Daftar 36 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia versi Webometrics

EDU Talk
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com – Webometrics, merupakan sebuah lembaga pemeringkat yang berasal dari Spanyol. Lembaga ini dalam setahun, telah dua kali merilis peringkat perguruan tinggi didunia, yakni pada bulan Januari dan bulan Juli. Lembaga ini berafiliasi dengan dewan riset nasional Spanyol.

Webometrics dalam setiap rilisnya selain merilis kategori universitas terbaik dunia. Namun Webometrics juga melaunching kategori peringkat uniersitas di wilayah Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Afrika, dunia Arab, Oceania, dan Makedonia Utara.

Namun demikian pada setiap rilisnya, kitapun dapat membaca peringat berdasarkan area yang lebih kecil, yakni peringkat berdasarkan area negara.

Seperti rilis pada tahun-tahun sebelumnya, pemeringkatan dilakukan berdasarkan empat kriteria utama yakni presence, impact, openness, dan excellence.

Baca Juga : Sepuluh Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Tahun 2018 Menurut Webometrics

Presence merupakan jumlah halaman website universitas dan halaman dinamik yang ditangkap oleh mesin pencarian Google.

Sedangkan, Impact merupakan jumlah external link yang unik yang diterima oleh domain web universitas yang ditangkap oleh mesin pencarian Google.

Openness sebagai kriteria beriktnya sebagai jumlah fail Microsoft Word dan Microsoft Power Point yang online dibawah domain website universitas yang tertangkap oleh mesin pencari Google Scholar.

Dan excellence sebagai kriteria lainnya sebagai jumlah artikel ilmiah yang telah dipublikasi perguruan tinggi bersangkutan yang terindex di Climmage Institute rangking dan Google Scholar.

Peringkat Universitas Swasta

Peringkat berikut yang Eduers baca dikelompokkan ulang oleh www.depoedu.com setelah meleluarkan universitas negeri. Setelah itu diragking ulang sebagaimana terihat pada daftar berikut.

Pada rilis Webometrics tersebut, ada 2694 universitas dari Indonesia yang masuk daftar, 36 universitas yang masuk daftar ini, adalah universitas yang berada pada rangking 100 besar dari jumlah diatas.

Di mana pada rangking 100 besar tersebut, Universitas Indonesia berada dirangking pertama dan pada rangking ke 100 ada Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang.

Baca Juga : Daftar Peringkat Perguruan Tinggi di Jabodetabek Tahun 2019 Menurut Lembaga Peringkat Webometrics

Dengan demikian jelas bahwa 36 universitas swasta pada daftar ini, secara peringka berada pada peringkat yang lebih baik dari banyak perguruan tinggi Negri di jajaran 100 besar.

Misalnya, Universitas Bina Nusantara (BiNus) pada jajaran 100 besar nasional berdasarkan peringkat Webometrics tersebut, berada jauh diatas universitas negeri seperti Universitas Pajajaran Bandung. Pada daftar tersebut, Universitas Bina Nusantara berada di urutan 14, sedangkan Universitas Pajajaran Bandung, berada di urutan ke 27.

Berikut ini daftar 36 universitas swasta yang masuk urutan 100 besar, kategori Area Indonesia. Ada dua angka yang tercantum setelah nama universitas. Angka pertama adalah angka peringkat 100 besar dalam area nasional, dan angka berikutnya adalaah angka peringkat dunia.

  1. Universitas Telkom (5/1435)
  2. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (11/1906)
  3. Universitas Bina Nusantara (14/2111)
  4. Universitas Narotama Surabaya (18/2570)
  5. Universitas Mercubuana (20/2674)
  6. Universitas Gunadharma (28/3009)
  7. Universitas Islam Indonesia (31/3125)
  8. Universitas Dian Nuswantoro (32/3215)
  9. Universitas Muhammadiyah Malang (33/3268)
  10. Universitas Katolik Parahyangan Bandung (37/3379)
  11. Universitas Kristen Petra (43/3736)
  12. Universitas Pendidikan Ganesha (46/3935)
  13. Universitas Muhammadiyah Surakarta (49/4071)
  14. Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta (51/4312)
  15. Universitas Kristen Maranatha (56/4684)
  16. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (58/4781)
  17. Universitas Trisakti (60/4831)
  18. Institut Teknologi Telkom Purworejo (65/4936)
  19. Universitas Muhamadiyah Metro Lampung (67/5119)
  20. Unversitas 17 Agustus 1945 Surabaya (69/5172)
  21. Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya (71/5238)
  22. Universitas Darma Persada (72/5298)
  23. Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta (73/5318)
  24. Universitas Musamus Merauke (75/5337)
  25. Universitas Muhammadiyah Purworejo (76/5368)
  26. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (77/5371)
  27. Universitas Muhammadiyah Ponorogo (80/5463)
  28. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (83/5521)
  29. Universtias Tarumanegara (86/5603)
  30. Universitas Widiatama (88/5633)
  31. Universitas Esa Unggul (90/5652)
  32. Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa (94/5748)
  33. Universitas PGRI Madiun (95/5775)
  34. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (97/5802)
  35. Universitas Potensi Utama (98/5854)
  36. Universitas AMICOM Yogyakarta (99/5868)

Jika ada perguruan tinggi yang Eduers ketahui namun tidak masuk dalam daftar ini, maka bisa terjadi perguruan tinggi tersebut ada peringkat yang dibawah 100. Atau dapat terjadi universitas tersebut belum masuk dalam jajaran 2694 uniersitas.

Dapat pula terjadi universitas tersebut tidak masuk dalam kriteria Webometrics meskipun universitas tersebut bermutu baik. Kenapa demikian? Karena Webometrics cuma satu dari banyak lembaga pemeringkat.

Baca Juga : Pendidikan Berkualitas untuk Masa Depan Gemilang

Namun, apabila kriteria yang digunakan Webometrics benar-benar menggambarkan aktivitas untuk menjadi bermutu, maka 36 universitas swawsta pada daftar ini dapat dikategorikan sebagai universitas yang bermutu.

Semoga daftar ini dapat memberi gambaran tentang mutu perguruan tinggi swasta di tanah air dan dapat menjadi panduan dalam memilih alternatif perguran tinggi swasta secara tepat.

0 0 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
4 Comments
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca Juga : Daftar 36 Universitas Swasta Terbaik Di Indonesia Versi Webometrics […]

khusnul arief
3 years ago

unisma malang kok ngga masuk 100 besar perguruan tinggi swasta sih, emangnya masih ngga bagus kah ???

Sipri peren
3 years ago
Reply to  khusnul arief

Berarti ada Unisma bisa jadi peringkatnya masih di bawah 100 atau tidak masuk kriteria yg digunakan webometrik.