Depoedu.com-Pendidikan adalah fondasi utama utama pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan sistem pendidikan sangat menentukan seberapa cepat sebuah negara dapat mencapai kemajuan.
Agar Indonesia dapat bersaing di kancah global, dan bertransformasi menjadi negara maju, sistem pendidikan kita tidak bisa lagi berjalan seperti selama ini. Tidak ada rencana pengembangan pendidikan jangka panjang yang berorientasi pada kebijakan pembangunan menyeluruh jangka panjang.
Kebijakan pendidikan bisa berganti seketika bahkan tanpa evaluasi kebijakan rezim sebelumnya, karena pergantian rezim kepemimpinan nasional. Bongkar pasang kebijakan pendidikan silih berganti tanpa arah yang jelas. Pembangunan pendidikan menjadi proses yang tidak berkesinambungan.
Padahal untuk menjadi negara maju, tidak hanya diperlukan pembangunan pendidikan yang berkesinambungan melainkan juga diperlukan perubahan mendasar atau transformasi yang berkesinambungan dan menyentuh berbagai aspek.
Tulisan ini akan mencoba membahas beberapa pilar transformasi di bidang pendidikan yang krusial dan diperlukan agar Indonesia bisa menjadi negara maju:
- Perubahan paradigma pengajaran
Selama ini pendidikan di Indonesia masih terjebak pada pola transfer pengetahuan, pola teacher-centered dan pola hafalan pengetahuan semata. Padahal di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 kemampuan menghafal sudah tidak lagi diperlukan karena bisa digantikan oleh teknologi.
Di era baru tersebut, manusia yang dibutuhkan adalah manusia yang memiliki kemampuan berpikir kritis, manusia yang memiliki kemampuan kreatif, manusia yang dapat berkomunikasi dan memiliki kemampuan berkolaborasi.
Oleh karena itu, kurikulum sekolah harus dirancang untuk melatih siswa merumuskan masalah, memecahkan masalah yang nyata, bukan hanya menghafal pengetahuan dan menjawab soal ujian. Pola pikir siswa harus pola pikir yang growth mindset, siswa harus didorong untuk terus belajar dan beradaptasi.
Baca juga : “Rekoleksi”, Membuka Diri akan Kehadiran Allah dan Menata Hati, Instrospeksi Diri
- Pemerataan akses dan kualitas pendidikan
Transformasi berikut yang perlu diupayakan adalah transformasi ke arah kebijakan mengatasi kesenjangan kualitas pendidikan antara kota dan desa serta antar pulau yang hingga kini masih menjadi tantangan besar.
Transformasi tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa setiap anak Indonesia, di manapun lokasinya, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Di sini pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci. Oleh karena itu, masalah mendasar seperti keterjangkauan infrastruktur listrik dan internet menjadi masalah yang harus diselesaikan agar pembelajaran online dapat dilakukan di seluruh negeri dan menjangkau semua kalangan.
- Profesionalisme dan kesejahteraan Guru
Transformasi lain yang sangat diperlukan adalah transformasi untuk mengupayakan profesionalisme dan kesejahteraan guru. Ini adalah hal yang penting karena guru adalah ujung tombak pendidikan. Transformasi pendidikan tidak akan berhasil tanpa peran guru yang hebat.
Diperlukan kebijakan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan berdasarkan kebutuhan riil guru, bukan berdasarkan proyek yang dirumuskan dari atas. Hal ini perlu diupayakan secara berkelanjutan agar guru dapat mengajar dengan metode modern, dan memanfaatkan teknologi pengajaran.
Transformasi lain terkait guru adalah memberi perhatian pada kesejahteraan guru sebagai kebijakan mendesak dan penting. Hanya dengan guru yang sejahtera dan kompeten, proses belajar mengajar di sekolah dapat berjalan efektif dan bermutu.
- Integrasi perkembangan teknologi dalam kurikulum
Selain transformasi agar guru dapat menggunakan teknologi dalam mengajar, teknologi juga digunakan dalam kepentingan edukasi lainnya seperti penggunaan big data untuk memantau perkembangan siswa.
Selain untuk memaksimalkan pelayanan pendidikan terhadap siswa, transformasi teknologi juga perlu terus diupayakan dalam bentuk update perkembangan teknologi dalam kurikulum sekolah. Ini diperlukan agar lulusan sekolah tidak ketinggalan dari perkembangan teknologi.
Baca juga : Tantangan Mengembangkan Budaya Sekolah yang Sehat dan Berkemajuan
Misalnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru seperti coding, kecerdasan buatan harus dimasukkan dalam kurikulum sekolah untuk dipelajari, agar lulusan sekolah lebih siap memasuki dunia kerja.
- Penguatan penguasaan STEM
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat bergantung pada penguasaan Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) oleh semakin banyak orang. Oleh karena itu perlu ada transformasi untuk mendorong siswa mempelajari STEM selain bidang sosial dan humaniora.
Perlu ada kebijakan untuk mengatasi hambatan dalam pembelajaran STEM di sekolah-sekolah. Perguruan tinggi didorong untuk meneliti bagaimana caranya memudahkan pembelajaran ilmu-ilmu dasar seperti Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi.
- Penguatan Karakter dan moral
Negara maju tidak hanya diukur dari capaian ekonomi tetapi juga dari capaian peradaban dan moral warganya. Oleh karena itu perlu ada transformasi untuk mendorong penyeimbangan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dan penguatan karakter dan moral warga negara.
Oleh karena itu keluarga, sekolah-sekolah, dan universitas perlu mengupayakan penanaman nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, nasionalisme agar tercipta masyarakat yang maju, beradab dan beretika.
Itulah enam poin transformasi yang perlu didorong melalui kebijakan pendidikan. Mengubah Indonesia menjadi negara maju adalah visi besar yang membutuhkan waktu dan proses yang panjang. Proses tersebut bermula dari transformasi di bidang pendidikan.
Jika transformasi tersebut berhasil mencetak generasi yang cerdas terampil, berkarakter, adaptif terhadap perubahan, maka menjadi negara maju bukan sekedar mimpi. Saatnya serius mendorong transformasi di bidang pendidikan.
