“Defile” Cara Kolese Santo Yusuf Menghormati dengan Langkah dan Mengabadikan dengan Kenangan

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Setiap 19 Maret, umat Katolik di seluruh dunia memperingati Hari Raya Santo Yusup, menghormati sosoknya sebagai pelindung Gereja Katolik. 

Pada hari Rabu, 19 Maret 2025 Yayasan Kolese Santo Yusup Malang juga memperingati Hari Raya Santo Yusup pelindung Yayasan dan sekolah yang bernaung di bawahnya dalam sebuah kegiatan Hari Pesta Sekolah (HPS).

Pagi itu pukul 06.00 kendaraan yang mengantar para siswa sudah memadati jalan Borobudur Kota Malang. Agenda kegiatan HPS tahun ini telah disiapkan panitia di komplek Blimbing.

Semua unit karya ikut menghadiri HPS, yaitu dari Rumah Retret Sawiran, Klinik Panti Rahayu, Saint Joseph Montessori School, KB-TKK SANTO YUSUP 3 MALANG, SDK Santo Yusup II.

Unit karya lain yang ikut menghadiri adalah SDK Santo Yusup III, SMPK Kolese Santo Yusup 1, SMPK Kolese Santo Yusup 2, SMAK Kolese Santo Yusup, Yayasan Kolese Santo Yusup, Asrama SMP Santo Yusup, Asrama putra dan putri SMA Santo Yusup.

Rangkaian HPS diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh ketua Yayasan Kolese Santo Yusup sebagai Selebran Utama Pater Agustinus Lie, CDD. Juga didampingi para Imam yang lain Romo Romanus Sukamto, CDD., Romo Antonius Hermanto, CDD., Romo Yoseph Ola Diaz, CDD.

Imam pendamping lainnya adalah Romo Yustinus Jabur, CDD., Romo Andreas Setiadi, CDD., Romo Aloysius Dirgahayu Doren, CDD., Romo Bertolomeus Agustinus Soko Kowe, CDD., Romo Hubertus Tangguh Ardi Wardana, Pr. dan Romo Biru Kira, Pr. 

Perayaan Ekaristi dihadiri 2.300 peserta yang terdiri dari siswa TK hingga SMA, guru karyawan TK hingga SMA, bapak ibu purnabakti, pembina rumah retret Sawiran, tenaga medis dari Klinik Panti Rahayu, para Frater dan Bruder CDD., dan para alumni yang hadir dari berbagai kota.

Baca juga : Simulasi Mitigasi Bencana di SD Santo Carolus Surabaya

Pada akhir Perayaan Ekaristi Pater Agustinus Lie mengingatkan kepada kami tentang spirit tetap bersemangat yang dihidupi dari pendahulu melalui tradisi sehari-hari dengan membuka mata lebar-lebar, membuka telinga lebar-lebar dan menutup mulut rapat-rapat.

Selanjutnya panitia HPS yang diketuai oleh Ibu Jayanti Triastuti, S.Pd mengarahkan semua hadirin untuk menyaksikan parade DEFILE. Defile merupakan langkah yang tidak pernah luntur dilakukan setiap tahun, dari generasi ke generasi selanjutnya. 

Kebanyakan mama papa yang alumni Kosayu dan sekarang ini mengantar anaknya ke sekolah untuk kegiatan defile ini pernah mengalami juga ikut dalam defile pada saat mereka bersekolah. Inilah tradisi yang menjadi simbol penghormatan sekaligus menyimpan sejuta kenangan di Kolese Santo Yusup.

Kontingen defile terdiri dari perwakilan siswa dari TK hingga SMA. Mereka akan berbaris dengan gerakan yang mempunyai makna tertentu dan akan memberikan penghormatan kepada bapak ibu guru dan purnabakti yang duduk di mimbar kehormatan. 

Proses ini sangat menarik, karena anak-anak TK hingga SMA akan mengungkapkan rasa hormat mereka kepada guru dengan kreativitas sesuai dengan kelompok usia mereka.

Salah satu makna yang ditampilkan oleh TKK Santo Yusup 3 adalah formasi angka 3 dan formasi lurus dan bergerak zig zag. Formasi angka 3 melambangkan KB dan TKK Santo Yusup 3, sebagai simbol kebersamaan dan semangat belajar. 

Formasi ini melatih koordinasi, kerja sama, dan konsentrasi anak-anak dalam mengikuti arahan, serta menguatkan identitas sekolah dengan cara yang menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak.

Sedangkan formasi berbaris lurus dan zigzag dalam menari melambangkan kedisiplinan, kekompakan, dan kreativitas anak-anak  dalam bergerak bersama. Barisan lurus mencerminkan keselarasan dan kerja sama, sedangkan pola zig zag melatih kelincahan, keseimbangan, serta adaptasi terhadap perubahan arah. 

Kombinasi kedua formasi ini tidak hanya membuat tarian lebih menarik tetapi juga membantu anak-anak memahami pola ruang, meningkatkan koordinasi tubuh, serta membangun rasa percaya diri dalam berekspresi melalui gerakan.

SDK Santo Yusup 3 menampilkan formasi membentuk tulisan HIC4. HIC4 adalah Honest, Independent, Creative, Curious, Collaborative dan Communicative. Honest menanamkan kejujuran sebagai fondasi dalam bersikap dan bertindak baik di lingkungan sekolah maupun di kehidupan sehari-hari.

Independent mendorong siswa untuk menjadi individu yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan dengan bijak. Creative mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran dan menyelesaikan masalah dengan cara inovatif.

Curious membudayakan rasa ingin tahu yang tinggi untuk menggali pengetahuan lebih dalam dan terus belajar. Collaborative melatih kerja sama yang baik dengan sesama, menghargai perbedaan, dan mencapai tujuan bersama. 

Communicative membangun kemampuan berkomunikasi yang efektif, baik secara lisan maupun tulisan, untuk menyampaikan ide dan pendapat dengan jelas. Tulisan HIC4 juga mencerminkan keunikan dan semangat siswa-siswi SDK Santo Yusup 3 dalam meraih prestasi akademik dan karakter unggul.

SMPK Kolese Santo Yusup 1 mengangkat formasi SMART. Saleh, Mandiri, Jujur, Terpelajar. SMART menjadi cita-cita dan semangat yang harus terus bergema dalam keseharian para siswa untuk menjadi generasi berkarakter. 

Para siswa memberikan penghormatan dalam kelompok barisan besar yang menggabungkan dua kelompok menjadi satu gerakan penghormatan yang sangat indah.

Baca juga : FESPARANI 2025: 39 Paduan Suara Gerejani SMA-SMK MPK KAJ Unjuk Harmoni di Tarakanita Gading Serpong

Sedangkan formasi yang diangkat oleh SMA kelompok kelas XI-J terdiri dari dua formasi. Formasi pertama menggambarkan bahwa semangat kami kelas XI-J yang berani menyatukan siswa dari berbagai daerah dan menyambungkan suara dan relasi dalam SMAK Kolese Santo Yusup.

Kita warga XI-J sadar bahwa di SMAK Kolese Santo Yusup kita dipertemukan untuk bersatu. Sedangkan formasi kedua menyatakan bahwa kami siswa-siswi XI-J bangga menjadi warga Kosayu dengan tujuan menjadi saleh dan terpelajar sesuai visi dan misi sekolah maka dengan itu kami menanamkan rasa TETAP BERSEMANGAT.

Selesai kegiatan defile, perayaan HPS dilanjutkan dengan perlombaan permainan dengan satu timnya terdiri dari guru karyawan dan juga siswa.

Semua bersemangat mengikuti lomba ini dan inilah gambaran kekeluargaan yang sangat erat antara siswa dan guru yang sekaligus sangat kental nuansa persaudaraan di Kolese Santo Yusup seperti orang tua dan anak.

Sebelum acara berakhir, ketua panitia perayaan 75 tahun Kolese Santo Yusup, Ibu Dra. Maria Margaretha ASP dari unit SMA juga mensosialisasikan sekaligus menyatukan dukungan untuk berbagai agenda kegiatan perayaan yang akan dilakukan sepanjang tahun 2025 hingga 2026 mendatang.

Perayaan tersebut akan melibatkan semua keluarga besar Kolese Santo Yusup, para alumni yang tergabung dalam wadah PEKSY, para alumni yang tergabung dalam wadah Perkumpulan Sosial HWA IND, orang tua siswa dan juga masyarakat sekitar. 

Hingga akhirnya acara pada 19 Maret 2025 Yayasan Kolese Santo Yusup ini ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai tradisi yang selalu diajarkan oleh Tarekat CDD kepada kami.  

Bahwa sebagai keluarga besar hendaknya kita selalu meluangkan waktu untuk belajar bersama, berdoa bersama, bermain bersama, dan makan bersama. Tetap bersemangat

4.8 5 votes
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments