya, yang maya dan real dalam satu kesempatan.

Pengguna AR dapat berinteraksi secara real time satu sama lain. Mungkin masih segar dalam ingatan kita bagaimana para pencari Pokemon rela berjalan sambil konsentrasi memegang telepon genggam demi menangkap Pokemon dalam permainan virtual mereka.

Baca juga : Laporan Guru, Korban Pengeroyokan Orang Tua Tidak Ditindaklanjuti Polisi, Korban Malah Terancam Jadi Tersangka

Selain Augmented Reality atau AR, teknologi lain yang memberi pengalaman virtual layaknya pengalaman real adalah VR atau Virtual Reality (VR). VR sedemikian rupa memberi pengalam virtual atau pengalaman dalam dunia maya, seolah pengalaman real.

Teknologi dalam Virtual Reality memungkinkan seseorang berinteraksi dengan objek virtual dalam bentuk tiga dimensi sehingga memberi pengalaman berbeda, seolah interaksi tersebut berlangsung secara real time.

Namun kejutan besarnya bukan pada kedua teknologi ini; entah itu AR maupun VR. Kejutannya adalah bahwa di masa yang akan datang, dalam hitungan beberapa tahun ke depan kita mungkin akan segera meninggalkan telepon genggam.

Kehadiran teknologi ini, akan mengakibatkan telepon genggam (HP) menjadi tidak lagi dibutuhkan. Teknologi ini bahkan tidak membutuhkan pengisi daya seperti halnya telepon genggam.

“Saat kamu makan, tubuhmu menciptakan energi. Anda menelan makanan tubuh menciptakan energi,” terang Martin Cooper, penemu telepon genggam, tentang bagaimana teknologi yang menggantikan telepon genggam ciptaannya mengisi daya.

Baca juga : Mendorong Perubahan Di Masyarakat Melalui Pendidikan Tinggi

Teknologi ini, kini telah dikembangkan oleh banyak perusahaan. Yang terang-terangan merilis teknologi ini salah satunya adalah perusahaan milik Elon Musk, Neuralink.

Neuralink kini mengembangkan chip yang ditanam dan nantinya akan terhubung dengan otak manusia. Kita belum tahu seperti apa perubahan yang akan dibawa oleh teknologi ini. Yang pasti perubahan yang diakibatkan olehnya tentu bukan sesuatu yang sederhana.

Tentang teknologi ini, terang Cooper, “ Generasi berikutnya akan punya ponsel yang disematkan di bawah kulit telinga mereka.”

Ya di masa depan telepon genggam akan digantikan oleh teknologi chip yang ditanam di bawah kulit tubuh manusia.

Seperti diprediksi oleh Cooper, chip ini akan memiliki sensor yang kuat. Apalagi ke depan dengan dukungan konektivitas jaringan 5G atau bahkan 6G, di mana semua hal itu menjadikan pengganti masa depan telepon genggam, HP ini bukan lagi sesuatu yang mustahil.

Ini tentu kabar buruk bagi perusahaan-perusahaan yang memproduksi telepon genggam. Namun ini juga kesempatan bagi mereka untuk melangkah lebih jauh ke pengembangan teknologi terbaru, yang memang sejalan dengan perubahan yang selalu pasti itu.

Foto: Tajuk24.com

Tulisan ini pernah tayang di eposdigi.com, ditayangkan kembali dengan seizin penulis.

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments