Dua Murid SMAK Kolese Santo Yusup Malang Mengisi Kemerdekaan Mengemban Tugas Negara

Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Mengawali tahun ajaran 2025–2026, SMAK Kolese Santo Yusup Malang (KOSAYU) mendampingi 1.256 murid yang terbagi dalam 36 rombongan belajar (rombel). Setiap rombel selalu diupayakan seimbang berdasarkan banyaknya murid laki-laki dan perempuan, pemetaan akademik, ataupun asal daerahnya. Keberagaman daerah asal dari 32 provinsi di Indonesia inilah yang menumbuhkan persaudaraan antar murid di SMAK Kosayu dalam wadah […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Mengapa Bangsa Indonesia Menetapkan Tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan?

Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Proklamasi kemerdekaan Indonesia bukan titik akhir perjuangan bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Belanda yang telah merasakan kekayaan Indonesia selama ratusan tahun enggan mengakui kemerdekaan Indonesia. Bahkan mencoba masuk kembali ke Indonesia untuk menancapkan kolonialisme dan imperialismenya. Sementara pihak Sekutu yang telah memenangkan Perang Dunia II merasa memiliki hak atas nasib bangsa Indonesia. […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Tarakanita Tangerang: Harmoni dalam Keberagaman

Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Sekolah Tarakanita Tangerang menyelenggarakan friendship virtual concert dengan tema concordia in diversitate (harmoni dalam keberagaman). Konser diselenggarakan Sabtu, 19 Juni 2021 secara virtual. Konser diselenggarakan sebagai acara puncak perayaan 25 tahun Sekolah Tarakanita hadir dan berkarya di daerah Tangerang tepatnya di Gading Serpong dan Citra Raya. “Konser bertajuk Cinta Indonesia ini terinspirasi oleh rasa cinta […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Gagasan Ki Hajar Dewantara; Dulu dan Sekarang

Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Raden Mas Soewardi Soerjadiningrat yang lebih dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara, pelopor pendidikan bagi kaum pribumi di zaman penjajahan Belanda. Orang tua Ki Hajar Dewantara mendidik anaknya dengan model pendidikan Keraton Pakualaman Yogyakarta. Ki Hajar Dewantara bersekolah di sekolah Belanda, menjadi aktivis pergerakan nasional yang pemberani dan mengenyam pendidikan di STOVIA (sekolah kedokteran). Walaupun […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...