Mengenal Teknik Penilaian Pengajaran Menurut Kurikulum Merdeka

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Penilaian pendidikan adalah proses untuk mendapatkan informasi tentang prestasi atau kinerja peserta didik. Hasil penilaian digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap ketuntasan belajar peserta didik dan efektivitas proses pembelajaran.

Tujuan penilaian adalah untuk mengetahui kemajuan belajar siswa, untuk perbaikan dan peningkatan kegiatan belajar siswa serta sekaligus memberi umpan balik bagi perbaikan pelaksanaan kegiatan belajar.

Peran penilaian dalam sebuah proses pembelajaran adalah untuk dapat mengetahui perkembangan siswa, apakah sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran atau belum. Untuk mengetahui hal itu digunakan teknik penilaian kurikulum merdeka yang sesuai dengan tujuan diadakannya penilaian.

Berikut ini akan dibahas secara gamblang tentang teknik penilaian.

  1. Observasi

Teknik observasi adalah suatu cara untuk mengadakan penilaian dengan menggunakan pengamatan secara langsung dan sistematis. Teknik observasi juga dapat digunakan oleh guru untuk menilai aspek pengetahuan ataupun keterampilan, format lembar observasinya disesuaikan dengan kebutuhan.

Penilaian peserta didik yang dilakukan secara berkesinambungan melalui pengamatan perilaku yang diamati secara berkala baik prang guru maupun oleh antar teman sebayanya.

  1. Kinerja

Penilaian kinerja dilakukan dengan mengamati saat peserta didik melakukan aktivitas atau menciptakan suatu hasil karya yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, atau mengamati hasil/produk dari tugas kinerja yang diberikan, atau keduanya. Keterampilan yang ditunjukkan peserta didik merupakan aspek yang akan dinilai.

Baca juga : 20 Pekerjaan Baru, Butuh Keterampilan Baru. Apa Antisipasi Sekolah?

Penilaian kinerja (sering disebut juga penilaian otentik) merupakan teknik penilaian multidimensional yang dapat dilakukan dengan penilaian tertulis,penilaian perbuatan, dan penugasan. Penilaian yang menuntut peserta didik untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuannya ke dalam berbagai macam konteks sesuai dengan kriteria yang diinginkan.

  1. Projek

Penilaian proyek adalah penilaian yang dilakukan terhadap suatu tugas yang harus diselesaikan dalam periode atau jangka waktu tertentu. Tugas tersebut berupa suatu bentuk investigasi atau   penyelidikan.Kegiatan penilaian terhadap suatu tugas meliputi kegiatan perancangan pelaksanaan, dan pelaporan, yang harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu.

4. Tes Tertulis

Teknik penilaian kurikulum merdeka selanjutnya yaitu tes tertulis. Tes dengan soal dan jawaban disajikan secara tertulis untuk mengukur atau memperoleh informasi tentang kemampuan peserta didik.

Tes tertulis dapat berbentuk esai, pilihan ganda, uraian, atau bentuk-bentuk tes tertulis lainnya. Penilaian tertulis lebih menekankan pada aspek kognitif siswa, atau lebih untuk mengukur siswa dalam aspek pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis dan evaluasi.

Tes tulis adalah tes yang soal-soalnya harus dijawab peserta didik dengan memberikan jawaban tertulis sedangkan tes lisan adalah tes yang pelaksanaannya dilakukan dengan mengadakan tanya jawab secara langsung antara pendidik dan peserta didik. Kedua tipe tes mempunyai kekurangan dan kelebihan.

  1. Tes Lisan

Tes lisan adalah tes yang menuntut siswa memberikan jawaban secara lisan. Tes lisan biasanya dilaksanakan dengan cara mengadakan percakapan antara siswa dengan tester tentang permasalahannya yang diujikan.

Tes lisan dapat digunakan untuk mengungkapkan hasil belajar siswa, baik pada aspek kognitif maupun afektif. Tes lisan sangat bermanfaat untuk mengukur aspek yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi (communicative skill).

Baca juga : Urgensi Pendidikan Karakter Anak Di Era Digital

Tes lisan juga dapat digunakan untuk menguji siswa, baik secara individual maupun secara kelompok. Pada dasarnya tes lisan sama dengan tes uraian, perbedaannya terletak pada pelaksanaannya. Tes lisan dilakukan dalam suatu komunikasi langsung antara tester dan testi.

  1. Penugasan

Pengertian Metode Penugasan atau metode pemberian tugas adalah cara dalam proses belajar mengajar dengan jalan memberi tugas kepada siswa. Tugas-tugas itu dapat berupa mengikhtisarkan karangan, (dari surat kabar, majalah atau buku bacaan) membuat kliping, mengumpulkan gambar, perangko, dan dapat pula menyusun karangan

Pemberian tugas kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan dan memfasilitasi peserta didik memperoleh atau meningkatkan pengetahuan.`Penugasan yang berfungsi untuk penilaian dilakukan setelah proses pembelajaran.

Sedangkan penugasan sebagai metode penugasan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan yang diberikan sebelum atau selama proses pembelajaran (assessment for learning).

  1. Portofolio

Teknik penilaian kurikulum merdeka yang terakhir yaitu portofolio. Portofolio merupakan kumpulan dokumen hasil penilaian, penghargaan, dan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang mencerminkan perkembangan dalam kurun waktu tertentu.

Portofolio terdiri dari dua kata yaitu “port” yang asalnya dari kata report yang artinya laporan dan “folio” yang artinya lengkap atau full. Jika digabungkan, portofolio adalah kumpulan dokumen yang berasal dari pribadi, kelompok, dan sejenisnya, yang tersusun rapi dari semua pekerjaan yang telah dilakukan.

Secara umum, pengertian sederhana dari apa itu portofolio adalah kumpulan dokumen dari seseorang, kelompok dan sejenisnya yang bertujuan untuk mendokumentasikan perkembangan suatu proses dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan

Foto:Radarbekasi.id

5 2 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments