Pengumuman Kelulusan dan Pelepasan Siswa Angkatan Pertama SMK Negeri 1 Titehena

Info Sekolah
Sebarkan Artikel Ini:

Depoedu.com-Tahun 2023, SMK Negeri 1 Titehena resmi berdiri dengan 1 kompetensi keahlian, yakni Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH). Seiring dengan kebutuhan dan minat siswa, pada tahun 2024 SMK Negeri 1 Titehena menambah satu kompetensi keahlian yakni Agribisnis Ternak Unggas (ATU).

Dalam usia yang masih muda, warga sekolah terus berbenah melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan baik di bidang akademik maupun non-akademik. Setelah berproses selama tiga tahun, SMK Negeri 1 Titehena kini berhasil melepas angkatan pertamanya dari kompetensi keahlian ATPH. 

Acara berlangsung di Ruang Kelas Baru (RKB) pada Senin, 4 Mei 2026 pkl. 13.00 WITA dengan mengusung tema: Tunas Perdana, Mengakar untuk Negeri.

Baca juga : Mencegah Kekerasan dan Pelecehan Siswa terhadap Guru sebagai Tanggung Jawab Bersama

Sebanyak 4 orang siswa kelas XII dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi pelepasan. Keempat lulusan itu adalah Alexandro Pelating, Karolus Agung Panana Liwuk, Klemens Molang Sogen, dan Yosep Mario Boli Openg. Mereka mengaku, banyak mendapat ilmu dan keterampilan selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah, Bapak Wilhelmus Darang Weking, S.Pd dalam sambutannya, menguraikan sejarah berdirinya sekolah serentak lika-liku perjalanan yang sungguh menantang. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Watowara, Pengurus Komite, serta Pihak Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) sebagai mitra. 

Terima kasih juga disampaikan kepada orang tua/wali siswa, serta semua pihak yang dengan caranya masing-masing maupun bersama, menghadirkan Lembaga Pendidikan Menengah Kejuruan di Lato, Desa Watowara, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.

“Selaku pimpinan, saya bangga atas kehadiran kita semua pada acara pengumuman kelulusan dan pelepasan siswa angkatan pertama SMK Negeri 1 Titehena. Acara hari ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perjalanan sekolah ke depan,” ucapnya.

“Jumlah siswa pada hari pertama kegiatan pembelajaran tanggal 2 Oktober 2023 setelah mendapat izin operasional dari pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebanyak 4 orang dan sekarang juga kita melepaskan 4 siswa. Meski demikian, pada tahun ketiga ini, jumlah keseluruhan sebanyak 52 siswa. Semoga selalu ada peningkatan jumlah dari tahun ke tahun,” lanjutnya.

Ia juga tak lupa memberikan apresiasi kepada para siswa yang lulus. “Selamat ya, kalian adalah angkatan perintis. Namamu tertulis pada halaman pertama buku daftar alumni,” ungkapnya. 

Baca juga : Merawat Idealisme dan Kebebasan Berpikir sebagai Fondasi Pendidikan Demokrasi

Turut hadir pada acara tersebut yakni Kepala Desa Watowara, Pengurus Komite, Wakil Kepala SMP Negeri 2 Wulanggitang, serta seluruh siswa Kelas X dan XI.

Bapak Yeremias Subang Tukan yang merupakan perwakilan dari orang tua siswa kelas XII dalam sambutannya, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh dewan guru yang sangat berjasa mendidik anak-anak mereka.

“Tentu selama 3 tahun ini banyak kesalahan yang telah dilakukan anak-anak kami. Oleh karena itu, dari hati yang dalam kami selaku orang tua menyampaikan permohonan maaf,” ungkap Bapak Yeris.

Acara berlangsung haru saat para siswa menyanyikan lagu “Himne Guru” sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada para pendidik. Momen puncak ditandai dengan pelepasan atribut sekolah dan pengucapan janji lulusan. 

5 1 vote
Article Rating
Sebarkan Artikel Ini:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments