Berjalan Bersama, Menjadi Guru dan Karyawan yang Berkualitas

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Rekoleksi berasal dari bahasa Inggris yaitu recollect yang berarti mengingat kembali atau mengumpulkan kembali. Rekoleksi adalah khalawat pendek selama beberapa hari. Menurut KBBI, khalawat artinya pengasingan diri untuk menenangkan pikiran atau mencari ketenangan batin.

Rekoleksi juga merupakan salah satu untuk melatih hidup rohani dan menumbuhkan rasa ingin berubah menuju ke arah yang lebih baik.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, peristiwa seringkali berlalu begitu saja tanpa sempat kita merefleksikan sehingga kita tidak tahu makna di balik peristiwa. Sementara iman kita menyadari bahwa Tuhan turut hadir dalam setiap peristiwa tersebut setiap harinya.

Baca juga : Tepatkah Penggunaan Jubah Dan Toga Dalam Wisuda Kelulusan Di TK, SD, SMP, Dan SMA?

Realita ini mendorong pimpinan SDK Sang Timur mengadakan rekoleksi khusus bagi guru dan karyawan.  Rekoleksi menjadi saat guru serta karyawan untuk berhenti sejenak dari aktivitas rutin dan merefleksikan hidupnya untuk menemukan kehendak Tuhan.

Kegiatan rekoleksi guru dan karyawan SDK Sang Timur Karang Tengah dilaksanakan tanggal 23 – 24 Juni 2022 di di Wisma Lestari Sang Timur, Cikanyere.  Acara dibuka oleh Romo Sunaryo, SVD dengan Ibadat Bersama.

Rekoleksi kali ini dengan tema “Berjalan Bersama Menjadi Guru dan Karyawan yang Berkualitas”. Dalam rekoleksi ini, para guru serta karyawan diajak untuk merefleksikan tentang cara melayani, mengembangkan talenta, dan memiliki semangat baru.

Nilai-nilai ini disampaikan lewat pembacaan ayat kitab suci tentang Zakeus, sharing, renungan.

Sr. Clarisaa PIJ selaku Kepala Sekolah berharap lewat kegiatan ini para guru dan karyawan mengalami peningkatan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesionalisme, sikap sosial, spiritual dan kompetensi leadership supaya mampu menjadi guru serta karyawan yang memiliki daya ubah dan menjadi teladan bagi anak didiknya.

“Seorang tenaga pendidik sudah pasti harus menguasai kompetensi dasar yang dimiliki oleh seorang guru, di antaranya adalah kompetensi pedagogik, kepribadian, profesionalisme, sikap sosial, spiritual dan kompetensi leadership. Dengan kompetensi tersebut, seorang guru akan menjadi tenaga pendidik yang memiliki daya ubah dan teladan yang baik bagi anak didiknya,” ucap Sr. Clarisa PIJ.

Baca juga : Mari Bersiap Untuk Kembali Ke Sekolah, Ketika Pandemi Mulai Mereda

Romo Sunaryo, SVD dalam pemaparan beliau menggaris bawahi bahwa seorang guru harus memiliki pandangan yang moderat dalam mengajar.

“Fungsi guru harus mampu menjadi pribadi yang baik dan dapat dicontoh siswa. Guru serta karyawan harus mampu membangun kepribadian dan etika supaya tercipta kualitas pendidikan yang terpadu dan integral sehingga masing-masing anak berkembang dengan baik,“ tambahnya.

5 2 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments