Refleksi Awal Tahun 2023 Bangkit Bersama Menuju Indonesia yang Maju

Event
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Hidup manusia penuh dinamika, diwarnai berbagai perubahan baik oleh karena faktor internal maupun faktor eksternal. Semua berubah, semua mengalir kata sang filsuf. Dan manusia menghidupi arus serta pusaran perubahan itu tanpa bisa bernegosiasi lagi.

Jika tak mau berubah, akan tergerus oleh perubahan itu dan selesai semuanya. Tahun 2022, yang baru kita lewati adalah tahun yang sangat berat bagi kita semua. Sejak pandemi covid19 merebak, praktis seluruh kehidupan kita berubah.

Praktis seluruh pola interaksi dan aktivitas kehidupan berubah.  Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, merupakan pukulan berat bagi ekonomi di dalam negeri Indonesia. Anggaran yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp1.000 trilyun.

Kondisi ini diperparah dengan konflik Ukraina-Rusia. Hakikat dari kondisi Covid-19 dan peperangan ini memunculkan tiga varian baru ancaman. Pertama adalah krisis pangan, kedua krisis energi, dan ketiga adalah krisis keuangan global.

Pemerintah sepanjang tahun 2022 mengatasi krisis pangan, pemerintah terus mendorong terwujudnya swasembada pangan. Indikatornya, pemerintah telah membangun infrastruktur yang masif di sektor pangan ini.

Antara lain 35 unit bendungan, 10.035 hektar daerah irigasi, rehabilitasi terhadap 152.615 hektar jaringan irigasi, pembangunan 21 embung, dan pembangunan 157 km tanggul pengendali banjir dan pengamanan pantai. Hal ini, membuat Indonesia relatif surplus pangan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga : Mengenal Gejala Anxiety Disorder Pada Anak, Orang Tua Wajib Paham

Berkaitan dengan energi, pemerintah telah mengantisipasi dengan menyiapkan kebijakan, salah satunya adalah Program Mandatori B30 yang mewajibkan semua bahan bakar diesel di Indonesia memiliki campuran minimal 30% biodiesel dan 70% solar.

Dalam bidang kesehatan kita perlu menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi karena telah mampu memimpin tim dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM) untuk bekerja bersama-sama secara efektif.

Pada saat pandemi Covid-19 terjadi, data di Indonesia pernah mencapai 600.000 kasus per hari. Sekarang sudah turun menjadi di bawah 2.000 per hari. Sementara yang masuk rumah sakit pernah mencapai 100.000 orang, namun sekarang hanya 3.100 orang per hari.

Adapun yang meninggal pernah mencapai 1.800 orang, sekarang sudah berhasil ditekan hingga turun di angka 17 sampai 19 orang per hari.

Jadi itu adalah pencapaian yang kita raih di masa pandemi ini dan seluruh dunia juga mengakui bahwa penanganan kita adalah yang paling baik, khususnya di gelombang terakhir, varian omicron dan B4 dan B5.

Konteks ekonomi, pendapatan Indonesia di tahun 2022 setelah 2 tahun berjuang untuk pulih, justru bisa tumbuh 49,8%. Sementara rasio utang yang seringkali menjadi catatan selama masa covid ini, Indonesia terpaksa menambah utang untuk menangani covid.

Baca juga : Gerakan Body Positivity, Mengapa Remaja Membutuhkan Gerakan Ini?

Namun penetrasi rasio utang terhadap PDB yang sempat menyentuh 4,1%, perlahan diturunkan dan sekarang di angka 3,8%.

Hari ini kita memasuki tahun 2023 dengan penuh syukur kepada Tuhan atas anugerah-Nya bagi kita pribadi dan bangsa kita. Kita hidup dalam pengharapan dan iman teguh kepada Tuhan bahwa di tahun 2023 Tuhan akan menjadikan segalanya baik dan indah.

Komitmen pemerintah untuk menegakkan hukum secara konsisten, memberi jaminan dan perlindungan keamanan bagi rakyat, upaya melawan pandemi sekaligus menstabilkan ekononomi.

Ini menampilkan sosok negara yang kuat berwibawa yang tidak bisa dikalahkan oleh kelompok-kelompok pengacau, memberi harapan baru bahwa Tahun 2023 kehidupan bangsa kita akan lebih baik dan prospektif.

Komitmen pemerintah di tahun 2023 untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat. Berbagai upaya terus dilakukan. Tidak ada pilihan lain kecuali seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan.

Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran. Sebagai warga masyarakat kita diminta menjadikan pancasila sebagai way of life dan pandangan hidup berbangsa dan bernegara di mana saja kita berada.

Foto : bola.com

 

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
oldest
newest most voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca juga : Refleksi Awal Tahun 2023 Bangkit Bersama Menuju Indonesia Yang Maju […]