Depoedu.com-Beasiswa untuk siswi SMA Stella Duce 1 dan 2 Yogyakarta merupakan program Yayasan Tarakanita dalam rangka mempersiapkan para peserta didik untuk menjadi masyarakat global, melalui kesiapan berkolaborasi maupun berkompetisi dengan warga dunia lainnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Aurelius Arya Saputra, selaku Kepala Biro SDM dan hubungan Internasional Yayasan Tarakanita dalam pesan tertulis yang diterima oleh www.depoedu.com.
Saat ini SMA Stella Duce 1 dan 2 sedang melakukan seleksi beasiswa bagi siswinya untuk melanjutkan studi di Himeji International School Jepang.
Selain kemampuan akademik, selama ini generasi muda yang mengandalkan kekuatan berkesenian dan penguasaan budaya menjadi salah satu modal besar untuk berkiprah di kancah internasional. Pengalaman para siswi SMA Stella Duce 1 dan SMA Stella Duce 2 Yogyakarta membuktikan hal tersebut.
Dua SMA yang berada di bawah naungan Yayasan Tarakanita ini kembali bekerjasama di bidang pendidikan dengan Himeji International School di Hyogo Jepang, berbekal kekuatan seni dan budaya sebagai salah satu kemampuan yang dimiliki siswi terpilih.
Sejak 2016, Himeji International School selalu menerima siswi-siswi terbaik SMA Stella Duce 1 dan SMA Stella Duce 2 Yogyakarta melalui program beasiswa.
Aleksandrea Tri Amboro, M.M. selaku Kepala Divisi Pendidikan Tarakanita Yogyakarta sekaligus Ketua Panitia Seleksi menjelaskan bahwa seleksi program beasiswa ini diikuti oleh para siswi yang duduk di kelas XI.
Tahun ini, lebih dari 60 siswi SMA Stella Duce 1 dan SMA Stella Duce 2 Yogyakarta akan memperebutkan dua kursi untuk belajar di Jepang mulai dari musim semi April 2024 hingga Maret 2025. Pemilihan siswi penerima beasiswa ini berjalan melalui proses yang terbilang panjang.
Para siswi mengikuti seleksi selama hampir dua bulan, mulai dari 15 Juli 2023 hingga direncanakan akan berakhir 9 September 2023. Seleksi pun akan diakhiri dengan ‘Tarakanita Scholarship Camp’ bagi siswa terpilih, imbuhnya.
Bekal Seni dan Budaya
Salah satu tahapan seleksi yang akan dilalui para siswi adalah penguasaan seni dan budaya. Kemampuan seni dan budaya menjadi salah satu prasyarat wajib yang harus dilalui para siswi. Selain itu para siswi juga wajib memenuhi prasyarat lain seperti kemampuan akademik, wawasan kebangsaan, serta kepribadian dan karakter.
Pada kesempatan kali ini para peserta seleksi mementaskan art performance yang diadakan pada tanggal 14 sampai dengan 15 Agustus 2023 di aula SMP Stella Duce 1 Dagen, Yogyakarta. Dalam art performance, setiap siswi dituntut mempersiapkan diri dan menampilkan kemampuan terbaik dalam seni budaya yang dimilikinya.

Mereka mementaskan beragam bentuk seni dan budaya mulai dari menyanyi, menari, bermain musik, melukis, monolog dan story telling, bermain peran, hingga budaya Jawa seperti membatik dan macapat.
Ketatnya seleksi penguasaan seni dan budaya juga didukung oleh standar penilaian yang dilakukan oleh para juri dari kalangan profesional dan pemerhati seni. Tahun ini, seleksi penguasaan seni dan budaya menghadirkan tiga juri yang kompeten di bidangnya.
Salah satu juri adalah Asriuni Pradipta, pengajar Insitut Seni Yogyakarta yang pernah memenangkan ajang World Choir Games 2010 sebagai vokalis dan ajang Pesparani Nasional sebagai pelatih vocal.
Selain itu, ada juga Daruni, pendiri Tari Natya Lakshita bersama Didik Nini Thowok dan pernah menerima Anugerah Penghargaan Satya Lencana Karya Satya XX dan XXX dari Presiden Republik Indonesia.
Juri lainnya adalah Kandida Rani Nyaribunyi alumnus ISI Yogyakarta yang pernah mendapatkan gelar lulusan terbaik, putri almarhum Musisi Djaduk Ferianto yang kini banyak berkiprah sebagai media relation berbagai acara seni dan budaya. Bunyi juga merupakan penerima beasiswa studi di HIS Jepang pada tahun ajaran 2016/2017.
Baca juga : Ukeireru: Filosofi Jepang Untuk Berdamai Dengan Perubahan
Sejak tahun 2016, sebanyak 14 siswi SMA Stella Duce 1 dan SMA Stella Duce 2 Yogyakarta telah mendapatkan beasiswa. Beberapa di antara mereka, berkesempatan melanjutkan studi di sejumlah universitas ternama di Jepang, seperti di Kanazawa Institute of Technology Jepang.
Latar Belakang Kerjasama
Yayasan Tarakanita yang bergerak di bidang pendidikan dengan 60 sekolah di seluruh Indonesia dan di antaranya adalah SMA Stella Duce 1 dan SMA Stella Duce 2 Yogyakarta, menjalin kolaborasi dengan Himeji International School sejak tahun 2013.
Kerjasama ini kemudian diperluas dengan menghubungkan sistem pendidikan menengah pertama (SMP) di Indonesia dengan pendidikan menengah atas (SMA) di Jepang, yang disebut kerjasama offshore school.
Kerjasama ini merupakan inovasi pendidikan pertama di Indonesia untuk jenjang sekolah menengah pertama. Kolaborasi baru ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa menjadi pemimpin masa depan.
Melalui kurikulum dalam pembelajaran yang mengutamakan keunggulan akademik, kesiapan siswa untuk berkolaborasi dengan masyarakat dunia, serta memberikan kesadaran tentang isu-isu global yang dihadapi dunia sebagaimana tercantum dalam sustainable development goals (SDG’s).
